Ditemukan 5605 data

Urut Berdasarkan
 
Putus : 24-01-2024 — Upload : 07-03-2024
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 12 K/Pdt.Sus-PHI/2024
Tanggal 24 Januari 2024 — ASEP SOBARI, DKK lawan PT PENDEKAR BODOH cq PT PENDEKAR BODOH CABANG BANDUNG (D’COST BANDUNG INDAH PLAZA-BIP) BANDUNG dan DINAS KETENAGAKERJAAN KOTA BANDUNG
4632 Berkekuatan Hukum Tetap
  • ASEP SOBARI, DKK lawan PT PENDEKAR BODOH cq PT PENDEKAR BODOH CABANG BANDUNG (DCOST BANDUNG INDAH PLAZA-BIP) BANDUNG dan DINAS KETENAGAKERJAAN KOTA BANDUNG
Register : 08-12-2023 — Putus : 21-02-2024 — Upload : 22-02-2024
Putusan PN SIDOARJO Nomor 804/Pid.B/2023/PN Sda
Tanggal 21 Februari 2024 — Penuntut Umum:
MARSANDI, S.H., M.H.
Terdakwa:
SISKA YULIANA
1411
  • Uang Shipment Cost tanggal 22/09/2021 total sebesar Rp. 5.415.000

    13. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 21/09/2021 total sebesar Rp. 4.835.000

    14. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 20/09/2021 total sebesar Rp. 4.075.000

    15. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 18/09/2021 total sebesar Rp. 4.575.000

    Cost tanggal 14/09/2021 total sebesar Rp. 6.400.000

    20. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 13/09/2021 total sebesar Rp. 5.505.000

    21. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 11/09/2021 total sebesar Rp. 4.330.000

    22. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 10/09/2021 total sebesar Rp. 6.705.000

    23.

    1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 09/09/2021 total sebesar Rp. 5.215.000

    24. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 08/09/2021 total sebesar Rp. 4.930.000

    25. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 07/09/2021 total sebesar Rp. 4.020.000

    26. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal

    1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 01/09/2021 total sebesar Rp. 4.270.000

    31. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 31/08/2021 total sebesar Rp. 5.015.000

    32. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 30/08/2021 total sebesar Rp. 5.050.000

    33. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 28/08/2021

    Uang Shipment Cost tanggal 04/08/2021 total sebesar Rp. 6.530.000

    52. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 03/08/2021 total sebesar Rp. 3.450.000

    53. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 02/08/2021 total sebesar Rp. 4.220.000

    54. 1 lembar tanda terima rekap penggunaan Uang Shipment Cost tanggal 31/07/2021 total sebesar Rp. 4.910.000

