Ditemukan 42388 data

Urut Berdasarkan
 
Register : 08-09-2020 — Putus : 20-01-2021 — Upload : 20-01-2021
Putusan PA TUBAN Nomor 1834/Pdt.G/2020/PA.Tbn
Tanggal 20 Januari 2021 — Penggugat melawan Tergugat
119
  • serta pertanda kehidupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehinggadalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulit membangun rumahtangga ideal yang diharapkan;Menimbang, bahwa hancur dan retaknya rumah tangga, merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita dan tujuanperkawinan bagaikan menggenggam bara api, sebagai suatu gambaransungguh sulit dan berat untuk dilakukan;Menimbang, bahwa fakta hukum
    pula upaya mediasi jugatidak dapat dilaksanakan karena ketidakhadiran Termohon;Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut maka MajelisHakim berpendapat unsur ketiga telah terpenuhi dalam perkara ini;Menimbang, bahwa berdasarkan fakta hukum dan analisis atas faktahukum di atas dapat diketahui bahwa rumah tangga Pemohon dan Termohonsudah hancur berantakan, jika dipertahankan akan menimbulkan kesusahandan kesengsaraan yang teruS menerus, hati Pemohon akan selalu diselimutikesedihan, rumah bagaikan
Upload : 22-08-2011
Putusan PA PROBOLINGGO Nomor 74/Pdt.G/2011/PA.Prob
Penggugat Vs Tergugat
141
  • Bahwa saya (XXX), Tergugat dan XXX adalah teman akrab dantidak lebih bagaikan kakak beradik; Bahwa saksi tidak pernah menasihati dan merukunkan Penggugatdan Tergugat;2.
    Dalam surat Ar Rum ayat 21 yaitu = rumah14tangga yang penuh ketentraman dan diliputi rasa kasih sayang(Sakinah, mawaddah, warahmah);Menimbang, bahwa tiga orang saksi yang diajukan Tergugatbernama XXX, XXX dan XXX telah menyampaikan keterangannyadibawah sumpah pada pokoknya ditemukan fakta fakta bahwa antaraPenggugat dan Tergugat berselisih dan bertengkar karena didalamdompet Tergugat ditemukan foto wanita lain, dan antara Tergugatdengan XXX berteman akrab bagaikan~ kakak beradik, sehinggaPenggugat
Register : 16-09-2014 — Putus : 05-11-2014 — Upload : 27-12-2014
Putusan PA KAB MALANG Nomor 5424/Pdt.G/2014/PA.Kab.Mlg
Tanggal 5 Nopember 2014 — PENGGUGAT lawan TERGUGAT
106
  • perselisihan dan pertengkaran yang terus menerusmerupakan gejala hilangnya rasa cinta dan kasih sayang diantara suami isteriserta pertanda kehidupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehinggadalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulit membangun rumahtangga ideal yang diharapkan;Menimbang bahwa hancur dan retaknya rumah tangga, merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita dan tujuanperkawinan bagaikan
    Penggugat dan Tergugat jugaditempuh melalui mediasi, akan tetapitidak berhas il;Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut maka MajelisHakim berpendapatunsur ketiga telah terpenuhidalam perkara ini;Menimbang bahwa berdasarkan fakta hukum dan analisis atas faktahukum diatas dapat diketahui bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugatsudah hancur berantakan, jika dipertahankan akan menimbulkan kesusahandan kesengsaraan yang terus menerus, hati Penggugat akan selalu diselimutikesedihan, rumah bagaikan
Register : 10-05-2016 — Putus : 22-06-2016 — Upload : 06-05-2019
Putusan PA SUMBAWA BESAR Nomor 363/Pdt.G/2016/PA.SUB
Tanggal 22 Juni 2016 — Penggugat melawan Tergugat
1211
  • rumah tangga yang bahagia harmonis, diantara anggota keluarga akan hidup dalam suasana keselarasan, keserasian,keseimbangan, kebersamaan dan persahabatan serta keakraban satu samalain, dan tidak akan hidup saling berpisah, saling meninggalkan dan salingmenjauhi;Menimbang, bahwa pada hakekatnya suami isteri merupakan dua insanyang terpadu yang diikat oleh tali kasih, oleh karena itu keduanya dituntut untukhidup bersatu seiring sejalan untuk menjalankan dan memenuhi tugas dantanggungjawab perkawinan, bagaikan
    Put.No. 0363/Pdt.G/2016/PA.Sub.cita perkawinan bagaikan menggenggam bara api, sebagai suatu gambaransungguh amat sulit dan berat untuk dilakukan;Menimbang, bahwa dengan mengacu pada uraian, pemaparan danpenjelasan mengenai fakta hukum ketiga yakni antara Pemohon denganTermohon terjadi perselisihan yang terus menerus, maka dapat dirumuskanunsurunsurnya yakni :1. Pemohon dengan Termohon hampir dalam segala hal terjadi perselisihandan pertengkaran;2.
