Ditemukan 700 data
MEGA PUTRI, S.H., M.H.
Terdakwa:
ANDRI ARDIANTO Pgl. ANDRI
115 — 16
- 30 (tiga puluh) jerigen yang berisikan BBM subsidi jenis solar;
- Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa sejumlah Rp.3.000,00 (tiga ribu rupiah);
Dikembalikan kepada yang berhak yaitu CV Jaya Pratama melalui saksi Ahmad Januar Saragih;
Dirampas untuk negara;
37 — 22 — Berkekuatan Hukum Tetap
RT.26;Menimbang, bahwa yang dimaksud dalam Pasal 23UndangUndang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak danGas adalah badan usaha sebagaimana halnya PTPertamina sebagai badan usaha niaga umum yangmendapatkan penugasan PSO (Public Service Obligation)dari pemerintah untuk mendistribusikan BBM subsidi, danjuga sebagaimana PT Karina Utama yang bertindaksebagai agen minyak tanah, bukan seperti usaha milikTerdakwa yang berupa kios, karena kedudukan usahaTerdakwa sebagai pemilik kios Jakarta hanya sebataspangkalan
Terdakwa mempunyai izinpenyimpanan BBM subsidi yang masih berlaku pada saat dilakukan penggeledahanoleh polisi walaupun pada saat itu tidak berada di tangan Terdakwa;Bahwa dengan demikian putusan Judex Facti sudah benar yangmenyatakan Terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalahHal. 24 dari 26 hal. Put.
124 — 5
Yang selanjutnya disebut BBM Subsidi adalah MinyakTanah (Kerosene) dan Minyak Solar;Bahwa jenis bahan bakar minyak (BBM) yang berada di indonesia adalahberupa AVGAS, AVTUR, BENSIN (GASOLINE), MINYAK SOLAR(HSD), MINYAK TANAH(KEROSENE), MINYAK BAKAR (FUEL OIL)dan MARINE FUEL OIL (MFO);Bahwa sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentangPenyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM yangdikategorikan sebagai Bahan Bakar Minyak Tertentu (BBM Bersubsidi)adalah Bahan Bakar yang berasal dan
Penyaluran BBM Subsidi jenis Minyak Solar dan MinyakTanah adalah Pertamina yang disalurkan ke SPBU, APMS, SPBN, SPDN,SPBB) sedangkan Minyak Tanah di salurkan ke Pangkalan Minyak Tanah(subsidi Minyak Tanah untuk daerah yang belum terkonversi gas elpiji 3Putusan Nomor 36/Pid.Sus/2017/PN MtpPage 11 of 23kg dan daerah belum teraliri listrik). PT.
50 — 9
menjelaskan kegiatan yang dilakukan oleh terdakwa patutdiduga termasuk dalam tindak pidana kegiatan penyalahgunaan pengangkutandan / atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi oleh Pemerintah ;e Bahwa saksi menjelaskan tidak diperkenankan melakukan pengecoranbahan bakar minyak bersubsidi untuk diperjual belikan kembali tanpa dilengkapiizin usaha yang dipergunakan sebagai usaha pengangkutan maupun niaga karenaBBM subsidi yang ada di SPBU hanya diperuntukkan bagi konsumen penggunayang berhak mendapatkan BBM
subsidi sebagaimana dimaksud dalam PeraturanPresiden No.15 Tahun 2012 tentang harga jual eceran dan konsumen penggunajenis BBM tertentu ;11Menimbang, bahwa atas keterangan saksi diatas terdakwa menyatakan tidakkeberatan dan membenarkannya ;Menimbang, bahwa telah pula didengar keterangan terdakwa Rohmat Bin Salimyang pada pokoknya sebagai berikut:Bahwa terdakwa ditangkap oleh Anggota Polisi pada Selasa tanggal 18 Juni2013 sekitar pukul 21.00 Wib di depan SPBU Kembang Tanjung Kec.AbungSelatan Kab.Lampung
,SSI.MT Bin Syahril menjelaskan tidakdiperkenankan melakukan pengecoran bahan bakar minyak bersubsidi untukdiperjual belikan kembali tanpa dilengkapi izin usaha yang dipergunakansebagai usaha pengangkutan maupun niaga karena BBM subsidi yang ada diSPBU hanya diperuntukkan bagi konsumen pengguna yang berhak mendapatkanBBM subsidi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Presiden No.15 Tahun2012 tentang harga jual eceran dan konsumen pengguna jenis BBM tertentu ;Menimbang, bahwa untuk mempersingkat uraian
37 — 8