Register : 24-02-2012 — Putus : 17-04-2013 — Upload : 18-11-2017
Putusan PN JAKARTA BARAT Nomor 100/PDT.G/2012/PN.JKT.BAR
Tanggal 17 April 2013 — PT. MEDIA TELEVISI INDONESIA; Lawan; PT. GLOBAL INTERNUSA KOMUNIKASINDO dan RAJA ASDI
11828
  • Menyatakan Tergugat telah melakukan wanprestasi tidak melunasi sisa pembayaran Biaya Produksi (Production cost) dan Biaya Penayangan (airing cost) mengakibatkan kerugian materil bagi Penggugat ; ------------5.
    Menghukum Tergugat untuk melakukan pembayaran sisa kewajibannya berupa Biaya Produksi (Production cost) dan Biaya Penayangan (airing cost) Kepada Penggugat, serta ganti rugi materil dan denda sejak dibacakannya putusan dengan perincian sebagai berikut : ----------------- Biaya Produksi (Cost Production) : --------------------------------------------Sisa biaya produksi (Production cost) yang belum dibayarkan oleh Tergugat kepada Penggugat sebesar Rp.339.681.816,- (Tiga ratus tiga puluh sembilan
    juta enam ratus delapan puluh satu ribu delan ratus enam belas rupiah). -------------------------------------------------------- Biaya Penayangan (airing cost) : ----------------------------------------------Siasa biaya penayangan (airing cost) yang belum dibayarkan oleh Tergugat kepada Penggugat sebesar Rp.485.500.000- (empat ratus delapan puluh lima juta lima ratus ribu rupiah). ---------------------------- Denda berdasarkan perjanjian kerjasama program Managing The Nation (MTN)
    Sehingga denda yang diperhitungkan sejak tanggal tagihan (invoice) terakhir ialah sebagai berikut : --------- Biaya Produksi (Production Cost) perinciannya Rp.339.681.816,- x 1/1000 x 200 hari = Rp. 67.926.363,- --------- Biaya Penayangan (airing cost) perinciannya Rp.485.000.000,- x 1/1000 x 153 hari = Rp. 74.281.500,- -----------------------------------Sehingga jumlah denda sebesar Rp.142.207.863,- (seratus empat puluh dua juta dua ratus tujuh ribu delapan ratus enam puluh tiga rupiah
    yang tidak terhingga, namun untuk menilai kerugian materilnya Penggugat menghitung berdasarkan nilai bunga bank sehingga tertulis sebagai berikut : ----------------------- Biaya Produksi (Production Cost) perinciannya Rp.339.681,816,- + Rp. 67.936.363,- + Rp. 20.380.908,- x 6% = Rp. 25.679.945,- -------------------------------------------------------------- Biaya Penayangan (airing cost) perinciannya Rp.485.000.000,- + Rp. 74.281.500 + Rp. 24.275.000 x 5 % = Rp. 29.505..825,- --Total
    Bahwa dalam melaksanakan tanggung jawab dan kewajibannyaPenggugat telah mengeluarkan biaya produksi (production cost) danbiaya penayangan (Airing cost) serta telah membayar pajakpajak penjualan atau pajak pendapatan.6.
    Alasan diajukannya gugatan wanprestasi ini adalah oleh karenaTergugat tidak melaksanakan seluruh tanggung jawab dankewajibannya berupa pembayaran biaya produksi (production cost) danbiaya penayangan (airing cost) kepada Penggugat.
    Bahwa biaya produksi (production cost) dan biaya penayangan (airingcost) yang tidak dibayar oleh Tergugat perinciannya adalah sebagaiberikut : = Biaya produksi (production cost) sebesar Rp.339.681.816, (tigaratus tiga puluh sembilan juta enam ratus delapan puluh satu ribu delapan ratus enam belas rupiah)= Biaya penayangan (airing cost) sebesar Rp. 485.500.000, (Empatratus delapan puluh lima juta lima ratus ribu rupiah) Bahwa terhadap biaya produksi (production cost) dan biayapenayangan (airing cost
    Kerugian Biaya Produksi (Cost Production) : Sisa biaya produksi(Production cost) yang belum dibayarkan oleh Tergugat kepadaPenggugat sebesar Rp.339.681.816, (Tiga ratus tiga puluh sembilanjuta enam ratus delapan puluh satu ribu delan ratus enam belasrupiah). 2. Kerugian Biaya Penayangan (airing cost) : Siasa biaya penayangan(airing cost) yang belum dibayarkan oleh Tergugat kepada Penggugatsebesar Rp.485.500.000 (empat ratus delapan puluh lima juta limaratus ribu rupiah). 3.
    Menyatakan Tergugat telah melakukan wanprestasi tidak melunasi sisapembayaran Biaya Produksi (Production cost) dan Biaya Penayangan(airing cost) mengakibatkan kerugian materil bagi Penggugat ; 5.
Register : 08-05-2023 — Putus : 30-08-2023 — Upload : 02-11-2023
Putusan PN BANDUNG Nomor 77/Pdt.Sus-PHI/2023/PN Bdg
Tanggal 30 Agustus 2023 — Pendekar Bodoh Cabang Bandung alias D cost Bandung Indah Plaza BIP Bandung 2. Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung
1450
  • Pendekar Bodoh Cabang Bandung alias D cost Bandung Indah Plaza BIP Bandung2. Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung
Putus : 24-04-2013 — Upload : 12-07-2013
Putusan PN KISARAN Nomor 59/Pid.B/3013/PN-Kis
Tanggal 24 April 2013 — HASANUDDIN SIRAIT ALS HASAN BACOK
193
  • , saksi BRIPKA SURIADI IRAWAN,dan saksi BRIPTU SUHARDI memantau kegiatan orang orang dikomplekcostcostan tersebut, ada beberapa orang laki laki tidak dikenal datangdan keluar kekomplek Cost costan dan kelihatan beberapa orang laki lakiyang datang menjumpai terdakwa yang terlihat keluar dari kamar Costyang paling depan yang diketahui adalah kamar cost pacar terdakwa yankisaksi Rieke Adriati, kemudian datang 2 (dua) orang lagi laki lakikekomplek cost costan, melihat orang yang datang tersebut selalumenjumpai
    Dan pada saatdilakukan pemeriksaan/penggeledahan terhadap badan terdakwa dankamar cost tersebut disaksikan oleh saksi Amry Azhari selaku KepalaLingkungan dan saksi Amansyah Siregar selaku Anggota KepolisianMasyarakat (Polmas).Kemudian saksi FAJAR SETIAWAN yang saat itu sudah memegangkunci mobil yang ditemukan didalam kamar cost tersebut, bertanyakepada terdakwa itu mobil siapa, lalu pada awalnya terdakwamengatakan tidak tau....karena aku datang kekamar cost naiksepeda motor diantarkan kawanku namun
