Ditemukan 92877 data

Urut Berdasarkan
 
Register : 08-12-2011 — Putus : 17-01-2012 — Upload : 01-05-2012
Putusan PA BANGKALAN Nomor 940/Pdt.G/2011/PA.Bkl
Tanggal 17 Januari 2012 — PEMOHON DAN TERMOHON
246
  • Pemohon danTermohon tersebut, maka tujuan pernikahan menjadi tidak bisa dicapai ;Menimbang, bahwa faktafakta tersebut diatas tekah menunjukan bahwaperkawinan Pemohon dan Termohon telah pecah dan tidak bisa dipertahankan lagi,karena sudah tidak adanya kehndak dari para pihak untuk melanjutkanperkawinannya, dengan demikian penyelesaian yang dipandang adil dan bermanfaatbagi kedua belah pihak adalah perceraian ;Menimbang, bahwa pada dasarnya menurut ajaran agama Islam perceraianmerupakan perbuatan tercela
Register : 06-01-2011 — Putus : 02-02-2011 — Upload : 11-03-2011
Putusan PA BANGKALAN Nomor 020/Pdt.G/2011
Tanggal 2 Februari 2011 — PEMOHON DAN TERMOHON
120
  • Pemohon danTermohon tersebut, maka tujuan pernikahan menjadi tidak bisa dicapai ;Menimbang, bahwa faktafakta tersebut diatas tekah menunjukan bahwaperkawinan Pemohon dan Termohon telah pecah dan tidak bisa dipertahankan lagi,karena sudah tidak adanya kehendak dari para pihak untuk melanjutkanperkawinannya, dengan demikian penyelesaian yang dipandang adil dan bermanfaatbagi kedua belah pihak adalah perceraian ;Menimbang, bahwa pada dasarnya menurut ajaran agama Islam perceraianmerupakan perbuatan tercela
Register : 19-04-2010 — Putus : 18-05-2010 — Upload : 08-12-2011
Putusan PA MAGETAN Nomor 393 /Pdt.G/2010/PA.Mgt
Tanggal 18 Mei 2010 — Pemohon termohon perdata
120
  • Pemohon danTermohon tersebut, maka tujuan pernikahan menjadi tidak bisadicapai ; Menimbang bahwafakta fakta tersebut diatas telahmenunjukkan bahwa perkawinan Pemohon dan Termohon telah pecah dantidak bisa dipertahankan lagi, karena sudah tidak adanya kehendakdari para pihak untuk melanjutkan perkawinannya, dengan demikianpenyelesaian yang dipandang adil dan bermanfaat bagi kedua belahpihak adalah perceraian ;~ ere e ee Menimbang bahwa pada dasarnya = menurut ajaran Islamperceraian merupakan perbuatan tercela
Register : 26-09-2011 — Putus : 08-11-2011 — Upload : 01-05-2012
Putusan PA BANGKALAN Nomor 0699/Pdt.G/2011/PA.Bkl
Tanggal 8 Nopember 2011 — PEMOHON DAN TERMOHON
181
  • Pemohon danTermohon tersebut, maka tujuan pernikahan menjadi tidak bisa dicapai ;Menimbang, bahwa faktafakta tersebut diatas tekah menunjukan bahwaperkawinan Pemohon dan Termohon telah pecah dan tidak bisa dipertahankan lagi,karena sudah tidak adanya kehendak dari para pihak untuk melanjutkanperkawinannya, dengan demikian penyelesaian yang dipandang adil dan bermanfaatbagi kedua belah pihak adalah perceraian ;Menimbang, bahwa pada dasarnya menurut ajaran agama Islam perceraianmerupakan perbuatan tercela
Register : 10-03-2014 — Putus : 14-03-2014 — Upload : 23-04-2014
Putusan PN LHOK SEUMAWE Nomor 13/Pdt.P/2014/PN-LSM
Tanggal 14 Maret 2014 —
292