tidakdipertimbangkan unsur demi unsur karena menurut Majelis Hakim, dari fakta yangterungkap dipersidangan, bahwa terdakwa membeli BBM jenis solar tersebut daripedagang BBM eceran yang ada di Jalan Gubernur Soebardjo dengan hargaRp.7.200, perliter.Menimbang, bahwa oleh karena terdakwa membeli BBM Jenis solar tersebutdari pedagang eceran BBM maka terhadap terdakwa menurut Majelis Hakim tidakdapat dipersalahkan melakukan tindak pidana dari pasal dakwaan Primair inikarena apakah BBM tersebut adalah BBM
subsidi atau tidak adalah bukantanggung jawab terdakwa akan tetapi urusan dan tangung jawab dari pedagangeceran tersebut, sehingga berdasarkan hal tersebut maka menurut Majelis Hakimmenyebabkan unsur BBM yang bersubsidi dari Pemerintah tidak terpenuhimenurut hukum, oleh karenanya terdakwa harus dinyatakan tidak terbukti secarasah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pada dakwaan Primairdan membebaskan terdakwa dari dakwaan tersebut.Menimbang, bahwa oleh karena dakwaan Primair tidak terbukti
36 — 12
.@ Bahwa selain perizinan berupa Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya mineraluntuk kegiatan pengolahan, pengangkutan, penyimpanan / penimbunan dan niagamigas, untuk kegiatan usaha minyak dan gas bumi bersifat keekonomian (non subsidi)tikdak ada perizinannya tetapi apabila kegiatan usaha BBM Subsidi selain mem eliki izinUsaha Niaga Umum melainkan juga harus memiliki izin / surat keputusan berupapenugasan langsung (PSO) dari Pemerintah melalui Kepala Badan Pengatur HilirMigas.Bahwa tidak dibenarkan
110 — 67 — Berkekuatan Hukum Tetap
No. 29 K/Pid.Sus/2017 Bahwa putusan Judex Facti Pengadilan Tinggi yang menguatkan JudexFacti Pengadilan Negeri yang menyatakan Terdakwa terbukti secara sah danmeyakinkan bersalah melakukan tindak pidana : melakukan percobaanpengangkutan dan niaga BBM subsidi pemerintah tanpa ijin usaha yang sah,tidak salah menerapkan hukum dan telah mempertimbangkan fakta hukumyang relevan secara yuridis dengan tepat dan benar sesuai fakta hukum yangterungkap di muka sidang; Bahwa demikian pula putusan Judex Facti
DEDY GUNAWAN, SH
Terdakwa:
JUNG SEN Ala AJUNG Anak Dari JAU JAM BUN
53 — 11
dankonsumen tertentu dan bahan bakar minyak non subsidi adalah BBM yang tidakdisubsidi dengan anggaran APBN namun harga jual dan beli dilakukan olehBadan Usaha mengikuti mekanisme pasar.BBM bersubsidi diberikan kepada masyarakat sebagaimana diatur dalamlampiran PERPRES No. 191 Tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusiandan harga jual eceran bahan bakar minyak dan BBM non subsidi diberikankepada siapa saja yang membutuhkan sejauh penggunaannya tidak melanggarhukum yang berlaku.Syarat untuk mendapatkan BBM
Subsidi adalah masyarakat dapat langsungmembeli di penyalur milik PT.
AKR, Co Tbk selakuyang ditugaskan untuk menyalurkan jenis bahan bakar minyak tertentu untukkonsumen yang tercantum didalamPeraturan Presiden Republik IndonesiaNomor : 191 Tahun 2014 dan syarat untuk mendapatkan BBM non subsididengan cara pembelian kepada badan usaha yang menyalurkan BBM Nonsubsidi yang memiliki izin usaha niaga umum dari pemerintah.Dapat ahli jelaskan yang berhakmendistribusikan BBM subsidi adalah BadanUsaha Niaga Umum yang mendapatkan Penugasan dan Penyediaan BBMBersubsidi dari
53 — 9
Pol : B 9135 SFU kedalam 2 (dua)buah Jerigen Plastik Ukuran 35 Liter tersebut adalah pada hari Hari Senintanggal 08 Juni 2015 Personil Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi telahmendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatanpenyalahgunaan BBM Subsidi di Lrg Telaga Biru Kel. Sijenjang Kec. JambiTimur Kota Jambi, sekira pukul 07.15 Wib personil menemukanpenyalahgunaan BBM Jenis Solar Subsidi yang dilakukan oleh TruckHalaman 7 dari 35 hal.