    berselisih;Menimbang, bahwa mencapai keluarga dengan suasana rumah tanggayang utuh dalam kebahagiaan yang diliputi cinta kasin yang manis ditelan rasa,adalah sesuatu yang tidak ternilai harganya dan tidak terbanding denganmateri, untuk mewujudkannya bukan saja diperlukan kerja sama yang rapi danserasi, serta perjuangan yang tidak kenal lelah, tetapi juga harus menjauhisikap, tutur dan tindakan yang saling menyalahkan pasangannya, lebihlebihyang sifatnya merendahkan karena yang demikian berakibat bagaikan
    Put.No. 0363/Pdt.G/2016/PA.Sub.Menimbang bahwa Islam memperkenankan perceraian sekalipunsebagai hal yang amat dibenci oleh Allah, dipandang sebagai obat untukmenghindarkan kemelut rumah tangga yang sudah memuncak dan mencekamyang situasinya berubah bagaikan neraka;Menimbang, bahwa diperbolehkannya perceraian adalah untuk menolakbahaya yang lebih besar guna mendapatkan kemaslahatan yang lebih banyak,karena memisahkan antara dua orang yang terus menerus bertengkar yangsifatnya sudah memuncak dan mendalam
    jika salah seorang suami atau isteri ataukeduaduanya sudah hilang rasa cinta bahkan sudah sampai pada taraf sudahtidak ingin untuk rukun bersatu lagi, maka perkawinan yang seperti itu bukansaja amat berat untuk dijalani tetapi sudah amat sulit untuk dipertahankan,karena hampir tidak mungkin membangun rumah tangga yang kokoh yangberdiri di atas fondasi keterpaksaan;Menimbang bahwa kondisi kehidupan rumah tangga Pemohon danTermohon dapat diibaratkan hati yang di dalamnya masih ada rasa cinta kasih, bagaikan
Register : 16-03-2020 — Putus : 15-06-2020 — Upload : 17-06-2020
Putusan PA DEPOK Nomor 0118/Pdt.P/2020/PA.Dpk
Tanggal 15 Juni 2020 — Pemohon
1512
  • bagaikan anak kandungnya sendiri dan senantiasa memenuhi segalakebutuhan anak tersebut; Bahwa saksi tidak pernah melihat dan mendengar Pemohon danPemohon II bertengkar baik mengenai persoalan rumah tangga maupunpersoalan anak tersebut; Bahwa Pemohon dan Pemohon II seharihari aktif beribadah dan jugaorang yang baik di mata masyarakat dan dari segi finansial Pemohon dan Pemohon II adalah orang yang sangat berkucukupan sehingga layakdan mampu untuk membiayai segala kebutuhan anak tersebut;.
    termasuk anak terlantar dari Dinas SosialKabupaten Bogor ; Bahwa Para Pemohon telah mendapatkan surat RekomendasiPengangkatan Anak Dinas Sosial Kabupaten Bogor, dan tidak diketahuiSiapa orang tua bilogis dari anak tersebut; Setahu saksi pasangan Pemohon dan Pemohon II adalah keluargayang berkepribadian baik, mempunyai pekerjaan tetap dan mampu untukuntuk merawat dan mengasuh anak; Sejak anak dirawat oleh para Pemohon, anak tersebut tumbul dengansehat dan terawat, karena Pemohon sangat menyayangi bagaikan
Register : 21-11-2016 — Putus : 26-01-2017 — Upload : 07-02-2017
Putusan PA RANTAU Nomor 0390/Pdt.G/2016/PA.Rtu
Tanggal 26 Januari 2017 —
91
  • Bahkan sampaisampai Pemohon harus memesan dulu kalauingin memberikan nafkah bathin, dan inipun belum tentu terkabulkan.Bahwa Pemohon dalam rumah tangga bagaikan seorang pembantu yangharus mengerjakan pekerjaan yang seharusnya merupakan pekerjaanTermohon yang diantaranya mencuci pakaian, memasak danmenyiapkan makan untuk keluarga.
