Ditemukan 5035 data
MUHAMMAD TOHE, SH
Terdakwa:
KAMIJO
91 — 17
Berdasarkan keterangan Ahli SADRI, S.St.Pi, MT bahwa perbuatanterdakwa sebagai Nahkoda KM.
SUMBER ALIFJAYA REJEKI sudah selama + 3 (tiga) bulan sebagai ABK kapaltersebut dan bertugas membantu dalam operasi alat penangkapan ikandilaut Sesuai dengan perintah Nahkoda (menurunkan dan mengangkatPutusan Nomor: PRK 34 2018jaring hingga memilih ikan dan dikelompokkan sesuai dengan jenisnya),sebelumnya la bekerja sebagai ABK di kapal lainnya.Bahwa Saksi kenal dengan Nahkoda kapal perikanan KM. SUMBERALIF JAYA REJEKI yaitu KAMIJO namun tidak ada hubungan Keluargadengan Nahkoda.Bahwa Kapal KM.
SUMBER ALIFJAYA REJEKI sudah selama + 3 (tiga) bulan sebagai ABK kapaltersebut bertugas membantu dalam operasi alat penangkapan ikandilaut Sesuai dengan perintah Nahkoda (menurunkan dan mengangkatjaring hingga memilih ikan dan dikelompokkan sesuai dengan jenisnya),sebelumnya ia bekerja sebagai kuli batu.Putusan Nomor: PRK 34 2018 Bahwa Saksi kenal dengan Nahkoda kapal perikanan KM. SUMBER ALIFJAYA REJEKI yaitu KAMIJO namun tidak ada hubungan Keluargadengan Nahkoda Bahwa kapal KM.
Bahwa Terdakwa KAMIJO sebagai Nahkoda Kapal Perikanan KM.SUMBER ALIF JAYA REJEKI, bertanggung jawab atas kegiatanoperasional penangkapan ikan tersebut.8. Bahwa berdasarkan keterangan Ahli SADRI, S.St.Pi, MT. perbuatan Terdakwa sebagai Nahkoda KM.
SUMBER ALIF JAYAREJEKI dimana Terdakwa KAMIJO sebagai Nahkoda bersamasama AnakBuah Kapal (ABK) lainnya sedang melakukan penangkapan ikan denganmenggunakan alat tangkap jenis Cantrang dan telah mendapatkan ikan hasiltangkapan sejumlah sekitar 15.000 (lima belas ribu Kilogram; Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan Ahli SADRI, S.St.Pi, MT.perbuatan Terdakwa sebagai Nahkoda KM.
97 — 48
PulauKijang ;Bahwa BBM jenis Solar + 48 Ton tersebut diperoleh dari Kapal Tangker MT.Patriot Bahagia yang berada di wilayah Perairan Loloda;Bahwa saksi selaku Nahkoda KM. Pulau Kijang diperintahkan oleh Terdakwamelalui telepon untuk mengambil barang milik Sdr. Jabir yang berada di wilayahperairan Loloda Kab.
Pulau Kijangmilik terdakwa telah mengangkut BBM jenis Solar;Bahwa Nahkoda KM. Pulau Kijang adalah saksi Fahril Muhammad;Bahwa kapal KM. Pulau Kijang adalah kapal kayu yang diperuntukan memuatbarang/kargo;Bahwa BBM jenis Solar yang diangkut KM. Pulau Kijang seluruhnya berjumlahkurang lebih 48 (empat puluh delapan) ton;Bahwa pemilik BBM jenis Solar tersebut adalah Sadr. Jabir;Bahwa awalnya Sadr.
Jabir datang ke rumah Terdakwa dan mengatakan akanmenyewa kapal milik Terdakwa untuk mengangkut barang di perairan Loloda,sehingga Terdakwa perintahkan saksi Fahril Muhammad selaku Nahkoda KM.Pulau Kijang untuk mengantar Sdr. Jabir ke perairan Loloda;Bahwa awalnya Terdakwa tidak tahu kalau barang yang dimaksud oleh Sdr.Jabir tersebut adalah BBM jenis Solar, terdakwa baru mengetahui bahwabarang tersebut adalah solar setelah diberitahukan oleh saksi FahrilMuhammad selaku Nahkoda KM.
Pulau Kijang adalah BBM jenis Solar, maka Terdakwa sampaikan kepadasaksi Fahril Muhammad selaku Nahkoda KM. Pulau Kijang untuk meminta feedari hasil pengangkutan BBM tersebut sebesar Rp.800,per liter;Bahwa kapal KM.
Patriot Bahagia dan menerima pemindahan solarke atas kapalnya, dan seharusnya saksi menyampaikan terlebih dahulu kepada terdakwabahwa barang yang akan diangkut adalah solar dan menanyakan apakah akan tetapmelakukan pengangkutan ataukah tidak, sebab sebagai seorang nahkoda, saksimengetahui bahwa KM.