Putusan Nomor 490/Pid.SUS/2015/PN.Jmbmendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatanpenyalahgunaan BBM Subsidi di Lrg Telaga Biru Kel. Sijenjang Kec. JambiTimur Kota Jambi, sekira pukul 07.15 Wib personil menemukanpenyalahgunaan BBM Jenis Solar Subsidi yang dilakukan oleh TruckTangki Merk Hino ukuran 16.000 liter warna merah putih No. Pol : B 9135SFU oleh sdr.
solar yang disubsidi Pemerintah dariPenyalur kepada Konsumen / Masyarakat adalah berdasarkan PeraturanBPH Migas nomor 5 tahun 2012 mengenai Pedoman PemberianRekomendasi SKPD Kepada Konsumen Pengguna Jenis BBM Tertentu,Konsumen Pengguna ( Non Transportasi Darat) berhak untuk mendapatkanBBM subsidi sesuai dengan kebutuhannya dengan didasarkan padaRekomendasi Yang Diterbitkan oleh SKPD setempat setelah terlebih dahuludilakukan Verifikasi, sedangkan untuk konsumen pengguna transportasi daratmenggunakan BBM
Subsidi (Solar) dari Penyalur ( SPBU / APMS ) sesuaidengan kebutuhannya dengan didasarkan pada Spesifikasi Tanki BahanBakar Minyak standar pabrik;Bahwa landasan Hukum Penyalur dalam menerapkan tugas dan tangungjawabnya sebagai kepanjangan tangan Pertamina untuk menyalurkan BBMjenis Solar yang disubsidi oleh Pemerintah bahwa benarberdasarkanPeraturan Presiden Rinomor 191 tahun 2014 tentang penyediaan,Halaman 23 dari 35 hal.
ARIDONA BUSTARI, S.H., M.H.
Terdakwa:
ARMANSYAH Pgl. ARMAN
94 — 14
- 13 (tiga belas) jerigen yang berisikan BBM subsidi jenis solar;
Dikembalikan kepada yang berhak yaitu CV Jaya Pratama melalui saksi Ahmad Januar Saragih;
Dirampas untuk negara;
6. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa sejumlah Rp.3.000,00 (tiga ribu rupiah);
ENIZARTI, S.H.
Terdakwa:
PAINO
118 — 19
- 34(tiga puluh empat) jerigen yang berisikan BBM subsidi jenis solar;
Dikembalikan kepada yang berhak yaitu CV Jaya Pratama melalui saksi Ahmad Januar Saragih;
Dirampas untuk negara;
6. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa sejumlah Rp.3.000,- (tiga ribu rupiah) ;
68 — 1
unit mobil merek Panther Pick Up wama Biru Nomor Polisi BN 9293LI milik terdakwa SAIPUL Bin SAIN (aim), selanjutnya bahan bakarminyak jenis solar secara berulang ulang sebanyak 250 (dua ratus limapuluh) liter di SPBU Kurau Barat yang dilakukan oleh terdakwa SAIPULBin SAIN yang mana Bahan bakar minyak jenis Solar sebanyak 250 (duaratus lima puluh ) liter tersebut akan dipergunakan oleh terdakwa SAIPULBin SAIN untuk keperluan sendiri dan tidak memiliki rekomendasi dariinstansi yang berwenang dimana BBM
Subsidi ( Solar Subsidi) yang adadi SPBU hanya diperuntukan bagi Konsumen pengguna yang berhakmendapatkan BBM subsidi sebagaimana yang dimaksud dalam PerpresNo. 15 tahun 2012 tentang Harga Jual eceran dan Konsumen Penggunajenis BBM tertentu. dan BBM Subsidi ( Solar Subsidi) tersebut tidak bolehdijual kembali kepada Pihak lain , industri atau digunakan tidak sesuaidengan peruntukannya dengan tujuan mendapatkan keuntungan,sehingga kegiatan yang dilakukan oleh SAIPUL BIN SAIN patut didugamerupakan
79 — 7
Sus/2014/PN.Prgc Kewajiban untuk mematuhi penyelenggaraan pengusahaan;d Informasi mengenai rencana dan syarat teknis berkaitan dengan kegiatanusaha ;Bahwa yang dimaksud BBM subsidi adalah Bahan Bakar Minyak dengan jenis(Premium, Solar, Kerosene) tertentu, volume tertentu, konsumen tertentu, dan hargatertentu yang ditetapkan oleh pemerintah dan untuk BBM non Subsidi adalah BahanBakar Minyak yang harganya mengikuti harga pasar ;Bahwa jenis BBM yang disubsidi pemerintah adalah Premium, Solar, dan MinyakTanah