    Termohon tidakpernah tidak menghargai Pemohon, tidak pula berani dan membantahperkataan Pemohon, dan urusan nafkah itu sepenuhnya tidak benar,karena Pemohon sering tidak berterus terang terhadap Termohon,Pemohon sering kali pulang malam sementara Termohon kelelahanbekerja seharian, sehingga ketika Pemohon pulang, Termohon sudahtertidur;Bahwa tidak benar Pemohon di rumah bagaikan seorang pembantu, jikaPemohon tidak mengerjakan pekerjaan rumah Termohon seringkalimengomel, Termohon hanya meminta Pemohon
    Bahkan sampaisampai Pemohon harus memesan dulu kalauingin memberikan nafkah bathin, dan inipun belum tentu terkabulkan.Pemohon dalam rumah tangga bagaikan seorang pembantu yang harusmengerjakan pekerjaan yang seharusnya merupakan pekerjaan Termohonyang diantaranya mencuci pakaian, memasak dan menyiapkan makan untukkeluarga. Kalau hal ini tidak dikerjakan maka Termohon sering kalimengomel dengan perkataan yang tidak pantas diucapkan kepada Pemohonsebagai kepala rumah tangga dan suami yang sah.
    pembuktian sehingga dapat diterima dandipertimbangkan sebagai alat bukti;Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis Hakim akanmempertimbangkan keterangan saksisaksi Pemohon tersebut apakahmemenuhi syarat Materil menurut ketentuan Pasal 308 R.Bg dan Pasal 309R.Bg;Menimbang, bahwa dalam sidang saksi pertama dan saksi keduaPemohon menerangkan bahwa rumah tangga Pemohon dan Termohonsudah tidak rukun dan harmonis lagi karena sering terjadi perselisinan danpertengkaran yang disebabkan karena Pemohon di rumah bagaikan
    Rtudisebabkan karena karena Pemohon di rumah bagaikan seorang pembantudan Termohon sangat sulit diajak berhubungan suami istri, dan Pemohondan Termohon meskipun tinggal dalam satu rumah akan tetapi sudah pisahranjang sampai sekarang adalah dikategorikan keterangan testimonium deauditu (adalah keterangan yang diberikan oleh saksi terkait suatu peristiwa,bukan berdasarkan penglihatan maupun pendengaran langsung, melainkanmendengar dari orang lain yang disebut juga dengan kesaksian tidaklangsung) namun
Register : 05-04-2021 — Putus : 27-04-2021 — Upload : 27-04-2021
Putusan PA DEPOK Nomor 142/Pdt.P/2021/PA.Dpk
Tanggal 27 April 2021 — Pemohon melawan Termohon
2216
  • bagaikan anak kandungnya sendiri dan senantiasa memenuhi segalakebutuhan anak tersebut;2. NAMA SAKSI, umur 30 tahun, agama Islam, pekerjaan ibu rumahtangga, alamat di ALAMATekasi, telah memberikan keterangan dibawahsumpah pada pokoknya sebagai berikut : Bahwa Saksi mengenal Pemohon karena saksi adalah adikkandung Pemohon; Bahwa Pemohon dan NAMA adalah pasangan suami istri sah. Bahwa Selama berumah tangga Pemohon dan NAMA belumdikaruniai anak.
