Ditemukan 13169 data
11 — 6
menunjukan bahwa Termohon telah melalaikan ataumeninggalkan hak dan kewajibannya sebagai seorang istri;Menimbang, bahwa suatu rumah tangga yang bahagia dan kekal akanterwujud jika antara suami istri saling cinta mencintai, saling memberi danmenerima serta hormat menghormati antara satu dengan yang lainnyasebagaimana maksud pasal 33 UndangUndang Nomor 1 Tahun 1974 jo. pasal74 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam, namun pada kenyataannya suamiisteritersebut kehilangan rasa cinta dan kasih sayang, maka cita
21 — 14
Bahwa fakta Pemohon tetap pada keinginannya untuk berceraidengan Termohon menunjukkan Pemohon sudah tidak cinta lagiterhadap Termohon dan bila salah satu pihak sudah kehilangan rasacinta dan kasih sayangnya, maka cita ideal bagi suatu kehidupanrumah tangga tersebut tidak akan pernah menjadi kenyataan bahkanapabila perkawinan tersebut tetap dipaksakan untuk dilanjutkandikhawatirkan akan menimbulkan dampak negative (dharar) baikkepada Pemohon dan Termohon;h.
25 — 10
keteguhan hati untuk memutuskan ikatan perkawinan diantaramereka;Menimbang, bahwa dengan tekad Pemohon untuk menjatuhkan talakterhadap Termohon, maka Majelis Hakim perlu mengetengahkan dalil alQuran suratalBaqarah ayat 227 yang berbunyi:Bale Aree sl S18 GDR 1,4 56 Sl,Artinya: Jika mereka (para suami) telah berketetapan hati untuk menjatuhkan talak,maka sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui;Menimbang, bahwa bila salah satu pihak sudah kehilangan rasa cinta dankasih sayangnya, maka cita
22 — 9
diantara mereka;Menimbang, bahwa dengan tekad Pemohon untuk menjatuhkan talakterhadap Termohon, maka Majelis Hakim perlu mengetengahkan dalil alQuransurat alBaqarah ayat 227 yang berbunyi:fle apo al 1b DUAN Nye je OtArtinya: Jika mereka (para suami) telah berketetapan hati untuk menjatuhkantalak, maka sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi MahaMengetahur;Halaman 11 dari 14 Putusan Nomor 270/Pdt.G/2019/MSIDIMenimbang, bahwa bila salah satu pihak sudah kehilangan rasa cintadan kasih sayangnya, maka cita
19 — 11
Pasal 3 KompilasiHukum Islam di Indonesia Tahun 1991, di samping itu di persidanganPenggugat telah memperlihatkan keteguhan hatinya untuk memutuskanikatan perkawinan diantara mereka;Menimbang, bahwa bila salah satu pihak sudah kehilangan rasacinta dan kasih sayangnya, maka cita ideal bagi suatu kehidupan rumahtangga tersebut tidak akan pernah menjadi kenyataan bahkan kehidupan ituakan menjadi belenggu kehidupan bagi kedua belah pihak, maka telahterbukti bahwa ikatan batin mereka telah putus, tidak
42 — 33
dipertahankan atau tidakkarena jika hati kedua pihak sudah pecah maka perkawinan itu sendirisudah pecah maka tidak mungkin dapat dipersatukan lagi meskipun salahsatu pihak tetap menginginkan perkawinan itu Supaya tetap utuh;Menimbang, bahwa rumah tangga yang bahagia, kekal dansejahtera akan terwujud jika antara suami istri saling mencintai danmenyayangi satu sama lain, apabila salah satu pihak sudah kehilanganrasa cinta dan kasih sayangnya seperti yang dialami oleh Penggugat danTergugat saat ini maka cita
24 — 3
hidup bersama lagi, tidak saling memperdulikan lagi dan tidakmelaksanakan kewajiban sebagai suami istri dalam kehidupan berumahtangga, maka apabila perkawinan mereka diteruskan niscaya tali temali rohaniyang menjadi perekat perkawinan mereka adalah mawaddah dan rahmahseperti dijelaskan dalam alQuran surat alRum (80:21) tidak didapati lagidalam hubungan perkawinan Penggugat dengan Tergugat;Menimbang, bahwa bila salah satu pihak ataupun keduanya sudahkehilangan rasa cinta atau kasin sayangnya, maka cita
21 — 14
hubungandengan memupuk kasih sayang dan saling mempercayai antara satu denganlainnya;Menimbang, bahwa akibat perilaku Termohon sebagaimana tersebut diatas, telah sedemikian rupa membawa akibat berupa hancurnya keharmonisankehidupan rumah tangga Pemohon dan Termohon, yang pada titik sekarangPemohon telah kehilangan rasa cintanya, serta tidak berniat lagi untukmempertahankan kehidupan rumah tangganya ;Menimbang, bahwa bila salah satu atau kedua belah pihak sudahkehilangan rasa cinta dan kasih sayangnya, maka cita
16 — 10
No. 0183/Pdt.G/2017/PA.UtjTermohon dan bila salah satu pihak sudah kehilangan rasa cinta dankasih sayangnya, maka cita ideal bagi suatu kehidupan rumah tanggatersebut tidak akan pernah menjadi kenyataan bahkan apabilaperkawinan tersebut tetap dipaksakan untuk dilanjutkan dikhawatirkanakan menimbulkan dampak negative (dharar) baik kepada Pemohondan Termohon;h.