    setelah diinterogasiakhirnya terdakwa mengakui bahwa mobil Toyota Avanza yang parkirdihalaman depan kamar Cost adalah mobil yang dirental oleh terdakwa,kemudian dilakukan pemeriksaan/penggeledahan terhadap isi MobilToyota Avanza BK 1491 VK yang diparkir dihalaman cost oleh saksiJIMMI HUTAJULU , sedangkan saksisaksi yang lain yang turutmenyaksikan pemeriksaan/penggeledahan tetap diluar mobil dengankondisi pintu mobil terbuka.
    Dan pada saat10dilakukan pemeriksaan/penggeledahan terhadap badan terdakwa dankamar cost tersebut disaksikan oleh saksi Amry Azhari selaku KepalaLingkungan dan saksi Amansyah Siregar selaku Anggota KepolisianMasyarakat (Polmas).Kemudian saksi FAJAR SETIAWAN yang saat itu sudah memegangkunci mobil yang ditemukan didalam kamar cost tersebut, bertanyakepada terdakwa itu mobil siapa, lalu pada awalnya terdakwamengatakan tidak tau....karena aku datang kekamar cost naiksepeda motor diantarkan kawanku namun
Putus : 24-04-2013 — Upload : 18-09-2013
Putusan PN KISARAN Nomor 59/Pid.B/2013/PN-KIS
Tanggal 24 April 2013 — HASANUDDIN SIRAIT ALS HASAN BACOK
173
  • , saksi BRIPKA SURIADI IRAWAN,dan saksi BRIPTU SUHARDI memantau kegiatan orang orang dikomplekcostcostan tersebut, ada beberapa orang laki laki tidak dikenal datangdan keluar kekomplek Cost costan dan kelihatan beberapa orang laki lakiyang datang menjumpai terdakwa yang terlihat keluar dari kamar Costyang paling depan yang diketahui adalah kamar cost pacar terdakwa yankisaksi Rieke Adriati, kemudian datang 2 (dua) orang lagi laki lakikekomplek cost costan, melihat orang yang datang tersebut selalumenjumpai
    Dan pada saatdilakukan pemeriksaan/penggeledahan terhadap badan terdakwa dankamar cost tersebut disaksikan oleh saksi Amry Azhari selaku KepalaLingkungan dan saksi Amansyah Siregar selaku Anggota KepolisianMasyarakat (Polmas).Kemudian saksi FAJAR SETIAWAN yang saat itu sudah memegangkunci mobil yang ditemukan didalam kamar cost tersebut, bertanyakepada terdakwa itu mobil siapa, lalu pada awalnya terdakwamengatakan tidak tau....karena aku datang kekamar cost naiksepeda motor diantarkan kawanku namun
    setelah diinterogasiakhirnya terdakwa mengakui bahwa mobil Toyota Avanza yang parkirdihalaman depan kamar Cost adalah mobil yang dirental oleh terdakwa,kemudian dilakukan pemeriksaan/penggeledahan terhadap isi MobilToyota Avanza BK 1491 VK yang diparkir dihalaman cost oleh saksiJIMMI HUTAJULU , sedangkan saksisaksi yang lain yang turutmenyaksikan pemeriksaan/penggeledahan tetap diluar mobil dengankondisi pintu mobil terbuka.
    Dan pada saat10dilakukan pemeriksaan/penggeledahan terhadap badan terdakwa dankamar cost tersebut disaksikan oleh saksi Amry Azhari selaku KepalaLingkungan dan saksi Amansyah Siregar selaku Anggota KepolisianMasyarakat (Polmas).Kemudian saksi FAJAR SETIAWAN yang saat itu sudah memegangkunci mobil yang ditemukan didalam kamar cost tersebut, bertanyakepada terdakwa itu mobil siapa, lalu pada awalnya terdakwamengatakan tidak tau....karena aku datang kekamar cost naiksepeda motor diantarkan kawanku namun
Putus : 17-10-2012 — Upload : 08-09-2014
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 156 B/PK/PJK/2011
Tanggal 17 Oktober 2012 — DIREKTUR JENDERAL PAJAK VS PT. BUMIPUTERA – BOT FINANCE
13182 Berkekuatan Hukum Tetap
  • dilakukan setiap akhir bulan dengan mengalikanselisih nilai buying dan selling rate dengan jumlah hari sampai dengan akhirbulan periode yang bersangkutan dan dibagi dengan jumlah hari dalam kontrak ;Bahwa pencatatan Akrual Swap di bulan pertama :SWAP Cost IDR 85.841.105,00Accrued SWAP Cost IDR 85.841.105,00*pengakuan SWAP Cost dilakukan pada setiap akhir bulan dengan melakukan jurnal akrualAccrued SWAP Cost = (Buying Rate Selling Rate) x Nilai Kontrak x (Jumlah hari dalam bulan pertama jumlah haridalam
    1 kontrak)Accrued SWAP Cost = (10.405 11.268,18) X US$ 2.000.000) X (9/181) IDR 85.841.105,004 Bahwa selanjutnya akrual Swap Cost pada bulan pertama akan dilakukan jurnalbalik secara otomotis pada awal bulan kedua dan pada akhir bulan keduadilakukan kembali jurnal akrual Swap Cost dengan nilai akumulasi dari bulanpertama sampai dengan bulan kedua :Accrued SWAP Cost IDR 85.841.105,00SWAP Cost IDR 85.841.105,00*Jurnal balik otomatis atas akrual SWAP Cost bulan sebelumnyaSWAP Cost IDR 352.902.320,00Accrued
    SWAP Cost IDR 352.902.320,00*Di bulan kedua akan dilakukan jurnal akrual SWAP Cost akumulatif dengan bulan sebelumnya*Begitu seterusnya sampai dengan akhir kontrak ;5.
    ), yaitu biaya bungamengambang (floating rate) yang akan Pemohon Banding bayarkan pada saatjatuh tempo ;Bahwa Jurnal Akrual Cross Currency Swap Cost dilakukan setiap akhir bulandengan mengalikan nilai kontrak dengan tingkat bunga yang telah ditetapkanpada kontrak ;Cross Currency Swap Cost pada bulan pertama :Cross Curency SWAP Cost 1DR 28.847.605,00Accrued Cross Curency SWAP Cost IDR 28.847.605,00*Pengakuan cross currency SWAP Cost dilakukan pada setiap akhir bulan dengan melakukan jumal akrualBahwa
    selanjutnya akrual Cross Currency Swap Cost pada bulan pertama akandilakukan jurnal balik secara otomotis pada awal bulan kedua dimana pada akhirbulan kedua dilakukan kembali jurnal akrual Cross Currency Swap Cost dengannilai akumulasi dari bulan pertama sampai dengan bulan kedua ;Accrued Cross Currency SWAP Cost DR 28.847.605,00Cross Currency SWAP Cost IDR 28.847.605,00*Jurnal balik otomatis atas awal Cross Currency SWAP Cost bulan sebelumnyaCross Currency SWAP Cost IDR 252.416.547,00Accrued Cross