  • ;Menimbang, bahwa menurut hukum untuk ditetapbkan menjadi wali sedapatdapatnya diambil dari keluarga anak tersebut atau orang lain yang sudah dewasadan berpikiran sehat, adil, jujur serta berkelakuan baik ;Menimbang, bahwa OKTA PIANSA saat ini tinggal bersama pemohon danpemohon telah merawat dan memperlakukan OKTA PIANSA dalam kesehariannyadengan baik dan pada diri Pemohon sendiri menurut Pengetahuan Hakim dipersidangan tidak terdapat halhal atau sesuatu yang tidak wajar atau mempunyaikelakuan tercela
Register : 24-08-2010 — Putus : 22-02-2011 — Upload : 20-02-2013
Putusan PA BANGKALAN Nomor 0619/Pdt.G/2010/PA.Bkl
Tanggal 22 Februari 2011 — PEMOHON DAN TERMOHON
230
  • Pemohon danTermohon tersebut, maka tujuan pernikahan menjadi tidak bisa dicapai ;Menimbang, bahwa faktafakta tersebut diatas telah menunjukan bahwaperkawinan Pemohon dan Termohon telah pecah dan tidak bisa dipertahankan lagi,karena sudah tidak adanya kehendak dari para pihak untuk melanjutkanperkawinannya, dengan demikian penyelesaian yang dipandang adil dan bermanfaatbagi kedua belah pihak adalah perceraian ;Menimbang, bahwa pada dasarnya menurut ajaran agama Islam perceraianmerupakan perbuatan tercela
Register : 18-10-2011 — Putus : 29-11-2011 — Upload : 01-05-2012
Putusan PA BANGKALAN Nomor 0771/Pdt.G/2011/PA.Bkl
Tanggal 29 Nopember 2011 — PEMOHON DAN TERMOHON
170
  • Pemohon danTermohon tersebut, maka tujuan pernikahan menjadi tidak bisa dicapai ;Menimbang, bahwa faktafakta tersebut diatas tekah menunjukan bahwaperkawinan Pemohon dan Termohon telah pecah dan tidak bisa dipertahankan lagi,karena sudah tidak adanya kehndak dari para pihak untuk melanjutkanperkawinannya, dengan demikian penyelesaian yang dipandang adil dan bermanfaatbagi kedua belah pihak adalah perceraian ;Menimbang, bahwa pada dasarnya menurut ajaran agama Islam perceraianmerupakan perbuatan tercela
Register : 21-03-2012 — Putus : 18-04-2012 — Upload : 25-09-2013
Putusan PA BANGKALAN Nomor 0241/Pdt.G/2012/PA.Bkl
Tanggal 18 April 2012 — PEMOHON DAN TERMOHON
171
  • Pemohon danTermohon tersebut, maka tujuan pernikahan menjadi tidak bisa dicapai ;Menimbang, bahwa faktafakta tersebut diatas telah menunjukan bahwa perkawinan Pemohondan Termohon telah pecah dan tidak bisa dipertahankan lagi, karena sudah tidak adanya kehendak daripara pihak untuk melanjutkan perkawinannya, dengan demikian penyelesaian yang dipandang adil danbermanfaat bagi kedua belah pihak adalah perceraian ;Menimbang, bahwa pada dasarnya menurut ajaran agama Islam perceraian merupakanperbuatan tercela
Register : 12-09-2017 — Putus : 04-10-2017 — Upload : 18-10-2017
Putusan PA JEMBER Nomor 1059/Pdt.P/2017/PA.Jr
Tanggal 4 Oktober 2017 — PEMOHON
233
  • Jre Calon suami adalah orang yang baik dan tidak pernah terjerumus dalam perbuatanyang tercela;Menimbang bahwa dikhawatirkan jikalau keduanya tidak segera dinikahkan akanterjadi kemudhorotan yang lebih besar dan karenanya pernikahan keduanya dianggapupaya mencegah kemadorotan tersebut dan hal ini sesuai dengan maksud hujjah syariahyang berbunyi :eI baod > le prio awlaodl i>Artinya : Menghilangkan kesulitan itu didahulukan daripada memperolehkemaslahatan;Menimbang bahwa berdasarkan beberapa pertimbangan
Register : 08-03-2017 — Putus : 23-03-2017 — Upload : 05-04-2017