(kerosene) dan jenis BBM yang tidak disubsidi pemerintah adalah Premium,Solar, dan Kerosene, Pertamax, Pertamax Plus, Avtur, Avgas, dll dengan hargaindustri;Bahwa harga BBM Subsidi adalah Premium sebesar Rp. 6.500, Solar sebesar Rp.5.500, Minyak tanah (Kerosene) sebesar Rp.3.200, dan BBM non subsidi adalahmengikuti harga pasar ;Bahwa penyalur akhir BBM Subsidi adalah penyalur yang memiliki perjanjiankerjasama dengan Badan Usaha yang mendapatkan penugasan PSO (Public ServiceObligation) dari pemerintah
36 — 21
/PN.BTMd) NIAGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) adalah Kegiatan pembelian, penjualan, ekspor,impor minyak bumi dan/atau olahannya termasuk niaga gas bumi melalui pipa.e Bahwa Dapat ahli jelaskan bahwa yang berhak melakukan pengangkutan Bahan Bakar Minyak(BBM) subsidi adalah Agen I Penyalur yang memiliki peijanjian kerjasama dengan Badan Usaha Niagapemegang PSO (Public Service Obligation) dari Pemerintah sebagaimana yang dimaksud dalam rumusanPasal 48 Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2004 tentang Kegiatan
, sepertiperbuatan yang dilakukan oleh tersangka WAHYU ABDILAH MANURUNG Als WAHYU Bin NASRIMANURUNG serta Sdr WINDU ERWANTO Als WIN Als EWIN tanpa memiliki izin pengangkutan danniaga yang sah ataupun surat rekomendasi serta oleh tersangka YUNI AFRIYANTI Binti BADREL yangdengan sengaja menerima selisih uang dari yang seharusnya (Rp. 25.000 + Rp. 27.500 = Rp. 52.500),dimana Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ada di SPBU hanya diperuntukkan bagi konsumen penggunayang berhak menerima Bahan Bakar Minyak (BBM
) subsidi sebagaimana yang dimaksud dalamPeraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2012 tentang harga jual eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) dankonsumen pengguna jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) tertentu (subsidi), dan BBM subsidi (minyak solarsubsidi) tersebut tidak boleh dijual kepada pihak lain atau industri dengan tujuan untuk memperolehkeuntungan atau laba.
62 — 11
secara singkat mekanisme pendistribusian BBM ditetapkan dan diatur oleh PT.Pertamina dan Sadan penyalur resmi Pertamina melakukan penebusan SO (SalesOrder) melalui Ban, persepsi dari Pertamina sebesar nilai bayar volume yang dibutuhkan / dialokasikanuntuk mendapatkan LO (Loading Order), selanjutnya berdasarkan rencana angkut, transportirmengangkutnya dari terminal BBM ke tujuan/alamat lembaga penyalur berdasarkan Surat PengantarPengiriman (SPP) atau nama lain.Ahli mengatakan bahwa pendistribusian BBM
subsidi ke lembaga penyalur termasuk SPBU disesuaikandengan kuota per kotalkabupaten.Ahli menjelaskan bahwa sesuai dengan keputusan BPH Migas No. 11/PSO/BHP MIGAS/2014 tentangperubahan atas keputusan Kepala Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 07/PSO/BPH MIGAS/KOM 2014 tentang penyediaan dan pendistribusian kuota jenis Bahan Bakar Minyak tertentuperkabupaten/kota oleh PT.
Pertamina tahun 2014, kuota BBM subsidi yang ditetapkan untuk kota BandaAceh dan Aceh Besar adalah sebagai berikut : Kab/Kota Produk Premium M.