Putus : 31-01-2011 — Upload : 04-07-2011
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 90 B/PK/PJK/2008
Tanggal 31 Januari 2011 — DIREKTUR JENDERAL PAJAK VS PT. NUSA HALMAHERA MINERALS
4539 Berkekuatan Hukum Tetap
  • No. 90/B/PK/PJK/2008 (amortisasi pre establishment cost ) sebesar US$11,011,719.00 dengan alasan bahwa biaya tersebut belumdisetujui oleh DJP, dan karena itu tidak dapat dijadikanpengurang dalam perhitungan penghasilan kena pajak Tahun1998 Pemohon Banding;MenurutPemohon Banding:Bahwa Pemohon Banding tidak setuju dengan koreksi yangdilakukan Pemeriksa atas biaya pemegang saham tersebut;Bahwa pembebanan biaya pemegang saham yang dikeluarkansebelum perusahaan berdiri (pre establishment cost) telahPemohon
    Aneka Tambang telahmengakui preestablisment cost tersebut yaitu modalPT. Aneka Tambang yang semula berupa utang dan telahdilunasi oleh PT. Aneka Tambang pada Tahun 2005Hal 9 dari 16 hal. Put.
    Sampai dengan penerbitan SKP Nihil PPh Badan Nomor :00002/ 506/97/091/04 tanggal 27 Desember 2004 belumada permohonan Persetujuan preestablisment cost dariTermohon Peninjauan Kembali; Termohon Peninjauan Kembali (Pemohon Banding)menyampaikan permohonan persetujuan pre establismentcost kepada Direktorat Jenderal Pajak melalui suratNomor: 2012/NHMTR/X11/2004 tanggal 20 Desember 2004 Direktorat Jenderal Pajak tidak menyetujui preestablisment cost dibebankan sebagai biayaberdasarkan surat Nomor : S135
Register : 22-04-2010 — Putus : 18-06-2013 — Upload : 13-12-2013
Putusan PENGADILAN PAJAK Nomor Put.45601/PP/M.II/13/2013
Tanggal 18 Juni 2013 — Pemohon Banding dan Terbanding
17337
  • .: bahwa Terbanding melakukan koreksi DPP PPh Pasal 26 berdasarkanekualisasi antara obyek PPh Pasal 26 dalam SPT Masa PPh Pasal 26 denganpembebanan biaya dalam laporan keuangan SPT PPh Badan dengan rinciansebagai berikut: USD Rp551020 Subcontracting, Nokia Internal Services, 11,897,221.59 109,278,716,665631000 Technical Training Arranged by Nokia 332,795.04 3,056,798,985631100 Nontechnical training arranged by Nokia 14,277.30 131,140,284750100 Cost transfers within Nokia, Expenses 53,430.34 490,769,962750120
    Development Subcontr Cost Transfer Exp Int 1,464.72 13,453,790752100 HR cost transfer within Nokia, Expenses 8,925.15 81,979,556752330 BI use Cost Transfer within Nokia, Expenses 2,552,419.02 23,444,555,755752600 Training cost Transf Exp Nokia Internal 921,211.91 8,461,543,272831300 Interest Expense, Short Term Loan Nok Int 3,072,060.82 28,217,585,206Obyek PPh Pasal 26 pada Laporan Keuangan 18,853,805.89 173,176,543,475Dikurangi: Selisih kurang atas obyek PPh Pasal 23 (10,254,657,334)Jumlah obyek
    Pasal 26yang kurang/belum dipotong/dilaporkan dalam SPT Masa PPh Pasal 26, yangtelah diketahui dengan pasti rinciannya (bukan hanya dari total biaya yangterjadi).bahwa dalam persidangan telah dilakukan penelitian bersama atas buktibuktipendukung yang diperlihatkan oleh Pemohon Banding yang terdiri dari:e Rincian koreksi atas objek PPh Pasal 26,e Pembagian / klasifikasi atas objek dan non objek PPh Pasal 26 untuk akun 551020,Jurnal pencatatan atas reklasifikasi dari work in process (inventory) ke cost
    tersebut, Majelisberpendapat terdapat cukup bukti yang mendukung sebagian alasan bandingPemohon Banding serta yang mendukung dasar koreksi Terbanding untuksebagian sehingga perhitungan angkaangka obyek PPh Pasal 26 menjadisebagai berikut:Mnrt Terbanding SeharusnyaAkun 551020 Subcontracting, Nokia Int Service) $11,897,221.59 $ 3,269,999.59 Akun 631000 Technical Training Arranged by Nokia $ 332,795.04 $ 332,795.04Akun 631100 Nontechnical training arranged by Nokia $ 14,277.30 8 $ 14,277.30Akun 750100 Cost
    transfers within Nokia, Expenses $ 53,430.34 $ 53,430.34Akun 750120 Development Subcontr Cost Transfer Exp Int $ 1,464.72 $ 1,464.72Akun 752100 HR cost transfer within Nokia, Expenses $ 8,925.15 $ 8,925.15Akun 752330 BI use Cost Transfer within Nokia, Expenses $ 2,552,419.02 $ 2,552,419.02Akun 752600 Training cost Transf Exp Nokia Internal $ 921,211.91 $ 921,211.91Akun 831300 Interest Expense, Short Term Loan Nok Int $ 3,072,060.82 $ 3,072,060.82Akun 550045 Contractor cost service $ $ 556,509.53Akun
Register : 21-07-2017 — Putus : 29-08-2017 — Upload : 01-11-2017
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 1466 B/PK/PJK/2017
Tanggal 29 Agustus 2017 — DIREKTUR JENDERAL PAJAK VS BUT. ENSCO BOLLAND BV;
6142 Berkekuatan Hukum Tetap
  • Putusan Nomor 1466/B/PK/PJK/201 7Bahwa atas reimbursable cost tersebut termasuk sebagai penghasilan brutokarena tercantum dalam kontrak drilling sesuai dengan Keputusan MenteriKeuangan Nomor 628/KMK.04/1991 Pasal 1 angka (2);Bahwa atas reimbursable cost tersebut telah ditambahkan margin keuntunganyang bervariasi antara 2% sampai dengan 10% (yang oleh Pemohon Bandingdisebut sebagai handling charge) sehingga tidak memenuhi kriteria.
    Adalah tidak tepat bagiTerbanding untuk memperlakukan handling charge sebagai bagian yangtidak terpisahkan dari reimbursed cost dan menganggap Pemohon Bandingmemperoleh margin keuntungan dari reimbursed cost.
    Charges dan Reimburseable Cost kurang dari 10%maka tidak dikenakan pajak tidak dapat diterima karena atasReimburseable Cost tersebut telah ditambahkan marginkeuntungan yang bervariasi antara 2% s.d. 10% (yang olehPemohon Banding margin keuntungan tersebut disebut sebagaihandling charge), sehingga tidak memenuhi kriteria angka 3butir 3.1 Surat Edaran Direktur Jendereal Pajak Nomor SE21/PJ.31/1991 tanggal 31 Desember 1991;Bahwa reimburseable cost tidak memenuhi definisi SE21/PJ.31/1991 Pasal 3.1 (