23 — 16
Komunikasi kasih sayang antara kedua belahpihak sebagai suami isteri telah buntu, yang pada titik sekarang Pemohon telahkehilangan rasa cintanya, serta tidak berniat lagi mempertahankan kehidupanrumah tangganya ;Menimbang, bahwa bila salah satu atau kedua belah pihak sudahkehilangan rasa cinta dan kasih sayangnya, maka cita ideal bagi suatukehidupan rumah tangga tersebut tidak akan pernah menjadi kenyataan bahkankehidupan rumah tangga itu akan menjadi belenggu kehidupan bagi keduanya ;Menimbang,
14 — 17
Tergugat,sebagaimana diatur dalam firman Allah SWT dalam surat arRuum ayat 21serta Pasal 1 Undangundang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan;Menimbang, bahwa dengan adanya fakta hukum poin 2 dan 3,Majelis Hakim menilai dalam rumah tangga Penggugat dan Tergugat sudahtidak terwujud lagi, karena sebagai pasangan yang terikat dengan ikatansuci (mitsaqan ghalidzan) yang menautkan dua insan yang berbeda fikiran,hati dan rasa menjadi satu sehingga bisa saling asah, saling asih dan asuhdalam satu cinta dan cita
47 — 29
Terdakwa meninggal dunia, kemudian Saksi1 mengucapkan belasungkawa melalui SMS *Turut berduka cita ya atas meninggalnya isteridari fl Terdakwa membalas i siapa ya dan dibalas i pacarSMA, selanjutnya Terdakwa menelepon Saksi1, Terdakwa dan Saksi1sering berkomunikasi melalui telepon dan dua minggu kemudianTerdakwa mengajak saksi1 untuk ketemuan di rumah makan ayambakar PO Sleman, setelah pertemuan pertamatersebut Saksi1 dan Terdakwa semakin akrab hingga memutuskan untukmenjalin hubungan pacaran lagi
Bahwa pada tanggal 25 Desember 2005 Terdakwa menikahdengan Pr fo dan dikaruniai satu orang anak, pada tanggal 20Mei 2013 ff meninggal dunia karena operasi katubjantung .De Bahwa pada bulan Juli 2013 Terdakwa menerima SMS yangisinya Turut berduka cita ya atas meninggalnya isteri dan Terdakwamembalas SMS itu terimakasih lalu Terdakwa tanya ini dari siapa ?
29 — 0
Waktu) itu) ingin bercita cita memiliki truksendiri untuk usaha, saya menyetujui harapan itu danturut membantu untuk mewujudkannya, saya ikut ngiritngirit biaya hidup, namun~ setelah memiliki truksendiri kenyatannya berbeda dia ingkar janji dia tidakmau membiayai kelanjutan kuliah saya.
Saya tidak maucita cita saya gagal toh nentinya juga untuk masadepan.saya tetap ingin melanjutkan kuliah semesterenam saya mendapat beasiswa istilahnya, tetapi setelahsemester tujuh beasiswa itu terhenti, akhirnya mautidak mau saya harus cari biaya sendiri.
53 — 6
Andalan Nusa Pratama telahmemberikan bantuan duka cita kepadaKeluarga korban M.