Terbanding/Terdakwa : VO THANH TUAN
76 — 36
Perkara : PDM 59/RNI/05/2018, Terdakwatelah didakwa dengan :DAKWAANKESATU:Bahwa terdakwa, VO THANH TUAN selaku Nahkoda Kapal BV 92160 TSyang merupakan kapal penangkap ikan asing yang mengibarkan benderakebangsaan Vietnam bersama Bui Giu selaku Nahkoda Kapal BV 5092 TS(dilakukan penuntutan terpisah) pada hari Rabu tanggal 19 April 2017 sekiraPukul 08.10 WIB atau setidaktidaknya dalam bulan April 2017 bertempat diperairan Natuna / ZEEI pada posisi 0712300 U 108 40 440 T yangmerupakan wilayah pengelolaan
Bahwa ketika terdakwa Vo Thanh Tuan selaku Nahkoda Kapal BV 92160 TSbersama Biu Giu Selaku Nahkoda Kapal BV 5092 TS sedang melakukanHalaman 2 dari 9 hal.
Kapal BV 92160 TSyang merupakan kapal penangkap ikan asing yang mengibarkan benderakebangsaan Vietnam bersama Bui Giu selaku Nahkoda Kapal BV 5092 TS(dilakukan penuntutan terpisah) pada hari Rabu tanggal 19 April 2017 sekiraPukul 08.10 WIB atau setidaktidaknya dalam bulan April 2017 bertempat diperairan Natuna / ZEEI pada posisi 0712300 U 108 40 440 T yangmerupakan wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia atau setidaktidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah HukumPengadilan
Bahwa ketika terdakwa Vo Thanh Tuan selaku Nahkoda Kapal BV 92160 TSbersama dengan Bui Giu selaku nahkoda Kapal BV 5092 TS sedangmelakukan penangkapaan ikan di WPPRI (Wilayah Perairan PerikananRepublik Indonesia) tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dansuratsurat/ dokumen perizinan perikanan lain dari pemerintah Indonesia. Bahwa pada saat di tangkap alat tangkap sebagian berada di dalam laut dansebagian diatas kapal BV 92160 TS.
REG.Perk : PDM 59/RNI/05/2018,Terdakwa telah dituntut sebagai berikut ;1.Menyatakan terdakwa VO THANH TUAN selaku Nahkoda BV 92160 TSterbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, bersalah melakukanperbuatan pidana yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yangturut serta melakukan yang memiliki dan/atau mengoperasikan kapalpenangkap ikan berbendera asing melakukan penangkapan ikan di ZEEIyang tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) melanggar Pasal93 ayat (2) Jo pasal 27 ayat (2)
Dani K Daulay, S.H
Terdakwa:
NGUYEN VAN HIEU
148 — 18
TpgBahwa la, Terdakwa Nguyen Van Hieu selaku Nahkoda KM.
TG 94916 TS berbendera Malaysia berangkat daripelabuhan di Malaysia sekira 20 hari sebelum tertangkap di perairan ZEEILaut Cina Selatan ; Bahwa yang merubah Pelayaran untuk menangkap ikan di Indonesia adalahNguyen Van Hieu selaku Nahkoda Kapal KM.
TG 94916 TS ; Bahwa yang memerintahkan menurunkan jaring untuk menangkap ikanadalah Terdakwa selaku Nahkoda ; Bahwa yang mengetahui posisi koordinat menangkap ikan adalah Terdakwaselaku Nahkoda ; Bahwa jenis alat tangkap yang dipergunakan adalah jaring ikan jenis Trawlyang dioperasikan dengan cara ditarik bersama oleh satu kapal ;Halaman 6 dari 20 Putusan Nomor 16/Pid. SusPrk/201 7/PN. Tpg Bahwa alat penangkap ikan berupa jaring trawl berada di kapal KM.
TG 94916 TS berbendera Malaysia berangkat daripelabuhan di Malaysia sekira 20 hari sebelum tertangkap di perairan ZEEILaut Cina Selatan ; Bahwa yang merubah Pelayaran untuk menangkap ikan di Indonesia adalahNguyen Van Hieu selaku Nahkoda Kapal KM. TG 94916 TS ; Bahwa yang memerintahkan menurunkan jaring untuk menangkap ikanadalah Terdakwa selaku Nahkoda ;Halaman 7 dari 20 Putusan Nomor 16/Pid. SusPrk/2017/PN.
TG 94916 TS berjumlah 7 (tujuh) orang termasukTerdakwa selaku Nahkoda ;Bahwa alat tangkap yang dipergunakan adalah jaring ikan jenis Trawl yangditarik satu kapal (single trawl) ;Bahwa selaku pemilik kapal KM. TG 94916 TS adalah ALong ;Bahwa ikan hasil tangkapan yang ada/dibawa Kapal KM.