    Oleh karenanyahandling charge yang diakui Pemohon Banding, substansinyamerupakan marjin/ tambahan tagihan atas reimbursable cost;Halaman 21 dari 38 halaman.
    dan Handling Cost selama Tahun2007, dengan rincian sebagai berikut: Uraian Jumlah (Rp)Total E & P 1.445.843.154BP Berau 19.502.110.845Chevron Ind.
Putus : 27-03-2018 — Upload : 14-11-2018
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 342 K/PDT/2018
Tanggal 27 Maret 2018 — PT. GLOBAL INTERNUSA KOMUNIKASINDO DAN RAJA ASDI, SELAKU PRIBADI DAN ATAU SELAKU DIREKTUR, PENGELOLA “GINSA PRODUCTION” VS PT. MEDIA TELEVISI INDONESIA ADALAH PENGELOLA TELEVISI SWASTA DIKENAL DENGAN NAMA METRO TV
8532 Berkekuatan Hukum Tetap
  • ) dan Biaya Penayangan(airing cost) mengakibatkan kerugian materil bagi Penggugat;Menghukum Tergugat dan memerintahkan Tergugat untuk melakukanpembayaran sisa kewajibannya berupa Biaya Produksi (Production cost)dan Biaya Penayangan (airing cost) Kepada Penggugat, serta ganti rugihalaman 2 dari 12 hal.
    Nomor 342 K/Pdt/2018materil dan denda sejak dibacakannya putusan dengan perincian sebagaiberikut:1.Biaya Produksi (Cost Production):Sisa biaya produksi (Production cost) yang belum dibayarkan olehTergugat kepada Penggugat sebesar Rp339.681.816,00 (tiga ratustiga puluh sembilan juta enam ratus delapan puluh satu ribu delanratus enam belas rupiah);.
    Menyatakan Tergugat telah melakukan wanprestasi tidak melunasi sisapembayaran Biaya Produksi (Production cost) dan Biaya Penayangan(airing cost) mengakibatkan kerugian materil bagi Penggugat;halaman 5 dari 12 hal. Put. Nomor 342 K/Pdt/20185.
    Menghukum Tergugat untuk melakukan pembayaran sisa kewajibannyaberupa Biaya Produksi (Production cost) dan Biaya Penayangan (airingcost) Kepada Penggugat, serta ganti rugi materil dan denda sejakdibacakannya putusan dengan perincian sebagai berikut:Biaya Produksi (Cost Production):Sisa biaya produksi (Production cost) yang belum dibayarkan olehTergugat kepada Penggugat sebesar Rp339.681.816,00 (tiga ratustiga puluh sembilan juta enam ratus delapan puluh satu ribu delanratus enam belas rupiah);Biaya
    ) dan biaya penayangan(airing cost) mengakibatkan kerugian materil bagi Penggugat;Menghukum Tergugat untuk melakukan pembayaran sisa kewajibannyaberupa biaya produksi (production cost) dan biaya penayangan (airingcost) kepada Penggugat, serta ganti rugi materil dan denda sejakdibacakannya putusan dengan perincian sebagai berikut:Biaya Produksi (Cost Production):Sisa biaya produksi (Production cost) yang belum dibayarkan olehTergugat kepada Penggugat sebesar Rp339.681.816,00 (tiga ratustiga puluh
Putus : 17-10-2012 — Upload : 11-07-2013
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 566/B/PK/PJK/2011
Tanggal 17 Oktober 2012 — DIREKTUR JENDERAL PAJAK vs PT. BUMIPUTERA-BOT FINANCE
19094 Berkekuatan Hukum Tetap
  • Akrual "Svuap Cost" di bulan pertamaSWAP Cost IDR 11.829.890,00;Hal. 10 dari 35 hal.
    Dan pada akhir bulan kedua dilakukan kembali jurnalakrual "Svap Cost" dengan nilai akumulasi dari bulan pertamasampai dengan bulan kedua;Acrued SWAP Cost IDR 11.829.890,00SWAP Cost IDR 11.829.890,00 Jurnal balik otomatis atas akrual SWAP Cost bulansebelumnya;SWAP Cost IDR 72.950.989,00Acrued SWAP Cost IDR 72.950.989,00 Di bulan kedua akan dilakukan jurnal akrual SWAP Costakumulatif dengan bulan sebelumnya; IDR72.950.989,00 = (8.808,84 8.450) x 1.000.000 x (6 +31/183); Begitu seterusnya sampai dengan
    Jurnal Akrual "Cross Currency SwapCost" dilakukan setiap akhir bulan dengan mengalikan nilai kontrakdengan tingkat bunga yang telah ditetapkan pada kontrak;"Cross Currency Swap Cost" pada bulan pertama;Cross Currency SWAP Cost IDR 170,684,932;Accrued Cross Currency SWAP Cost IDR 170,684,932;Hal. 15 dari 35 hal. Put.
    Dan pada akhir bulan kedua dilakukan kembali jurnal akrual"Cross Currency Swap Cost" dengan nilai akumulasi dari bulanpertama sampai dengan bulan kedua;Accrued Cross Currency SWAP Cost IDR 170,684,932;Cross Currency SWAP Cost IDR 170,684,932;Jurnal batik otomatis atas akrual Cross Currency SWAP Cost bulansebelumnya;Cross Currency SWAP Cost IDR 382,334,247;Accrued Cross Currency SWAP Cost IDR 382,334,247; Di bulan kedua akan dilakukan jurnal akrual Cross Currency SWAPCost akumulatif dengan bulan sebelumnya
    Bahwa apabila dalam tahun berjalan terdapat pembayaran "CrossCurrency Swap Cost" maka jurnal atas transaksi tersebut adalahsebagai berikut:Cross Currency SWAP Cost IDR 1,242,586,301;BTM Rupiah (1020101) IDR 1,242,586,301.37;Pembayaran SWAP Cost setiap enam bulan yang sesuai dengankontrak= (17,800,000,000 x 14% x 182/365 = 1.242.586, 301);8.
Register : 20-12-2011 — Putus : 28-12-2012 — Upload : 21-12-2013
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 806 B/PK/PJK/2011
Tanggal 28 Desember 2012 — DIRJEN PAJAK VS PT. LEIGHTON CONTRACTORS INDONESIA;
5442 Berkekuatan Hukum Tetap
  • Jurnal audit adjustment yang dilakukan oleh auditor adalahsebagai berikut :Db. 5976 Tracks & tires provision US$ 322,529.00;Db. 5977 Repairs & maintenance provision US$ 143,173.00;Kr. 7120 Plant Cost US$ 465,702.00;Bahwa dengan demikian di dalam audit report total saldo akhirdari akunakun tersebut menjadi nol.
    perincian NomorTanggal Akun Keterangan Jumlah (USS31Jan06 7120 Plant Cost 150,0005976 Tracks & tires provision 15,00028Feb06 5976 Tracks & tires provision 300,0007120 Plant Cost 300,00030Jun06 5976 Tracks & tires provision 172,5297120 Plant Cost 172,52931Jan06 7120 Plant Cost 80,0005977 Repair & maintenance provision 80,00031Mei06 5977 Repair & maintenance provision 200,0007120 Plant Cost 200,00030Jun06 5977 Repair & maintenance provision 23,1737120 Plant Cost 23,17330Jun06 5977 Repair & maintenance
