Ditemukan 13169 data
Terbanding/Penggugat : Suzan Yunita Simandjuntak
68 — 38
Dalam berkeluarga di orang Batak harus tetapmenjaga ada komunikasi dan silaturahmi baik dalam kegiatan duka dansuka cita dan bisa kita ikuti bisa juga tidak kita ikuti melihat kondisi.Jadi tuduhan penggugat tidak benar sama sekali karena tidak adaintervensi pihak keluarga saya (orang tua) dalam menjalani kehidupanrumah tangga..
12 — 9
dilakukan baik oleh pihak keluargamaupun oleh Majelis Hakim tetapi seluruh usaha damai tersebut tetap tidakberhasil dikarenakan Penggugat tetap pada pendiriannya untuk bercerai, hal inimembuktikan pula bahwa telah terjadi perselisihan dan pertengkaran yang dalamdan sulit untuk dirukunkanBahwa fakta Penggugat tetap pada keinginannya untuk bercerai dengan Tergugatmenunjukkan Penggugat sudah tidak cinta lagi terhadap Tergugat dan bila salahsatu pihak sudah kehilangan rasa cinta dan kasih sayangnya, maka cita
18 — 19
No.370/Pdt.G/2015/PA.BIkmenyayangi satu sama lain, apabila salah satu pihak sudah kehilanganrasa cinta dan kasih sayangnya, maka cita ideal bagi suatu kehidupanrumah tangga tersebut tidak akan pernah menjadi kenyataan bahkankehidupan perkawinan itu akan menjadi belenggu kehidupan bagi keduabelah pihak;Menimbang, bahwa salah satu unsur terpenting dalam membinarumah tangga yang bahagia dan harmonis adalah kemesraan hubungansebagaimana kehidupan berumah tangga, jika faktor penting ituterabaikan sebagaimana
18 — 11
Komunikasi kasih sayang antarakedua belah pihak sebagai suami isteri telah buntu, yang pada titik sekarangPemohon telah kehilangan rasa cintanya, serta tidak berniat lagimempertahankan kehidupan rumah tangganya ;Menimbang, bahwa bila salah satu atau kedua belah pihak sudahkehilangan rasa cinta dan kasih sayangnya, maka cita ideal bagi suatukehidupan rumah tangga tersebut tidak akan pernah menjadi kenyataan bahkankehidupan rumah tangga itu akan menjadi belenggu kehidupan bagi keduanya ;Menimbang,
17 — 2
yang sakinah, mawaddah dan rahmah bagi pemohon dan termohon,sebagaimana diatur dalam Pasal 1 UndangUndang Nomor 1 Tahun 1974 tentangPerkawinan serta firman Allah Swt. dalam surat arRuum ayat 21, akan tetapi majelishakim menilai dalam rumah tangga pemohon dan termohon sudah sulit mewujudkanhal tersebut, karena sebagai pasangan yang terikat dengan ikatan suci yangmenautkan dua insan yang berbeda fikiran, hati dan rasa menjadi satu sehingga bisasaling asah, saling asih dan asuh dalam satu cinta dan cita
14 — 2
Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan Pemohon dan Termohonserta saksisaksi, maka ternyata Pemohon dengan Termohon sudah pisahtempat tinggal sekitar 3 bulan, sehingga hal tersebut membuktikan adanyapercekcokan atau perselisihnan Pemohon dengan Termohon yang semakinmemuncak;Menimbang bahwa salah satu pihak tidak lagi mau melaksanakankewajibannya sebagai suami istri, atau karena keduanya berpisah tempattinggal, dapat dimaknai bahwa salah satu pihak sudah kehilangan rasa cintadan kasih sayangnya, maka cita
10 — 0
Apabila salahsatu pihak kehilangan rasa cinta dan kasih sayangnya, maka cita ideal bagi suatukehidupan rumah tangga tersebut tidak akan pernah menjadi kenyataan bahkankehidupan perkawinan itu akan menjadi belenggu kehidupan bagi kedua belah pihak ; Menimbang, bahwa sebagaimana ternyata antara Pemohon dengan Termohon telahterjadi perselisihan yang terus menerus yang berdampak kedua belah pihak telahberpisah tempat tinggal hingga kini sudah berjalan 5 bulan lamanya dan sebagaimanaternyata upayaupaya
33 — 18
Bahwa fakta Penggugat tetap pada keinginannya untuk berceraidengan Tergugat menunjukkan Penggugat sudah tidak cinta lagiterhadap Tergugat dan bila salah satu pihak sudah kehilangan rasacinta dan kasih sayangnya, maka cita ideal bagi suatu kehidupanrumah tangga tersebut tidak akan pernah menjadi kenyataan bahkanapabila perkawinan tersebut tetap dipaksakan untuk dilanjutkandikhawatirkan akan menimbulkan dampak negative (dharar) baikkepada Penggugat maupun Tergugat;h.