Putusan PA JEMBER Nomor 132/Pdt.P/2017/PA.Jr
Tanggal 23 Maret 2017 — PEMOHON I DAN PEMOHON II
183
  • Salinan Penetapan Nomor 0132/Padt.P/2017/PA.Jre Antara kedua calon mempelai tidak ada hubungan keluarga dan tidak adahalangan untuk melangsungkan perkawinan yang sah; Calon mempelai suami meskipun belum genap usia 19 tahun dianggapcukup mampu membina rumah dalam perkawinan yang sah;e Calon suami telah mempunyai pekerjaan tetap dan berpenghasilan tetapsetiap bulan sebesar Rp. 700.000, (tujuh ratus ribu rupiah);e Calon suami adalah orang yang baik dan tidak pernah terjerumus dalamperbuatan yang tercela
Register : 19-09-2008 — Putus : 03-02-2009 — Upload : 04-12-2011
Putusan PA MAGETAN Nomor 698/Pdt.G/2008/PA.Mgt
Tanggal 3 Februari 2009 —
140
  • tidak bisa dicapai ;Hukum Islam,tersebut, Menimbang bahwa fakta fakta tersebut di atas telah menunjukkanbahwa perkawinan Penggugat dan Tergugat benar benar telah pecah dantelah sampai pada taraf yang tidak bisa didamaikan lagi,karena sudahtidak adanya kehendak dari para pihak untuk melanjutkan perkawinannya,dengan demikian penyelesaian yang dipandang adil dan bermanfaatkedua belah pihak adalah perceraian ;bagi 2 ee ee Menimbang bahwa pada dasarnya menurut ajaran Islam perceraianmerupakan perbuatan tercela
Register : 26-12-2006 — Putus : 27-02-2006 — Upload : 23-07-2014
Putusan PA PURBALINGGA Nomor 1142/Pdt.G/2006/PA.Pbg
Tanggal 27 Februari 2006 — Pemohon Melawan Termohon
170
  • glod: a:20 argill wilSy)GWblo>iaw,Artinya : Tidak termasuk hal yang tercela menjatuhkan talak atas seorang isteri yangucapannya melukai hati suami atau perbuatannya menimbulkan penderitaan bagiMenimbang, bahwa karena kejadiankejadian di atas, Majelis Hakim berkeyakinanbahwa rumah tangga antara Pemohon dengan Termohon sudah tidak ada ketenteraman dankesejahteraan lahir bathin, sedang perselisihan antara Pemohon dengan Termohon sudahsedemikian rupa sifatnya yang tidak mungkin untuk didamaikan lagi
Register : 12-11-2009 — Putus : 29-12-2009 — Upload : 21-03-2012
Putusan PA MAGETAN Nomor 935/Pdt.G/2009/PA.Mgt
Tanggal 29 Desember 2009 — PEngggugat tergugat
120
  • tujuanpernikahan menjadi tidak bisa dicapai ; Menimbang bahwa fakta fakta tersebut diatas telahmenunjukkan bahwa perkawinan Penggugat dan Tergugat benarbenar telah pecah dan telah sampai pada taraf yang sudahtidak bisa didamaikan lagi, karena sudah tidak adanyakehendak dari para pihak untuk melanjutkan perkawinannya,dengan demikian penyelesaian yang dipandang adil danbermanfaat bagi kedua belah pihak adalah perceraian; Menimbang bahwa pada dasarnya menurut ajaran Islamperceraian merupakan perbuatan tercela
Register : 01-12-2011 — Putus : 28-12-2011 — Upload : 01-03-2013
Putusan PA BANGKALAN Nomor 0915/Pdt.G/2011/PA.Bkl
Tanggal 28 Desember 2011 — PEMOHON DAN TERMOHON
231
  • Pemohon danTermohon tersebut, maka tujuan pernikahan menjadi tidak bisa dicapai ;Menimbang, bahwa faktafakta tersebut diatas tekah menunjukan bahwaperkawinan Pemohon dan Termohon telah pecah dan tidak bisa dipertahankan lagi,karena sudah tidak adanya kehndak dari para pihak untuk melanjutkanperkawinannya, dengan demikian penyelesaian yang dipandang adil dan bermanfaatbagi kedua belah pihak adalah perceraian ;Menimbang, bahwa pada dasarnya menurut ajaran agama Islam perceraianmerupakan perbuatan tercela