    provision 23,1737120 Plant Cost 23,17330Jun06 7120 Plant Cost 23,1735977 Repair & maintenance provision 23,173 Bahwa sehingga saldo provisi tersebut di akhir tahun buku yang berakhir30 Juni 2006 (tahun bukum 2005) menjadi nol dengan detail sebagai berikut:Akun 5976 Tracks & tires provision Akun 5976maintenance & provisiontanggalSaldo awal31/01/200628/02/200630/06/2006TotalSaldo akhir debit(USS) Kredit (USS)(322,529)(150,000)300,000172,529472,529 (472,529) Halaman 8 dari 25 halaman.
    tahun buku yang berakhir 30 Juni 2006(tahun buku 2005);Bahwa dengan demikian, auditor melakukan RE Reconciliation untukaudit adjustment atas provisi tersebut dengan jurnal sebagai berikut :Db. 7120 Plant Cost US$ 465,702Kr.
    Biaya proyek kepada Minopex sebesar USD 515,055.00 untukSebuku Coal Project ;Bahwa Pemohon Peninjauan Kembali (Ssemula Terbanding)melakukan koreksi Harga Pokok Penjulan berupa cost projectsebesar USD 3,239,012.00 dikarenakan Project Cost tersebutmerupakan Share Profit (bembagian laba) atas joint operation,sehingga bukan merupakan biaya yang dapat dikurangkan dariPenghasilan;8.2 Bahwa menurut Termohon Peninjauan Kembali (Semula PemohonBanding) pembayaran Biaya Proyek ke Minopex dan Atco adalahimbalan
Putus : 08-10-2018 — Upload : 13-12-2018
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 830 K/Pdt.Sus-Pailit/2018
Tanggal 8 Oktober 2018 — KURATOR PT GEO CEPU INDONESIA (Dalam Pailit) atas nama Dra. RISMA SITUMORANG, S.H., M.H VS PT PERTAMINA EP
212136 Berkekuatan Hukum Tetap
  • Recovery and Administration Procedures;Menyatakan Penggugat Debitur Pailit PT Geo Cepu Indonesia (dalampailit) mempunyai hak atas biaya operasi yang belum diganti(unrecovered cost) yang belum dibayarkan oleh Tergugat sebesar USD20.051.119,19 (dua puluh juta lima puluh satu ribu seratus sembilan belaskoma empat belas Dollar Amerika Serikat);Menyatakan biaya operasi yang belum diganti (unrecovered cost) yangbelum dibayarkan oleh Tergugat sebesar USD 20.051.119,19 (dua puluhjuta lima puluh satu ribu
    Indonesia (dalam pailit) atas biaya operasi yang belumdiganti (unrecovered cost) yang belum dibayarkan oleh Tergugat sebesarUSD 20.051.119,19 (dua puluh juta lima puluh satu ribu seratus sembilanbelas koma empat belas Dollar Amerika Serikat) kepada Penggugat;Halaman 2 dari 7 hal.
    Nomor 830 k/Pdt.SusPailit/2018Agustus 2013 (KSO Cepu Cluster) dan perjanjianperjanjiantambahan berupa:(a) Accounting Manual;(b) Oil Lifting Procedures;(c) Cost Recovery and Administration Procedures;3.
    Menyatakan biaya operasi yang belum diganti (unrecovered cost)yang belum dibayarkan oleh Termohon Kasasi (dahulu Tergugat)sebesar USD 20.051.119,14 (dua puluh juta lima puluh satu ribuseratus sembilan belas koma empat belas Dollar Amerika Serikat)adalah harta pailit;5.
    Menghukum Termohon Kasasi (dahulu Tergugat) untuk membayardan menyerahkan hak Debitur Pailit PT Geo Cepu Indonesia (dalampailit) atas biaya operasi yang belum diganti (unrecovered cost)sebesar USD 20.051.119,14 (dua puluh juta lima puluh satu ribuseratus sembilan belas koma empat belas Dollar Amerika Serikat)kepada Pemohon Kasasi (dahulu Penggugat);7.
Putus : 13-12-2016 — Upload : 15-05-2017
Putusan PT SEMARANG Nomor 385/Pdt/2016/PT SMG
Tanggal 13 Desember 2016 — GOLD COIN SERVICES SINGAPORE Pte., Ltd dkk melawan LANGDALE PROFITS LIMITED
11467
  • No. 385/Pdt/2016/PT SMGtimbulnya cost overrun tersebut sekarang diajukan (kembali) olehPenggugat.
    OVERRUN KARENAPERMINTAAN COST OVERRUN HANYA DAPAT DIAJUKAN OLEHAGEN FASILITAS (EKSEPSI GEMIS AANHOEDANIGHEID).7.
    Jadi permintaan Penggugat kepada ParaTergugat untuk membayar cost overrun adalah permintaanyang "salah alamat".b. Kalaupun Para Tergugat harus membayar cost overrun, quodnon, maka pembayaran cost overrun HANYA dapat dilaku kanatas perintah Facility Agent.
    Tidak adanya bukti bahwa cost overrun telah terjadimembuktikan sendiri bahwa Turut Tergugat sebenarnya tidakpernah menderita cost overrun atau kerugian;Selama proses arbitrase, Presiden Direktur Tergugat padawaktu itu yaitu Bok. Agus lrawan juga telah MENGAKU bahwaangka dugaan atas timbulnya cost overrun didapatkan dengancara Tergugat I memberikan kepada PWC bermacam angkadan asumsi, dan hanya meminta PWC untuk menghitungnya.Bpk.
    Sebagai contoh dapat dilihatpada unsurbiayatanah (landccost), biayabangunan(building cost), biaya infrastru ktur (infrastructureX. cost), biayapembangunan powerhouse, workshop, kantin danmesjid.d.
Register : 07-03-2018 — Putus : 31-05-2018 — Upload : 16-04-2019
Putusan PN JAKARTA PUSAT Nomor 9/Pdt.Sus-Gugatan Lain-iain/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst
Tanggal 31 Mei 2018 — Kurator PT. GEO CEPU INDONESIA (dalam pailit) atas nama Dra. RISMA SITUMORANG,SH,MH. >< PT. PERTAMINA EP
329140
  • Cost Recovery and Administrasi Procedures ;- Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.416.000.00(empat ratus enam belas ribu rupiah).- Menolak gugatan Penggugat untuk selain dan selebihnya;
    Bahwa lebih detil tentang unrecovered cost, bagaimana caramemperolehnya, dan siapa pemiliknya akan Tergugat uraikan pada bagianunrecovered cost di bawah ini.KETENTUAN DAN SYARATPENGGANTIAN BIAYA OPERASI (UNRECOVERED COST)25.
    Cost yang ditaginkan sebesar:Periode Januari 2015 US$ 3,531 ,890.67 39.Bukti P39Surat PT Geo Cepu Indonesia No. 002/GCI/FACRIIII/15 tanggal 10 Maret 2015, Perihal : PengajuanTagihan Cost Recovery Periode bulan Februari 2015.Biaya Unrecovered Cost yang ditaginkan sebesar;Periode Februari 2015 US$ 4,730,938.39 40.Bukti P40Surat PT Geo Cepu Indonesia No. 003/GCI/FACR/IV/15 tanggal 9 April 2015, Perihal ; PengajuanTagihan Cost Recovery Periode bulan Maret 2015.Biaya Unrecovered Cost yang ditaginkan