SolarBanda Aceh 83,720 22,950Aceh Besar 31,455 16,194Ahli menjelaskan bahwa Penjualan BBM yang dilakukan SPBU kepada konsumen pengguna atau konsumenlangsung tetapi harus sesuai dengan kebutuhan sebenamya dan berdasarkan rincian konsumenpengguna jenis bahan bakar minyak tertentu sesuai pada Lampiran Perpres No. 15 tahun 2012 danLampiran Permen ESDM No. 34 Tahun 2014.Ahli mengatakan bahwa Penyaluran dan penjualan BBM Subsidi dan Non Subsidi dalam kondisi normaldilakukan sesuai dengan jam operasional
66 — 25
menerangkansebagaiberikut : Bahwa saksi tahu ada masalah pengisian BBM yang tidak ada ijinnya , danketerangan yang saksi berikan di polisi sudah benar ;Bahwa saksi sehat dan siap di periksa ;Bahwa saksi tahu ada masalah pengisian /melayani BBM jenis solar di SPBU KM2kepada masyarakat ;Bahwa saksi bekerja di SPBU KM 2 waingapu dari bulan juni tahun 2015 sampaisekarang dan saksi bekerja sebagai operator nozel ;Bahwa Pemilik SPBU KM2 adalah ongko iwan (nama panggilan) ;Bahwa tugas saksi adalah melayani pembelian BBM
SUBSIDI bagimasyarakat;Bahwa tentang permasalahan ini adalah Kejadian pada hari Selasa tanggal 15September 2015 sekitar jam 07.00 s/d 22.00 wita, saksi sebagai operator di SPBU diKM2 pada saat itu saksi bertugas untuk melayani pembelian BBM Bersubsidi bagimasyarakat dari jam 07.00 wita s/d jm 14.00 wita dan tugas yang kedua dari jam14.00 wita s/d jam 21.00 wita dan tugas yang ke tiga dari jam 21.00 wita s/d jam1707.00 wita melayani ke dua terdakwa yang melakukan pembelian BBM jenis solarsebanyak
Subsidi bagi masyarakat ;e Bahwa kejadiannya tersebut pada hari Senin tanggal 14 September 2015 sekitar jam20.50 saksi melayani ke dua terdakwa yang melakukan pembelian BBM jenis solarsebanyak 90 liter dengan menggunakan 3 buah jirigen ukuran masingmasing 30liter dengan harga Rp.6.900, perliter, dengan menggu nakan sepeda motore Bahwa pengakuan kedua terdakwa tersebut bahwa digunakan keperluannelayan ;e Bahwa pada saat itu saksi tidak menanyakan tentang surat ijin maupun rekomendasikepada ke dua
yangsaksi berikan pada saat itu sudah benar adanya;Bahwa saksi tahu masalah pengisian BBM yang tidak ada ijinnya ;Bahwa saksi sehat dan siap di periksa ;Bahwa saksi mengetahui diperiksa dalam perkara ini terkait ada masalah pengisian/melayani BBM jenis solar di SPBU KM2 kepada masyarakat yang tidakmenggunakan rekomendasi ; Bahwa saksi bekerja sebagai operator nosel di SPBU KM2 Waingapu dari bulanPebruari 2016, sampai dengan saksi berikan keterangan di Polisi;Bahwa saksibertugas melayani di pembelian BBM
Subsidi bagimasyarakat;Bahwa kejadiannya tersebut pada hari Senin tanggal 14 September 2015 sekitar jam21.50 saksi melayani ke dua terdakwa yang melakukan pembelian BBM jenis solarsebanyak 120 liter dengan menggunakan 2 buah jirigen ukuran masingmasing 30liter dengan harga Rp.6.900, perliter, dengan menggunakan sepeda motor Mio;Bahwa pengakuan kedua terdakwa tersebut bahwa mau keperluannelayan ;Bahwa saat itu saksi tidak menanyakan tentang surat ijin maupun rekomendasikepada ke dua terdakwa dan
Irfan Wibowo,SH
Terdakwa:
SLAMET SANTOSO Als. ONGGONG Bin SUDIRDJO
90 — 16
Perbuatannya tersebut dilakukan dengan caraTerdakwa SLAMET SANTOSO selaku supir berdasarkan perintahdari saksi EDWARD EDHO SUTISNA selaku pemilik untukmengangkut dan membeli BBM subsidi jenis solar untukkepentingan Industri. Dan pada saat saksi dan sdr.