Register : 11-08-2009 — Putus : 29-12-2009 — Upload : 15-12-2011
Putusan PA MAGETAN Nomor 650/Pdt.G/2009/PA.Mgt
Tanggal 29 Desember 2009 — Pemohon termohon perdata
110
  • tersebut, maka tujuan pernikahanmenjadi tidak bisa dicapai ; ere e ee Menimbang bahwa fakta fakta tersebut diatas telahmenunjukkan bahwa perkawinan Pemohon dan Termohon telah pecahdan sudah tidak bisa dipertahankan lagi, karena sudah tidakadanya kehendak dari para pihak untuk melanjutkanperkawinannya, dengan demikian penyelesaian yang dipandangadil dan bermanfaat bagi kedua belah pihak adalah perceraian ; ere e ee Menimbang bahwa pada dasarnya menurut ajaran Islamperceraian merupakan perbuatan tercela
Register : 13-10-2008 — Putus : 24-02-2009 — Upload : 08-12-2011
Putusan PA MAGETAN Nomor 458/Pdt.G/2009/PA.Mgt
Tanggal 24 Februari 2009 — Pemohon termohon perdata
173
  • Pemohon dan Termohontersebut, maka tujuan pernikahan menjadi tidak bisa dicapai ; Menimbang bahwa fakta fakta tersebut diatas telah menunjukkanbahwa perkawinan Pemohon dan Termohon telah pecah dan tidak bisadipertahankan lagi, karena sudah tidak adanya kehendak dari para pihakuntuk melanjutkan perkawinannya, dengan demikian penyelesaian yangdipandang adil dan bermanfaat bagi kedua belah pihak adalah perceraian 2 ee ee Menimbang bahwa pada dasarnya menurut ajaran Islam perceraianmerupakan perbuatan tercela
Register : 22-06-2010 — Putus : 22-07-2010 — Upload : 24-09-2012
Putusan PA MAGETAN Nomor 591/Pdt.G/2010/PA.Mgt
Tanggal 22 Juli 2010 — PEMOHON dan TERMOHON
835
  • tangga Pemohon dan Termohon tersebut, makatujuan pernikahan menjadi tidak bisa dicapai ; Menimbang bahwa faktafakta tersebut diatas telah menunjukkan bahwa perkawinanPemohon dan Termohon telah pecah dan tidak bisa dipertahankan lagi, karena sudah tidakadanya kehendak dari para pihak untuk melanjutkan perkawinannya, dengan demikianpenyelesaian yang dipandang adil dan bermanfaat bagi kedua belah pihak adalahperceralan ; Menimbang bahwa pada dasarnya menurut ajaran Islam perceraian merupakanperbuatan tercela
Register : 24-05-2021 — Putus : 04-08-2021 — Upload : 04-08-2021
Putusan PTUN PALEMBANG Nomor 40/G/2021/PTUN.PLG
Tanggal 4 Agustus 2021 — Penggugat:
EDRIANSYAH,SH.
Tergugat:
KEPALA KEPOLISIAN DAERAH SUMATERA SELATAN
355251
  • Perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela, atauLPA/03/I/2020/SIPROPAM, tanggal 02 November 2020tentang dugaan Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri 2020;b.
    Perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela, ataub. Direkomendasikan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH)dari Dinas Polri terhadap Edriansyah, S.H NRP 87020024 JabatanBrig Sat Sabhara Polres Lubuk Linggau.
    Perilaku Pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela;b. Sanksi bersifat Rekomendasi berupa Pemberhentian tidak denganhormat (PTDH) sebagai anggota Polri.