    43.Bukti P43Surat PT Geo Cepu Indonesia No. 006/GCI/FACRA/JI/15 tanggal 13 Juli 2015, Perihal : PengajuanTagihan Cost Recovery Periode bulan Juni 2015.Biaya Unrecovered Cost yang ditaginkan sebesar;Periode Juni 2015 US$7,428,669.50 4A.Bukti P44Surat PT Geo Cepu Indonesia No. 007/GCI/FACRA/III/15 tanggal 10 Agustus 2015, PerihalPengajuan Tagihan Cost Recovery Periode bulan Juli2015.Biaya Unrecovered Cost yang ditaginkan sebesar:Periode Juli 2015 US$8,854,347.84 45.
    Cost yang ditaginkan sebesar:Periode Oktober 2016 US$ 17,312,150.97 60.Bukti P60Surat PT Geo Cepu Indonesia No. 12753/OLGM/GCI/2016 tanggal 9 Desember 2016, PerihalPengajuan Cost Recovery Periode bulan November2016.Biaya Unrecovered Cost yang ditaginkan sebesar:Periode November 2016 US$ 16,617,804.57 . 61.Bukti P61Surat PT Geo Cepu Indonesia No. 01009/OLGM/GCI/2017 tanggal 10 Januari 2017, PerihalPengajuan Cost Recovery Periode bulan Desember2016.Biaya Unrecovered Cost yang ditaginkan sebesar:Periode
    Bahwa Unrecovered Cost adalah catatan saja, berapa biaya operasiyang sudah dikeluarkan sejak awal kontrak dikurangi penggantian biayayang sudah diterima. Bahwa Unrecovered Cost adalah tidak termasuk/tercatat sebagai utang.
Putus : 18-02-2016 — Upload : 15-09-2016
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 1042/B/PK/PJK/2015
Tanggal 18 Februari 2016 — DIREKTUR JENDERAL PAJAK vs PT. BONANZA PRATAMA ABADI
2412 Berkekuatan Hukum Tetap
  • /2 tanggal 16 Februari 2010 dengan nilai sebesar RpHalaman 21 dari 30 halaman Putusan Nomor 1042/B/PK/PJK/2015438.500,00 secara substansi merupakan pembayaransumbangan.Pembebanan biaya yang tersebut dalam Cost PaymentCP3/8 tanggal 01 Agustus 2010 dengan nilai sebesar Rp445.000,00; Cost Payment CP20/2 tanggal 03 Februari 2010dengan nilai sebesar Rp 306.000,00; Cost Payment CP101/1tanggal 19 Januari 2010 dengan nilai sebesar Rp 130.000,00;dan Cost Payment CP76/1 tanggal 16 Januari 2010 dengannilai
    sebesar Rp 65.000,00 sebagian tidak disertai denganbukti pendukung dan sebagian tidak jelas peruntukkannya.Pembebanan biaya yang tersebut dalam Cost PaymentCP154/2 tanggal 24 Februari 2010 dengan nilai sebesar Rp17.000,00; Cost Payment CP61/3 tanggal 09 Maret 2010dengan nilai sebesar Rp 14.000,00; Cost Payment CP86/6tanggal 15 Juni 2010 dengan nilai sebesar Rp 13.000,00;Cost Payment CP180/2 tanggal 28 Februari 2010 dengannilai sebesar Rp 12.000,00; dan Cost Payment CP58/4tanggal 10 April 2010 dengan
    nilai sebesar Rp 10.000,00seluruhnya tidak disertai dengan bukti pendukung.Pembebanan biaya yang tersebut dalam Cost PaymentCP3/8 tanggal 01 Agustus 2010 dengan nilai sebesar Rp45.000,00 merupakan biaya untuk kepentingan pribadisehingga tidak dapat dibebankan.Pembebanan biaya yang tersebut dalam Cost PaymentCP23/2 tanggal 03 Februari 2010 dengan nilai sebesar Rp25.000,00; Cost Payment CP30/3 tanggal 03 Maret 2010dengan nilai sebesar Rp 25.000,00; Cost Payment CP21/4tanggal 03 April 2010 dengan nilai
    sebesar Rp 25.000,00;Cost Payment CP18/5 tanggal 03 Mei 2010 dengan nilaisebesar Rp 25.000,00; Cost Payment CP12/6 tanggal 03 Juni2010 dengan nilai sebesar Rp 25.000,00; Cost PaymentCP14/7 tanggal 03 Juli 2010 dengan nilai sebesar Rp25.000,00; Cost Payment CP14/8 tanggal 03 Agustus 2010dengan nilai sebesar Rp 25.000,00; Cost Payment CP8/9tanggal 02 September 2010 dengan nilai sebesar Rp25.000,00; Cost Payment CP18/10 tanggal 04 Oktober 2010dengan nilai sebesar Rp 25.000,00; Cost PaymentHalaman 22
    dari 30 halaman Putusan Nomor 1042/B/PK/PJK/2015CP20/11tanggal 03 November 2010 dengan nilai sebesar Rp25.000,00; dan Cost Payment CP34/12 tanggal 05 Desember2010 dengan nilai sebesar Rp 25.000,00 seluruhnya tidakberhubungan dengan kegiatan usaha Termohon PeninjauanKembali (semula Pemohon Banding).> Pembebanan biaya yang tersebut dalam Cost PaymentCP54/8 tanggal 09 Agustus 2010 dengan nilai sebesar Rp25.000,00 merupakan biaya untuk kepentingan pribadisehingga tidak dapat dibebankan.2.3.
Register : 21-05-2015 — Putus : 31-07-2015 — Upload : 21-04-2017
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 358 B/PK/PJK/2015
Tanggal 31 Juli 2015 — DIREKTUR JENDERAL PAJAK VS PT. LG ELECTRONICS INDONESIA;
8964 Berkekuatan Hukum Tetap
  • offinished googsold dutiesrefund45015701(4.561.996.962)(4.561.996.962)4.561 .996.962(4.221.793.010)340.203.952 Cost offinished googsold + others450177013.258.744.3453.258.744.345(3.258.744.345)3.258.744.345 45010106 F/G other out(19.445.093.519)(19.445.093.519)19.445.093.519(18.287.546.836)1.157.546.683 EndingFinished goodsold common12010101(228.282.210.641)(228.282.210.641)(228.282.210.641)(228.282.210.641) Cost ofmerchandisesold Domestic45090301(71.436.590)(71.436.590)71.436.59071.436.590) Cost
    ofmerchandisesold Others450977011.622.247.9761.622.247.976(1.622.247.976)(1.622.247.976) Cool ofmerchandisesold Purchase45092101858.182.161.320858.182.161.320858.182.161.320858.182.161.320 Cost of Rawmaterials &pans sold DomesticIDR.4513030113.646.187.83813.646.187.838154.617.914.506140.971.726.668(13.645.187.838) Cost of Rawmaterials &parts sold export451305016.215.640.7766.215.640.7766.215.640.7766.215.640.776 Cost of othergood sold Inventoryvaluation451777076.966.850.0536.966.850.0536.966.850.0536.966.850.053