Perbuatannya tersebut dilakukan dengan caraTerdakwa SLAMET SANTOSO selaku supir berdasarkanperintah dari saksi EDWARD EDHO SUTISNA selaku pemilikuntuk mengangkut dan membeli BBM subsidi jenis solaruntuk kepentingan Industri.
70 — 145
Putusan Nomor 489/Pid.SUS/2015/PN.Jmbbuah Jerigen Plastik Ukuran 35 Liter tersebut adalah pada hari Hari Senintanggal 08 Juni 2015 Personil Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi telahmendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatanpenyalahgunaan BBM Subsidi di Lrg Telaga Biru Kel. Sijenjang Kec. JambiTimur Kota Jambi, sekira pukul 07.15 Wib personil menemukanpenyalahgunaan BBM Jenis Solar Subsidi yang dilakukan oleh TruckTangki Merk Hino ukuran 16.000 liter warna merah putih No.
Pol : B 9135 SFU kedalam 2 (dua)buah Jerigen Plastik Ukuran 35 Liter adalah pada hari Hari Senin tanggal08 Juni 2015 Personil Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi telahmendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatanpenyalahgunaan BBM Subsidi di Lrg Telaga Biru Kel. Sijenjang Kec. JambiTimur Kota Jambi, sekira pukul 07.15 Wib personil menemukanpenyalahgunaan BBM Jenis Solar Subsidi yang dilakukan oleh TruckTangki Merk Hino ukuran 16.000 liter warna merah putih No.
Putusan Nom or 489/Pid.SUS/2015/PN.JmbKonsumen Pengguna ( Non Transportasi Darat) berhak untuk mendapatkanBBM subsidi sesuai dengan kebutuhannya dengan didasarkan padaRekomendasi Yang Diterbitkan oleh SKPD setempat setelah terlebih dahuludilakukan Verifikasi, sedangkan untuk konsumen pengguna transportasi daratmenggunakan BBM Subsidi (Solar) dari Penyalur ( SPBU / APMS ) sesuaidengan kebutuhannya dengan didasarkan pada Spesifikasi Tanki BahanBakar Minyak standar pabrik;Bahwa landasan Hukum Penyalur
FITRI JULIANTI ,S.H
Terdakwa:
YADI EFENDI BIN SAKJAN
54 — 0
pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan denda sebesar Rp2.000.000,00 (Dua juta rupiah) dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 1 (satu) bulan;
- Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;
- Menetapkan Terdakwa tetap ditahan;
- Menetapkan barang bukti berupa :
- 29 (dua puluh sembilan) Jerigen yang berisikan BBM
Subsidi jenis solar sebanyak 460 (empat ratus enam puluh) Liter;
- 1 (satu) buah Handphone Merk Nokia Warna Biru muda Nomor Imei 353124110426286,
- 2 (dua) buah buku catatan kecil,
- 1 (satu) unit mobil pickup merk Mitsubishi warna Hitam Nopol : BN 8363 RQ
Dirampas untuk negara;
Dikembalikan kepada terdakwa YADI EFENDI BIN SAKJAN;
- <
24 — 4
yangbersangkutan standar pabrik (principal) atau pembelianmenggunakan media lain dengan verifikasi dan rekomendasidari Lurah/Kepala Desa/Kepala SKPD Kabupaten/Kota yangmembidangi, bahwa yang bersangkutan adalah KonsumenPengguna sasaran subsidi pemerintah sebagaimana dimaksuddalam Perpres No. 15 Tahun 2012 tentang Harga Jual Ecerandan Konsumen Pengguna Jenis BBM Tertentu ; 31e Bahwa seseorang atau badan usaha tidak diperbolehkanmembeli bahan bakar di SPBU/titik serah terakhir lalu dijualkembali karena BBM
Subsidi yang ada di SPBU hanyadiperuntukkan bagi Konsumen Pengguna yang berhakmenerima BBM Subsidi sebagaimana dimaksud dalam PerpresNo. 15 Tahun 2012 tentang Harga Jual Eceran dan KonsumenPengguna Jenis BBMTrt Ott .n2nn nn nnn nnn nnn nn nnn nnn nnn nnn nnn een nnn nneencnnnnceesTerhadap keterangan Ahli tersebut, Terdakwa menyatakan tidakkeberatan ; Menimbang, bahwa di persidangan telah pula didengar keteranganTerdakwa, pada pokoknya Terdakwa menerangkan sebagaiberikut :e Bahwa Terdakwa mengerti