    sebagaimanadimaksud pada ayat (1) huruf (g) dapat dikenakan terhadap TerdugaPelanggar yang melakukan Pelanggaran sebagaimana dimaksud dalamPasal 6 sampai dengan Pasal 16 peraturan ini Cukup jelas bahwaPenggugat selaku Terduga Pelanggar KKEP telah melakukan PelanggaranPasal 7 ayat (1) Setiap anggota Polri wajib huruf b*menjaga danmeningkatkan citra, soliditas, kredibilitas, reputasi dan kehormatan Polri,sehingga putusan Sidang KKEP ; huruf a, menyatakan Perilaku pelanggardinyatakan sebagai perbuatan tercela
    Desember 2020 Tentang Pembentukan Komisi Kode Etik ProfesiKepolisian Negara Republik Indonesia, Kepala Kepolisian ResorLubuklinggau telah membentuk Komisi Kode Etik Profesi Polri yangditugaskan untuk melakukan pemeriksaan terhadap Terduga Pelanggar;Bahwa kemudian dilaksanakan Sidang Komisi Kode Etik Profesi POLRIterhadap Penggugat, yang menjatuhkan Putusan Nomor:PUT.KEPP/05/XII/ 2020 tanggal 28 Desember 2020, dengan sanksiadministratif yang berupa perilaku pelanggar dinyatakan sebagaiperbuatan tercela
Putus : 08-04-2014 — Upload : 15-07-2014
Putusan PN SRAGEN Nomor 10/Pid.SUS/2014/PN.Sgr
Tanggal 8 April 2014 — WIDODO als DODOK Bin PAWIRO
445
  • menurutMajelis Hakim artinya mencakup perbuatan melawan hukum dalam artiformil maupun dalam arti materiil, dimana dalam arti formil mengandungmakna segala tindakan/ perbuatan yang bertentangan dengan ketentuanperundangundangan yang berlaku, sementara dalam arti materiilmengandung makna mempunyai cakupan yang lebih luas dimana perbuatantersebut selain bertentangan dengan ketentuan/aturan tertulis juga dapatdiartikan bertentangan dengan aturan/ketentuan yang tidak tertulis yangmana perbuatan tersebut dianggap tercela
    hukum secara luas, dimana perbuatan melawan hukumitu sebagai suatu unsur yang tidak hanya melawan hukum terhadap kaidahHalaman 25 dari 29 halaman perk No: 10/Pid.Sus/2014/PN.Srg.yang tertulis saja (UndangUndang), tetapi juga kaidah hukum yang tidaktertulis seperti dasardasar hukum pada umumnya atau dengan kata lainperbuatan melawan hukum dalam arti materiil adalah semua perbuatan yangselain dari perbuatan tersebut dilarang dan diancam oleh masyarakat sebagaisuatu perbuatan yang tidak patut dan tercela
    Bahwa tindakan terdakwa sebagaiamanauraian diatas pun menurut Majelis telah telah memenuhi criteria tindakanmelawan hukum secara materiil, yakni tindakan terdakwa menggunakannarkotika tersebut dilarang dan diancam oleh masyarakat sebagai suatutindakan yang tidak patut dan tercela atau tindakan yang bertentangan dengantata susila, kehatihatian, ketelitian, dan kepatutan, oleh karena akibat darimenggunakan narkotika dapat menyebabkan kepada kerusakan fungsi syarafotak, sehingga masyarakat menganggap
Putus : 24-03-2014 — Upload : 05-06-2015
Putusan PN SRAGEN Nomor 11/Pid.Sus/2014/PN.SRG
Tanggal 24 Maret 2014 — SLAMET RIYADI Alias SLAMET Bin NANDIR (Alm)
344
  • Hakim artinya mencakup perbuatan melawan hukum dalam arti20formil maupun dalam arti materiil, dimana dalam arti formil mengandungmakna segala tindakan/ perbuatan yang bertentangan dengan ketentuanperundangundangan yang berlaku, sementara dalam arti materiilmengandung makna mempunyai cakupan yang lebih luas dimana perbuatantersebut selain bertentangan dengan ketentuan/aturan tertulis juga dapatdiartikan bertentangan dengan aturan/ketentuan yang tidak tertulis yangmana perbuatan tersebut dianggap tercela
    materiil (imateriele wederrechtelykheid) adalahperbuatan melawan hukum secara luas, dimana perbuatan melawan hukumitu sebagai suatu unsur yang tidak hanya melawan hukum terhadap kaidahyang tertulis saja (UndangUndang), tetapi juga kaidah hukum yang tidaktertulis seperti dasardasar hukum pada umumnya atau dengan kata lainperbuatan melawan hukum dalam arti materiil adalah semua perbuatan yangselain dari perbuatan tersebut dilarang dan diancam oleh masyarakat sebagaisuatu. perbuatan yang tidak patut dan tercela
    Bahwa tindakanterdakwa sebagaiamana uraian diatas pun menurut Majelis telah telahmemenuhi criteria tindakan melawan hukum secara materiil, yakni tindakanterdakwa menggunakan narkotika tersebut dilarang dan diancam olehmasyarakat sebagai suatu tindakan yang tidak patut dan tercela atau tindakanyang bertentangan dengan tata susila, kehatihatian, ketelitian, dan kepatutan,oleh karena akibat dari menggunakan narkotika dapat menyebabkan kepadakerusakan fungsi syaraf otak, sehingga masyarakat menganggap