10 — 0
Menimbang, bahwa keadaan yang sama juga dapat dilihat dari keadaan parapihak yang saling mendiamkan satu dengan yang lain dalam waktu yang sekian lamapadahal mereka masih tinggal dalam satu rumah, kondisi tersebut sekaligus merupakan11bukti pecahnya rumah tangga Penggugat dan Tergugat . sebab apabila perselisihan antaraPenggugat dan Tergugat tersebut masih dalam batas kewajaran dan masih mungkin untukdirukunkan kembali, mengapa suami isteri (ic.Penggugat dan Tergugat) yangseharusnya berbagi suka cita
21 — 2
telah jelas menunjukkan sikapnyayang sudah tidak mau lagi bebaik dengan Tergugat, maka sikap demikian cukupmenggambarkan perasaan bathin Penggugat yang sudah sulit untuk diajak kompromidan berdamai lagi dengan Tergugat dan juga Penggugat sudah kehilangan rasa cinta dankasih sayangnya terhadap Tergugat;Menimbang, bahwa berdasarkan kondisi demikian, Majelis Hakim berpendapat,perkawinan Penggugat dengan Tergugat telah pecah (broken mirage), sehingga apabilamemaksakan mereka tetap bersatu diduga kuat cita
20 — 15
Apabila salah satu pinak sudah kehilangan rasa cinta dan kasihsayangnya, maka cita ideal bagi suatu kehidupan rumah tangga tidak akanpernah menjadi kenyataan bahkan kehidupan perkawinan itu akan menjadibelenggu bagi kedua belah pihak ;Menimbang, bahwa berdasarkan halhal yang telah dikemukakan diatas, maka majelis berpendapat bahwa perkawinan Penggugat dan Tergugatsudah pecah (marriage breakdown), sulit untuk disatukan dalam sebuahrumah tangga yang harmonis, karena hati keduanya sudah tidak seiasekatalagi
34 — 19
., Selaku Hakim Ketua, Cita Savitri,S.H,M.H., danMuliyawan,S.H.,M.H., masingmasing sebagai Hakim Anggota, yang diucapkandalam sidang yang terbuka untuk umum pada hari itu juga oleh Hakim Ketuadengan didampingi oleh para Hakim Anggota tersebut, dibantu oleh Edy Palayukan,S.Sos.,Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Jayapura, serta dihadiri olehMarthin Manahutu,S.H., Penuntut Umum dan dihadapan Terdakwa ;Hakim Anggota Ketua Majelis HakimCita Savitri,S.H.,M.H.