    bagaikan anak kandungnya sendiri dan senantiasa memenuhi segalakebutuhan anak tersebut;Halaman 5 Penetapan Nomor 142/Pdt.P/2021/PA.Dpk.Bahwa Pemohon menyatakan menerima dan membenarkan keterangankedua saksi tersebut;Bahwa Pemohon telah mengajukan kesimpulan secara lisan denganmenyatakan tetap pada permohonannya dan mohon penetapan;Bahwa untuk mempersingkat uraian penetapan ini, maka ditunjuk beritaacara persidangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan daripenetapan ini;PERTIMBANGAN HUKUMMenimbang
Register : 02-01-2019 — Putus : 06-02-2019 — Upload : 06-02-2019
Putusan PA TUBAN Nomor 106/Pdt.G/2019/PA.Tbn
Tanggal 6 Februari 2019 — Penggugat melawan Tergugat
84
  • perselisihan dan pertengkaran yang terus menerusmerupakan gejala hilangnya rasa cinta dan kasih sayang diantara suami isteriserta pertanda kehidupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehinggadalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulit membangun rumahtangga ideal yang diharapkan;Menimbang, bahwa hancur dan retaknya rumah tangga, merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita dan tujuanperkawinan bagaikan
    pula upaya mediasi jugatidak dapat dilaksanakan karena ketidakhadiran Tergugat;Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut maka MajelisHakim berpendapat unsur ketiga telah terpenuhi dalam perkara ini;Menimbang, bahwa berdasarkan fakta hukum dan analisis atas faktahukum di atas dapat diketahui bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugatsudah hancur berantakan, jika dipertahankan akan menimbulkan kesusahandan kesengsaraan yang teruS menerus, hati Penggugat akan selalu diselimutikesedihan, rumah bagaikan
Register : 08-09-2020 — Putus : 27-01-2021 — Upload : 27-01-2021
Putusan PA TUBAN Nomor 1837/Pdt.G/2020/PA.Tbn
Tanggal 27 Januari 2021 — Penggugat melawan Tergugat
117
  • serta pertanda kehidupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehinggadalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulit membangun rumahtangga ideal yang diharapkan;Menimbang, bahwa hancur dan retaknya rumah tangga, merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramanPutusan nomor 1837/Pdt.G/2020/PA.Tbn, halaman 11 dari 18 halamandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita dan tujuanperkawinan bagaikan menggenggam bara api, sebagai suatu gambaransungguh
    pula upaya mediasi jugatidak dapat dilaksanakan karena ketidakhadiran Termohon;Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut maka MajelisHakim berpendapat unsur ketiga telah terpenuhi dalam perkara ini;Menimbang, bahwa berdasarkan fakta hukum dan analisis atas faktahukum di atas dapat diketahui bahwa rumah tangga Pemohon dan Termohonsudah hancur berantakan, jika dipertahankan akan menimbulkan kesusahandan kesengsaraan yang teruS menerus, hati Pemohon akan selalu diselimutikesedihan, rumah bagaikan
Register : 25-08-2017 — Putus : 14-02-2018 — Upload : 12-11-2018
Putusan PA KAB MALANG Nomor 4339/Pdt.G/2017/PA.Kab.Mlg
Tanggal 14 Februari 2018 — Penggugat melawan Tergugat
84
  • perselisinan dan pertengkaran yang teruSs menerusmerupakan gejala hilangnya rasa cinta dan kasih sayang diantara suami isteriserta pertanda kehidupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehinggadalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulit membangun rumahtangga ideal yang diharapkan;Menimbang bahwa hancur dan retaknya rumah tangga, merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita dan tujuanperkawinan bagaikan
    perselisihan dan pertengkaran yang terus menerusmerupakan gejala Mangnya rasa cinla dan kasih sayang diantara suami isteriserta pertanda keh,dupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehinggadalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulit membangun rumahtangga ideal yang diharapkan;Menimbang bahwa hancur dan retaknya rumah tangga, merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita dan tujuanperkawinan bagaikan
    begitu pula upaya mediasi jugatidak dapat dilaksanakan karena ketidakhadiran Termohon;Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut maka MajelisHakim berpendapat unsur ketiga telah terpenuhi dalam perkara ini;Menimbang bahwa berdasarkan fakta hukum dan analisis atas faktahukum di atas dapat diketahui bahwa rumah tangga Pemohon dan Termohonsudah hancur berantakan, jika dipertahankan akan menimbulkan kesusahandan kesengsaraan yang terus menerus, hati Pemohon akan selalu diselimutikesedihan, rumah bagaikan
Register : 19-05-2016 — Putus : 20-07-2016 — Upload : 09-04-2019
Putusan PA SUMBAWA BESAR Nomor 380/Pdt.G/2016/PA.SUB
Tanggal 20 Juli 2016 — Penggugat melawan Tergugat
135
  • rumah tangga yang bahagia harmonis, diantara anggota keluarga akan hidup dalam suasana keselarasan, keserasian,keseimbangan, kebersamaan dan persahabatan serta keakraban satu samalain, dan tidak akan hidup saling berpisah, saling meninggalkan dan salingmenjauhi;Menimbang, bahwa pada hakekatnya suami isteri merupakan dua insanyang terpadu yang diikat oleh tali kasih, oleh karena itu keduanya dituntut untukhidup bersatu seiring sejalan untuk menjalankan dan memenuhi tugas dantanggungjawab perkawinan, bagaikan