    Cost of othergood sold Inventory45177703733.833.535733.833.535733.833.535733.833.535 Begininventory ofA/S Paris sold Common452101014.476.444.4044.476.444.4044.476.444.4044.476.444.404 Cost of A/SParts sold PurchaseInvoice am't452121018.884.527.6428.884.527.6428.884.527.6428.884.527.642 Cost of A/SParts sold Purchase Custom4522301179.563.563179.563.563179.563.563179.563.563 Cost of A/SParts sold PurchaseFreight45212701448.498.167448.498.167448.498.167448.498.167 EndingInventory ofSVC Parts45210108
    pengeluaran materialuntuk tujuan selain produksi yang disebut other transfer out, Code Name Amount12130101 Raw materials cost Beginning Rp 68.645.020.018,4771010301 Raw materials cost Purchases Rp 1.574.866.767.037,47Available Rp 1.643.511.787.055,9471010701 Raw materials cost Other transfer out Rp (160.833.555.282,53)71000000 Material Cost Rp (1.381.126.851.101,52)12130101 Raw materials cost Ending Rp 101.551.380.671,89 Bahwa pengeluaran material untuk tujuan selain produksi atau yang disebutother
    transfer out terdiri dari pengeluaran di bawah ini: Code Name Amount21171302 Accrued expense After Sales Services Rp 254.923.242,5245130301 Cost of Raw materials & parts sold Domestic (IDR) Rp 4.147.738.194.219,6345130501 Cost of Raw materials & parts sold Export Rp 6.215.640.776,9445212101 Cost of /VS Parts Sold Purchase Invoice unit Rp 2.212.888.752,6251230501 Consumables supplies spare parts Rp 1.511.643.549,4351470101 Packing Domestic 55. 971.163,52 Halaman 13 dari 79 halaman.
Register : 22-11-2013 — Putus : 19-02-2014 — Upload : 27-11-2019
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 861 B/PK/PJK/2013
Tanggal 19 Februari 2014 — DIREKTUR JENDERAL PAJAK VS BUT TOKYU CONSTRUCTION, CO., LTD;
11143 Berkekuatan Hukum Tetap
  • Bahwa berdasarkan pemeriksaan Majelis dipersidangan,Termohon Peninjauan Kembali (semula PemohonBanding) melakukan pencatatan pembukuan untuk tahunpajak 2007 berdasarkan metode cash basis sedangkanPemohon Peninjauan Kembali (semula Terbanding)menggunakan metode cost to cost dalam melakukanpenghitungan peredaran usaha/penghasilan neto TahunPajak 2007;9.2.
    Dengan demikian, berdasarkan fakta yang ada,penggunaan metode cost to cost yang digunakan olehPemohon Peninjauan Kembali (semula Terbanding) dalammenghitung nilai peredaran usaha Tahun Pajak 2007 sudahsesuai dengan ketentuan dalam Pasal 28 ayat (5)UndangUndang KUP, Pasal 6 Peraturan Pemerintah Nomor138 Tahun 2008 dan serta Pernyataan Standar AkuntansiKeuangan Nomor 34;Bahwa atas ketidakkonsistenan pemeriksa dalam penerapanmetode untuk pemeriksaan di Tahun 2005, 2006 dan 2008 biladibandingkan dengan
    Tahun 2007 (yang diajukan banding),adalah hal yang tidak relevan untuk menjadikan alasandibatalkannya koreksi di Tahun 2007, karena penerapanmetode cost to cost yang digunakan pemeriksa di Tahun 2007telan sesuai dengan aturan dan ketentuan perpajakan yangberlaku:Bahwa berdasarkan uraian tersebut, pendapat Majelis Hakimyang tidak mempertahankan koreksi positif PemohonHalaman 18 dari 28 halaman.
    cost to cost yang digunakan olehPemohon Peninjauan Kembali (semula Terbanding) dalammenghitung nilai Harga Pokok Penjualan Tahun Pajak 2007juga sudah sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 28 ayat (5)Halaman 21 dari 28 halaman.
    cost to cost yang digunakan olehPemohon Peninjauan Kembali (semula Terbanding) dalammenghitung koreksi fiskal positif Tahun Pajak 2007 juga sudahsesuai dengan ketentuan dalam Pasal 28 ayat (5)UndangUndang KUP, Pasal 6 Peraturan Pemerintah NomorHalaman 23 dari 28 halaman.
Putus : 19-05-2016 — Upload : 13-09-2016
Putusan MAHKAMAH AGUNG Nomor 218/B/PK/PJK/2016
Tanggal 19 Mei 2016 — DIREKTUR JENDERAL PAJAK vs PT. ASTRA DAIHATSU MOTOR
6663 Berkekuatan Hukum Tetap
  • Bahwa Metode Cost Plus (CPM) sangat tepatditerapkan untuk menghitung harga wajar dibandingkanMotode TNMM dengan alasan sebagai berikut:1)Bahwa Termohon Peninjauan Kembali telahmengakui sendiri Metode Cost Plus (CPM) yangditerapkan dalam menghitung harga wajarsebagaimana tertuang dalam Lampiran 3A SPTTahunan PPh Badan tahun Pajak 2008;Bahwa berdasarkan Pasal 3 ayat (1) UU KUPbeserta memori penjelasannya dan Pasal 4 ayat (1)UU KUP, Surat Pemberitahuan wajib diisi denganbenar, jelas, lengkap sesuai
    Putusan Nomor 218/B/PK/PJK/2016Bahwa sampai dengan saat ini TermohonPeninjauan Kembali tidak pernah melakukanpembetulan SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak2008 terkait pengisian Metode Cost Plus (CPM)dalam Lampiran 3A.
    Oleh karena itu dapat juga dikatakan bahwaproduk jadi (kendaraan bermotor) adalah jugamerupakan barang yang mempunyai spesifikasikhusus sehingga dapat menggunakan pendekatanharga pokok plus (cost plus method);Bahwa sesuai dengan contoh penerapan MetodeCost Plus yang diuraikan dalam paragraf 2.54OECD TP Guidelines, metode yang paling tepatdigunakan untuk menguji kewajaran harga jualperusahaan contract manufacturer adalah denganMetode Cost Plus dengan menggunakan basisperhitungan seluruh biaya yang
    Demikian juga selanjutnya, jika metode resaleprice atau Metode Cost Plus sulit diterapkan makabaru digunakan metode Transactional Net MarginMethod (TNMM);bahwa dalam hal ini tidak terdapat kesulitan untukmenerapkan Metode Cost Plus sehingga dengandemikian tidak tepat apabila metode yangdigunakan langsung menuju kepada metodeTransactional Net Margin Method (TNMM);c.
    Metode harga jual minus (Sales minus/Resaleprice method);Metode harga pokok plus (Cost plus method);4. Metode lainnya yang dapat diterima misalnyametode Transactional Net Margin Method(TNMM);Bahwa pemilihan metode harus dilakukan menuruturutan hierarki, apabila metode harga pasarsebanding sulit diteraokan maka digunakan metoderesale price atau Metode Cost Plus. Demikian jugaHalaman 32 dari 36 halaman.