Terbanding/Terdakwa : Vo Van The
97 — 54
PUTUSANNomor 298/PID.SUS/2018/PT PBRDEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESAPengadilan Tinggi Pekanbaru yang mengadili perkaraperkara pidanadalam Peradilan tingkat banding, telah menjatunkan putusan seperti tersebutdi bawah ini dalam perkara terdakwa :Nama Lengkap : VO VAN THE;Tempat Lahir : Binh Dinh Vietnam;Umur/tanggal lahir : 41 Tahun / Tahun 1977;Jenis Kelamin > Lakitlaki;Kebangsaan : Vietnam;Tempat tinggal : My AnHoai Thanh Hoai Nhon BinhDinh Vietnam;Agama : Budha;Pekerjaan : Nahkoda
Perk.PDM 61/RNI/05/2018 tanggal23 Mei 2018 , terdakwa telah didakwa sebagai berikut:KESATU Bahwa terdakwa Vo Van The Nahkoda Kapal BD 95074 TS yangmerupakan kapal ikan asing mengibarkan bendera Vietnam pada hari Sabtutanggal 29 April 2017 sekira pukul 00.45 WIB atau setidaktidaknya padasuatu waktu dalam bulan April 2017, bertempat di Perairan Zona EkonomiEklusif Indonesia (ZEEI) pada posisi 06 51 57 LU 106 51 24 BT yangmerupakan Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia atau setidakHalaman
mengadilinya,dengan sengaja di wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesiamelakukan usaha perikanan di bidang penangkapan, pembudidayaan,pengangkutan, pengolahan, dan pemasaran ikan yang tidak memilikiSurat izin usaha perikanan (SIUP) Perbuatan terdakwa dilakukan dengancara sebagai berikut :Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatasterdakwa Vo Van The melakukan kegiatan penangkapan ikandengan menggunakan alat penangkap ikan pukat cincin (pursesaine) dengan cara terdakwa selaku nahkoda
No.31 Tahun 2004 sebagaimana yangtelah diubah dengan Undangundang RI No. 45 Tahun 2009 tentangPerikanan.Halaman 2 dari 8 halaman Putusan Nomor 298/PID.SUS/2018/PT PBRATAUKEDUAwonnee Bahwa terdakwa Phan Van Hung Nahkoda Kapal TG 93457 TS yangmerupakan kapal ikan asing mengibarkan bendera Vietnam pada hari Sabtutanggal 22 April 2017 sekira pukul 00.45 WIB atau setidaktidaknya padasuatu waktu dalam bulan Juli 2017, bertempat di Perairan Zona EkonomiEklusif Indonesia (ZEEI) pada posisi 06 39 48 LU 106
Ranai yang berwenang memeriksa dan mengadilinya,yang memiliki dan/atau mengoperasikan kapal penangkapikanberbendera asing melakukan penangkapan ikan di Zona EkonomiEksklusif Indonesia (ZEEI) yang tidak memiliki Surat Izin PenangkapanIkan Perbuatan terdakwa dilakukan dengan cara sebagai berikut : Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatasterdakwa Vo Van The melakukan kegiatan penangkapan ikandengan menggunakan alat penangkap ikan pukat cincin (pursesaine) dengan cara terdakwa selaku nahkoda
NURHASANIATI,SH
Terdakwa:
TULUS KURNIAWAN
145 — 72
MENGADILI:
- Menyatakan Terdakwa Tulus Kurniawan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Nahkoda yang tidak mematuhi tata cara berlalu lintas sebagaimana dalam dakwaan alternatif kedua Penuntut Umum;
- Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun denda sejumlah Rp30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak
Agama : IslamPekerjaan : Nahkoda UB. Jolly RissoTerdakwa Tulus Kurniawan ditangkap tanggal 10 Desember 2018 dan ditahandalam tahanan rutan oleh:. Penyidik tidak dilakukan penahanan. Penuntut Umum sejak tanggal 22 April 2019 sampai dengan tanggal 11Mei 2019. Penuntut Umum Perpanjangan Pertama Oleh Ketua Pengadilan Negerisejak tanggal 12 Mei 2019 sampai dengan tanggal 10 Juni 2019Hakim Pengadilan Negeri sejak tanggal 24 Mei 2019 sampai dengantanggal 22 Juni 2019.
Menyatakan Terdakwa TulusKurniawan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukantindak pidana Nahkoda yang berlayar tidak mematuhi tata caraberlalu lintas dilautsebagaimana diatur dan diancam dalamDakwaan Kedua Pasal 317 Jo pasal 193 ayat (1) Nomor 17 Tahun2008 Tentang Pelayaran;2.