    Put.No. 0380/Pdt.G/2016/PA.Sub.Menimbang, bahwa perselisinan dan pertengkaran yang teruS menerusadalah pertanda kehidupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehinggadalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulit membangunmanajemen rumah tangga ideal yang diharapkan;Menimbang, bahwa hancur dan retaknya rumah tangga, merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita perkawinan bagaikan menggenggam bara
    Put.No. 0380/Pdt.G/2016/PA.Sub.sikap, tutur dan tindakan yang saling menyalahkan pasangannya, lebihlebihyang sifatnya merendahkan karena yang demikian berakibat bagaikan menaburangin kebencian yang berhembus kencang menimbulkan badai pertengkaran;Menimbang, bahwa apabila kita menghayati secara mendalam urgensidan nilai pentingnya keutuhan sebuah perkawinan pada satu sisi, dandengan menganalisis data dan fakta timbulnya berbagai kerusakan akibatperceraian pada sisi lain, kita dapat memetik hikmah
    apabila dikaji secara seksama, teliti danmendalam, dengan membuka pintu perceraian akan melahirkan banyakbencana dan membuka berbagai pintu kerusakan, oleh karena itu baik dalamketentuan syariat Islam maupun Undang Undang Perkawinan, memperketatdan mempersulit terjadinya perceraian;Menimbang bahwa Islam memperkenankan perceraian sekalipunsebagai hal yang amat dibenci oleh Allah, dipandang sebagai obat untukmenghindarkan kemelut rumah tangga yang sudah memuncak dan mencekamyang situasinya berubah bagaikan
    jika salah seorang suami atau isteri ataukeduaduanya sudah hilang rasa cinta bahkan sudah sampai pada taraf sudahtidak ingin untuk rukun bersatu lagi, maka perkawinan yang seperti itu bukanSaja amat berat untuk dijalani tetapi sudah amat sulit untuk dipertahankan,karena hampir tidak mungkin membangun rumah tangga yang kokoh yangberdiri di atas fondasi keterpaksaan;Menimbang bahwa kondisi kehidupan rumah tangga Pemohon danTermohon dapat diibaratkan hati yang di dalamnya masih ada rasa cinta kasih, bagaikan
Register : 22-11-2017 — Putus : 21-12-2017 — Upload : 29-12-2017
Putusan PA MADIUN Nomor 0372/Pdt.G/2017/PA.Mn
Tanggal 21 Desember 2017 — Pemohon dan Termohon
724
  • perselisihan dan pertengkaran yang terus menerusmerupakan gejala hilangnya rasa cinta dan kasih saksing diantara suami isteriserta pertanda kehidupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehinggadalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulit membangun rumahtangga ideal yang diharapkan;Menimbang bahwa hancur dan retaknya rumah tangga, merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita dan tujuanperkawinan bagaikan
    pula upaya mediasi jugatidak dapat dilaksanakan karena ketidakhadiran Tergugat;Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut maka MajelisHakim berpendapat unsur ketiga telah terpenuhi dalam perkara ini;Menimbang bahwa berdasarkan fakta hukum dan analisis atas faktahukum di atas dapat diketahui bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugatsudah hancur berantakan, jika dipertahankan akan menimbulkan kesusahandan kesengsaraan yang terus menerus, hati Penggugat akan selalu diselimutikesedihan,rumah bagaikan
Register : 08-06-2017 — Putus : 15-08-2017 — Upload : 06-01-2018
Putusan PT JAKARTA Nomor 335/PDT/2017/PT.DKI
Tanggal 15 Agustus 2017 — H.AMSAR MOHAMMAD TOHA >< TJONG AGUS SURYADI CS
7751
  • No.335/Pat/2017/PT.DKI.pakai No. 248 bagaikan kebal hukum merampas secara kejam tanah warisanrakyat i.c ahli waris Djamien yang tidak berdaya melawan, bersikappengabaian total terhadap fungsi, tugas dan tanggung jawab untuk melayanidan mengayomi kepentingan masyarakat dengan melanggar moral etikaserta hak kepemilikan Penggugat atas tanah eigendom verponding No. 8361yang telah diperkuat oleh Putusan No. 432/Pdt.G/1999/PN.Jkt.Sel yang telahberkekuatan hukum tetap didukung alat bukti surat berkekuatan
    (Bukti P14)Bahwa secara logis dan rasional apabila Tergugat Il sangat membutuhkanbidang tanah eigendom verponding No.8361 milik sah Penggugat,seharusnya menghubungi secara langsung penggugat i.c ahli waris Djamiensebagai penyimpang surat asli eigendom verponding No. 8361 yang tercatatsecara jelas atas nama seorang pribumi Djamien atau jamien, bukannyabertindak bagaikan tukang tadah membeli tanah rampasan dari Tergugat i.c Tjong Agus Suryadi secara lahiriah bukan pribumi berdasarkan Surat GirikC No
    No.335/Pat/2017/PT.DKI.bahkan melanggar secara tegas syarat dan prosedur hukum penerbitansertifikat hak pakai sebagaimana diwajibka, bagaikan lelucon sinetron amattidak lucu bersifat saling kontradiksi dan tumpang tindih oleh Tergugatll mengakui hak penguasaan tanah eigendom verponding No. 8361 miliksah Penggugat sebagai mengatasdasarkan 3 jenis alas hak tanah yangsaling berbeda yaitu: 1. Girik C No. 809, 2. Eigendom Verponding No.8361 dan 3.