Andalan Nusa Pratama telahmemberikan sumbangan uang duka cita kepada keluarga Para Korban yangmeninggal dunia dan keluarga Terdakwa Rori Sopian Alias lyong Bin Rosadjuga telah memberikan bantuan berupa sembako kepada Korban Anakanakyang mengalami luka luka ringan;Menimbang, bahwa dari segi aspek tujuan Pemidanaan adalahdisamping membawa manfaat bagi masyarakat umum juga diharapkan akanmembawa manfaat dan berguna pula bagi pribadi Terdakwa itu sendiri, olehkarena itu penjatuhan pidana tidak bertujuan
Andalan Nusa Pratamatelah memberikan sumbangan duka cita sejumlah Rp3.500.000,00 (TigaJuta Lima Ratus Ribu Rupiah) untuk keluarga Korban M.
146 — 90 — Berkekuatan Hukum Tetap
Cita Entertainment;1 (satu) bendel foto / dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan PekanOlahraga Santri Diniyah (Porsadin) Tingkat Nasional KabupatenPasuruan Provinsi Jawa Timur Tanggal 16 s/d 19 November 2017yang dilaksanakan oleh Event Organizer CV. Cita Entertainment:Halaman 21 dari 31 halaman Putusan Nomor 2793 K/Pid.
7 — 4
;Menimbang, bahwa terwujudnya tujuan perkawinan sebagaimanadimaksud Pasal 1 Undangundang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan,yakni terbentuknya keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekalberdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, diperlukan adanya unsur salingmencintai dan saling menyayangi di antara kedua belah pihak sebagai suamiisteri, sebagaimana diisyaratkan di dalam Al Quran Surat Ar Ruum ayat 21;Menimbang, bahwa apabila salah satu pihak sudah kehilangan rasa cintadan kasih sayangnya, maka cita
22 — 13
bahwa kenyataan tersebut, menunjukkan antara Penggugatdan Tergugat telah mengalami kebuntuan komunikasi kasih sayang sebagaisuami istri, yang hal itu nyatanya terus memburuk dari waktu ke waktu sehinggamengakibatkan hancurnya keharmonisan kehidupan rumah tangga Penggugatdan Tergugat, dimana pada titik sekarang, Penggugat dan Tergugat kehilanganrasa cintanya, serta keduanya begitu kuat niatnya untuk bercerai;Menimbang, bahwa bila salah satu pihak sudah kehilangan rasa cinta dankasih sayangnya, maka cita
7 — 8
maka Majelis Hakim berkeyakinan bahwa perceraian adalah alternatif yangterbaik bagi kedua belah pihak;Menimbang, bahwa dari faktafakta tersebut, Majelis Hakimberkesimpulan bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugat telah pecah dantidak ada harapan untuk hidup rukun lagi;Menimbang, bahwa rumah tangga yang bahagia yang kekal dan sejahteraakan terwujud jika antara suam isteri saling mencintai dan menyayangi satusama lain, apabila salah satu pihak sudah kehilangan rasa cinta dan kasihsayangnya, maka cita
19 — 4
Pasal 3 KompilasiHukum Islam;Menimbang, bahwa dengan kondisi rumah tangga Penggugat denganTergugat yang sudah sedemikian rupa dan terlihat selama berpisah antaraPenggugat dan Tergugat sudah tidak lagi menunaikan hak dan tangggungjawabnya sebagai suami istri, sehingga apabila dipaksakan perkawinan merekatetap bersatu diduga kuat cita luhur perkawinan sebagaimana di atas sangatsulit untuk terwujud dan justru yang akan terjadi adalah suasana sebaliknyayang akan memenjarakan keduanya dalam tekanan batin
20 — 16
lebih dari2 tahun, dimana dalam rentang waktu tersebut kedua belah pihak tidak dapatkembali hidup rukun sebagai suami istri, sehingga dari keadaan tersebut telahtergambar keadaan berupa hancurnya keharmonisan kehidupan rumah tanggaPemohon dan Termohon, yang pada titik sekarang Pemohon telah kehilangan10rasa cintanya, serta tidak berniat lagi untuk mempertahankan kehidupan rumahtangganya ;Menimbang, bahwa bila salah satu atau kedua belah pihak sudahkehilangan rasa cinta dan kasih sayangnya, maka cita