11 — 12
denganTergugat, sebagaimana diatur dalam firman Allah SWT. dalam surat arRuum ayat 21 serta Pasal 1 Undangundang Nomor 1 Tahun 1974tentang Perkawinan;Menimbang, bahwa dengan adanya fakta hukum poin 2, Majelismenilai dalam rumah tangga Penggugat dengan Tergugat sudah tidakterwujud lagi, karena sebagai pasangan yang terikat dengan ikatan suci(mitsagan ghalidzan) yang menautkan dua insan yang berbeda fikiran,hati dan rasa menjadi satu sehingga bisa saling asah, saling asih danasuh dalam satu cinta dan cita
47 — 15
Penggugat dan Tergugat tidak ada kecocokanlagi dalam menjalani kelangsungan hidup rumah tangganya, serta diperparahdengan adanya perlakuan Tergugat yang sering bertindak keras dan kasar sepertimemukul dan marahmarah serta memakimaki Penggugat sebagai istrinya.keadaan tersebut telah berlanjut terus hingga kedua belah pihak berpisah tempattinggal, dan telah nyata tidak ada lagi saling menjalankan hak dan kewajibannyasebagaimana layaknya suami istri yang baik danbertanggungjawab ; Menimbang, bahwa cita
12 — 0
Apabila salah satu pihak sudah kehilangan rasacinta dan kasih sayang, maka cita ideal bagi kehidupan rumah tangga tidakakan terwujud bahkan kehidupan perkawinan itu akan terjadi belenggukehidupan bagi kedua belah pihak.Menimbang, bahwa sebagaimana ternyata antara Pemohon danTermohon sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang berujung antaraPemohon dan Termohon pisah rumah sejak bulan April tahun 2012 sampaisekarang dan sebagaimana ternyata pula bahwa upaya kedua belah pihakuntuk menyelesaikan
12 — 12
sebagaisuami istri telah terbukti sudah tidak rukun dan tidak harmonis lagi dalam rumahtangganya sebagai akibat adanya perselisihan dan pertengkaran atauketidakrukunan secara terus menerus, yang mengakibatkan keretakan dalamperkawinan serta berakhir dengan perpisahan tempat tinggal minimal 1 tahunlamanya secara berturutturut terakhir ini, serta upaya untuk merukunkanmereka melalui keluarga, namun tidak berhasil karena Penggugat tetap padapendiriannya untuk bercerai dengan Tergugat ;Menimbang, bahwa cita
22 — 7
danTermohon telah memperlihatkan keteguhan hati untuk memutuskan ikatanperkawinan diantara mereka;Menimbang, bahwa dengan tekad Pemohon untuk menjatuhkan talakterhadap Termohon, maka Majelis Hakim perlu mengetengahkan dalil alQuranSurat alBagarah ayat 227 yang berbunyi:Artinya: Jika mereka (para suami) telah berketetapan hati untuk menjatuhkantalak, maka sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi MahaMengetahur;Menimbang, bahwa bila salah satu pihak sudah kehilangan rasa cintadan kasih sayangnya, maka cita
50 — 3
yang sakinah, mawaddah dan rahmah bagi Penggugat dan Tergugat,sebagaimana diatur dalam Pasal Undangundang Nomor Tahun 1974 tentang Perkawinan serta firman Allah SWT.dalam surat arRuum ayat 21, akan tetapi Majelis Hakim menilai dalam rumah tangga Penggugat dan Tergugat sudah sulitmewujudkan hal tersebut, karena sebagai pasangan yang terikat dengan ikatan suci yang menautkan dua insan yang berbedafikiran, hati dan rasa menjadi satu sehingga bisa saling asah, saling asih dan asuh dalam satu cinta dan cita
53 — 20
rumah tangganya sebagai akibat adanya perselisihan danpertengkaran rumah tangga yang terusmenerus, yang disebabkan Tergugatmelakukan halhal yang tidak terpuji, sehingga Tergugat harus berurusan denganhukum dan akhirnya Tergugat dipenjara selama lebih delapan tahun lamanya.keadaan tersebut menyebabkan Penggugat dan Tergugat hidup berpisah tempattinggal, dan telah nyata tidak ada lagi saling menjalankan hak dan kewajibannyasebagaimana layaknya suami istri yang baik dan didambakan ; Menimbang, bahwa cita
44 — 26
Apabila salah satu pihak sudah kehilangan rasa cinta dan kasihsayang, maka cita ideal bagi suatu kehidupan rumah tangga tersebut tidakakan pernah menjadi kenyataan bahkan kehidupan perkawinan tersebutakan menjadi belenggu bagi kedua belah pihak.Menimbang, bahwa sebagaimana ternyata dari faktafakta yangterungkap dalam persidangan, antara Pemohon dan Termohon seringterjadi perselisihan dan pertengkaran yang berdampak kedua belah pihaktelah berpisah tempat tinggal selama 1 tahun lebih serta sudah tidak