    diwajibkan memiliki Kkepekaan,tanggapan dan kesetiakawan yang tinggi, berdisiplin, sadar akantanggungjawabnya sebagai unsur aparatur Negara dan abdi masyarakatyang ditetapbkan pasal 6 huruf e ketaatan terhadap hukum dan peraturan perundangundangan, huruf h profesionalisme, netralitas danbermoral tinggi dan jo menurut pasal 8 huruf d wajib menaati semuaperaturan perundangundangan yang berlaku dalam melaksanakan tugasserta tidak memberikan kesaksiaan palsu atau keterangan yang tidakbenar (huruf h) bagaikan
    (foto fakta lapangan tercatat sebagai P3).Bahwa terhadap penyalahgunaan kekuasaan Tergugat Il bersifatpenyimpangan dan pelanggaran hukum bertindak bagaikan seorangtukang tadah, ikut menyakiti dan menyengsarakan Penggugat danpara ahli waris Djamien, sebagai pelanggaran nyata Visi MisiNAWACITA Presiden Jokowi, dan telah mengakibatkan keterpurukanparah citra, kehormatan dan martabat Badan Pertanahan Nasional,melalui surat laporan terpisah akan dilaporkan kepada MenteriAgraria dan Tata Ruang/Kepala BPN
Register : 23-09-2015 — Putus : 01-06-2016 — Upload : 27-05-2020
Putusan PA SUMBAWA BESAR Nomor 0660/Pdt.G/2015/PA.SUB
Tanggal 1 Juni 2016 — Penggugat melawan Tergugat
207
  • rumah tangga yang bahagia harmonis, diantara anggota keluarga akan hidup dalam suasana keselarasan, keserasian,keseimbangan, kebersamaan dan persahabatan serta keakraban satu samalain, dan tidak akan hidup saling berpisah, saling meninggalkan dan salingmenjauhi;Menimbang, bahwa pada hakekatnya suami isteri merupakan dua insanyang terpadu yang diikat oleh tali kasih, oleh karena itu keduanya dituntut untukhidup bersatu seiring sejalan untuk menjalankan dan memenuhi tugas dantanggungjawab perkawinan, bagaikan
    rumah tangga sudah tidak selaras, serasidan seimbang;Menimbang, bahwa perselisihan dan pertengkaran yang terus menerusadalah pertanda kehidupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehinggadalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulit membangunmanajemen rumah tangga ideal yang diharapkan;Menimbang, bahwa hancur dan retaknya rumah tangga, merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita perkawinan bagaikan
    berselisih;Menimbang, bahwa mencapai keluarga dengan suasana rumah tanggayang utuh dalam kebahagiaan yang diliputi cinta kasin yang manis ditelan rasa,adalah sesuatu yang tidak ternilai harganya dan tidak terbanding denganmateri, untuk mewujudkannya bukan saja diperlukan kerja Sama yang rapi danserasi, serta perjuangan yang tidak kenal lelah, tetapi juga harus menjauhisikap, tutur dan tindakan yang saling menyalahkan pasangannya, lebihlebihyang sifatnya merendahkan karena yang demikian berakibat bagaikan
    apabila dikaji secara seksama, teliti danmendalam, dengan membuka pintu perceraian akan melahirkan banyakbencana dan membuka berbagai pintu kerusakan, oleh karena itu baik dalamketentuan syariat Islam maupun Undang Undang Perkawinan, memperketatdan mempersulit terjadinya perceraian;Menimbang bahwa Islam memperkenankan perceraian sekalipunsebagai hal yang amat dibenci oleh Allah, dipandang sebagai obat untukmenghindarkan kemelut rumah tangga yang sudah memuncak dan mencekamyang situasinya berubah bagaikan
    jika salah seorang suami atau isteri ataukeduaduanya sudah hilang rasa cinta bahkan sudah sampai pada taraf sudahtidak ingin untuk rukun bersatu lagi, maka perkawinan yang seperti itu bukansaja amat berat untuk dijalani tetapi sudan amat sulit untuk dipertahankan,karena hampir tidak mungkin membangun rumah tangga yang kokoh yangberdiri di atas fondasi keterpaksaan;Menimbang bahwa kondisi kehidupan rumah tangga Penggugat danTergugat dapat diibaratkan hati yang di dalamnya masih ada rasa cinta kasih,bagaikan
Register : 27-02-2019 — Putus : 24-04-2019 — Upload : 25-04-2019
Putusan PA Penajam Nomor 150/Pdt.G/2019/PA.Pnj
Tanggal 24 April 2019 — Penggugat melawan Tergugat
146
  • hinggamenyebab Tergugat telah dijatuhi pidana 5 (lima) tahun penjara menyebabkankehidupan rumah tangga Penggugat dan Tergugat sudah retak dan hancurberantakan, sehingga dalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulitmembangun rumah tangga ideal yang diharapkan;Menimbang, bahwa retak dan hancurnya rumah tangga Penggugat danTergugat tersebut, merupakan gambaran di dalamnya sudah tidak ditemukanlagi ketenangan, ketentraman dan kedamaian, sehingga harapan untukmemegang teguh citacita dan tujuan perkawinan bagaikan
    sendi dasar kehidupan berumahtangga dalam susunan masyarakat, dan tujuan tersebut hanya bisa dicapai jikaHalaman 8 dari 12 Putusan Nomor 150/Pat.G/2019/PA.Pnjsuami isteri menjalankan kehidupan berumah tangga dengan rukun, tenteramdan damai;Menimbang bahwa berdasarkan fakta hukum dan analisis atas faktahukum di atas dapat diketahui bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugatsudah hancur berantakan (pecah), jika dipertahankan akan menimbulkankesengsaraan (mafsadat) yang terus menerus, rumah tangga bagaikan
Register : 06-02-2019 — Putus : 27-03-2019 — Upload : 21-07-2019
Putusan PA Penajam Nomor 112/Pdt.G/2019/PA.Pnj
Tanggal 27 Maret 2019 — Penggugat melawan Tergugat
137
  • Tergugat telah dijatuhi pidana 8 (delapan) tahun penjaramenyebabkan kehidupan rumah tangga Penggugat dan Tergugat sudah retakdan hancur berantakan, sehingga dalam kondisi yang demikian sudah beratbahkan sulit membangun rumah tangga ideal yang diharapkan;Menimbang, bahwa retak dan hancurnya rumah tangga Penggugat danTergugat tersebut, merupakan gambaran di dalamnya sudah tidak ditemukanlagi ketenangan, ketentraman dan kedamaian, sehingga harapan untukmemegang teguh citacita dan tujuan perkawinan bagaikan
    tangga yangsakinah, mawaddah dan rahmah yang menjadi sendi dasar kehidupan berumahtangga dalam susunan masyarakat, dan tujuan tersebut hanya bisa dicapai jikasuami isteri menjalankan kehidupan berumah tangga dengan rukun, tenteramdan damai;Menimbang bahwa berdasarkan fakta hukum dan analisis atas faktahukum di atas dapat diketahui bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugatsudah hancur berantakan (pecah), jika dipertahankan akan menimbulkankesengsaraan (mafsadat) yang terus menerus, rumah tangga bagaikan
Register : 14-08-2017 — Putus : 21-12-2017 — Upload : 16-07-2018
Putusan PA BLAMBANGAN UMPU Nomor 0217/Pdt.G/2017/PA.Blu
Tanggal 21 Desember 2017 — PEMOHON VS TERMOHON
1210
  • sering terjadi perselisihan dan pertengkaran merupakan gejalahilangnya rasa cinta dan kasih sayang diantara suami isteri serta pertandakehidupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehingga dalam kondisiyang demikian sudah berat bahkan sulit membangun rumah tangga ideal yangdiharapkan;Menimbang, bahwa hancur dan retaknya rumah tangga merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita dan tujuanperkawinan bagaikan
    yangsakinah, mawaddah dan rahmah yang menjadi sendi dasar kehidupan berumahtangga dalam susunan masyarakat, dan tujuan tersebut hanya bisa dicapai jikasuami isteri menjalankan kehidupan berumah tangga dengan rukun, tenteramdan damai;Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas dapatdiketahui bahwa rumah tangga Pemohon dan Termohon sudah hancurberantakan, jika dipertahankan akan menimbulkan kesusahan dankesengsaraan yang terus menerus, hati Pemohon akan selalu diselimutikesedihan, rumah bagaikan
Register : 25-07-2018 — Putus : 20-09-2018 — Upload : 21-09-2018
Putusan PA MADIUN Nomor 0244/Pdt.G/2018/PA.Mn
Tanggal 20 September 2018 — Penggugat melawan Tergugat
162
  • perselisinan dan pertengkaran yang terus menerusmerupakan gejala hilangnya rasa cinta dan kasih sayang diantara suami isteriserta pertanda kehidupan rumah tangga sudah hancur berantakan, sehinggadalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulit membangun rumahtangga ideal yang diharapkan;Menimbang bahwa hancur dan retaknya rumah tangga, merupakangambaran di dalamnya sudah tidak ditemukan lagi ketenangan, ketentramandan kedamaian, sehingga harapan untuk memegang teguh citacita dan tujuanperkawinan bagaikan
    ketidakhadiran Tergugat;Halaman 8 dari 12 halamanPutusan Nomor 0244/Pdt.G/2018/PA.MnMenimbang bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut maka MajelisHakim berpendapat unsur ketiga telah terpenuhi dalam perkara ini;Menimbang bahwa berdasarkan fakta hukum dan analisis atas faktahukum di atas dapat diketahui bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugatsudah hancur berantakan, jika dipertahankan akan menimbulkan kesusahandan kesengsaraan yang terus menerus, hati Penggugat akan selalu diselimutikesedihan,rumah bagaikan
Register : 03-12-2012 — Putus : 05-06-2013 — Upload : 11-09-2013
Putusan PA TANGERANG Nomor 1832/Pdt.G/2012/PA.Tng
Tanggal 5 Juni 2013 — PENGGUGAT VS TERGUGAT
101
  • rumah tanggaPenggugat dengan Tergugat mulai tidak harmonis dengan adanyaperselisihan antara Penggugat dengan Tergugat yang terus menerusyang sulit untuk dirukunkan lagi yang disebabkan antara lain:a) Penggugat dengan Tergugat selalu terjadi percekcokan;ooTergugat tidak memberi nafkah lahir batin sejak Tahun 1997;oO)) Tergugat bersikap egois hanya mementingkan diri sendiri;d) Tergugat sering KDRT, seperti memukul, menampar, mencekik,mengancam sambil mengacungkan golok dan membacok pakaianpenggugat bagaikan
    Penggugat denganTergugat selalu terjadi percekcokan; (2) Tergugat tidak memberi nafkah lahirbatin sejak Tahun 1997; (3) Tergugat bersikap egois hanya mementingkandiri sendiri; (4) Tergugat sering KDRT, seperti memukul, menampar,mencekik, mengancam sambil mengacungkan golok dan membacok pakaianpenggugat bagaikan daging; Dari alasan dan Sebabsebab tersebut telahmengakibatkan antara Penggugat dengan Tergugat telah pisah rumah/ranjang;Menimbang, bahwa dalam UndangUndang perkawinan terdapatprinsip mempersulit
Register : 20-03-2019 — Putus : 24-04-2019 — Upload : 25-04-2019
Putusan PA Penajam Nomor 188/Pdt.G/2019/PA.Pnj
Tanggal 24 April 2019 — Penggugat melawan Tergugat
133
  • minumminumankeras hingga mabuk sejak awal pernikahan hingga sekarang menyebabkankehidupan rumah tangga Penggugat dan Tergugat sudah retak dan hancurberantakan, sehingga dalam kondisi yang demikian sudah berat bahkan sulitmembangun rumah tangga ideal yang diharapkan;Menimbang, bahwa retak dan hancurnya rumah tangga Penggugat danTergugat tersebut, merupakan gambaran di dalamnya sudah tidak ditemukanlagi ketenangan, ketentraman dan kedamaian, sehingga harapan untukmemegang teguh citacita dan tujuan perkawinan bagaikan
    /2019/PA.Pnjsakinah, mawaddah dan rahmah yang menjadi sendi dasar kehidupan berumahtangga dalam susunan masyarakat, dan tujuan tersebut hanya bisa dicapai jikasuami isteri menjalankan kehidupan berumah tangga dengan rukun, tenteramdan damai;Menimbang bahwa berdasarkan fakta hukum dan analisis atas faktahukum di atas dapat diketahui bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugatsudah hancur berantakan (pecah), jika dipertahankan akan menimbulkankesengsaraan (mafsadat) yang terus menerus, rumah tangga bagaikan