UB.JOLLY RISSO berlayar di perairan teritorialIndonesia tidak mematuhi tata cara berlalu lintas dilaut denganmelakukan kegiatan tranship (pemindahan barang) dari kapal ke apal(ship to ship); Bahwa dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa terdakwaselaku Nahkoda kapal UB.JOLLY RISSO tidak memiliki izin dariSyahbandar untuk melakukan alin muat yang seharusnya wajibdimiliki setiap nahkoda yang hendak melakukan alih muat;Sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 317 Jo pasal 193ayat (1) Nomor 17 Tahun
Jolly Risso adalah Terdakwa dan pemilikkapal adalah Bernard Tan Als Tan Chee Keong warga negaraSingapura;Bahwa tugas Nahkoda adalah bertanggung jawab penuh atasseluruh kegiatan yang ada diatas kapal, menjamin keselamatan ABK,muatan dan kapal:; Bahwa saksi bekerja di kapal UB.
Ltd,dengan jumlah ABK 3 orang termasuk Nakhoda, dan kegiatan yangdilakukan adalah pemindahan barang dengan cara ship to ship; Bahwa Nahkoda Kapal UB Jolly Risso adalah Terdakwa; Bahwa Kapal UB Jolly Risso melakukan kegiatan ship to ship dengankapal MT.
207 — 29
Qhairul Bin Samaluddin lalu naik ke Kapal Patroli milik Bea Cukai RI.dan menunjukkan dokumendokumen kapal Barakah 6 tersebut;Bahwa setahu saksi yang melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda kapalBarakah 6 adalah Kordinator Patroli;Bahwa yang saksi ketahui Nahkoda Kapal Barakah 6 tidak dapatmenunjukkan Surat Ijin Usaha Perikanan dan Surat Ijin Penangkapan Ikan diperairan Indonesia yang dikeluarkan oleh Pemerintah RI;Bahwa oleh karena tidak dapat memperlihatkan Surat Ijin Usaha Perikanandan Surat Ijin
Halaman 11 dari 35ada pengumuman dari Anjungan Kapal yaitu dari nahkoda bahwa KapalPatroli 30003 tersebut akan sandar;Bahwa saksi mendengar pengumuman tersebut lalu keluar dan saksimelihat di kejauhan ada beberapa titik lampu berwarna merah, tidak lamakemudia saksi melihat bahwa ada kapal penangkap ikan yang sedang sandardi Rumpon;Bahwa saksi dan kru kapal lalu melempar tali ke kapal ikan tersebut dankapal ikan tersebut mendekat dan merapat ke Kapal Patroli milik Bea Cukaitersebut;Bahwa saksi tahu
selanjutnya Nahkoda kapal Barakah 6 yakni terdakwa lalunaik ke Kapal Patroli milik Bea Cukai RI. dan menunjukkan dokumendokumen kapal Barakah 6 tersebut;Bahwa setahu saksi yang melakukan pemeriksaan terhadap nahkoda kapalBarakah 6 adalah Kordinator Patroli;Bahwa yang saksi ketahui Nahkoda Kapal Barakah 6 tidak dapatmenunjukkan Surat Ijin Usaha Perikanan dan Surat Ijin Penangkapan Ikan diperairan Indonesia yang dikeluarkan oleh Pemerintah RI;Bahwa oleh karena tidak dapat memperlihatkan Surat Ijin
QHAIRUL BIN SAMALUDDIN yang pada pokoknyasebagai berikut:Bahwa terdakwa adalah Nahkoda Kapal Barakah 6 berbendera Malaysia milikPerusahan Barakah di Malaysia, dan memiliki 2 (dua) orang Kru yangberkebangsaan Filipina;Bahwa terdakwa pada tanggal 18 Maret 2015 ada di Kapal Barakah 6 yangtertambat di rumpon milik Perusahan Barakah yang berkedudukan di Malaysia;Bahwa terdakwa tahu pada sekitar jam 08.30 malam kapal terdakwa didatangikapal patroli Bea Cukai Indonesia dan melakukan pemeriksaan dokumen
Halaman 28 dari 35tersebut telah terdakwa bantah sehingga Peta dan surat pernyataan tersebutdiragukan kebenarannya;Menimbang, bahwa terungkap di persidangan bahwa pada saatpenindakan tersebut Terdakwa hanya sendiri diperiksa oleh KordinatorPatroli dan Nahkoda namun pada saat persidangan Nahkoda dan KordinatorPatroli tidak diajukan sebagai saksi, penuntut umum hanya mengajukan KruKapal Patroli BC 30003 sebagai saksi yang tentu saja berdasarkan PutusanMahkamah Agung RI No. 936 K/Pid.Sus/2012 memberikan
Dede Herdiana, S.H.
Terdakwa:
Fatlana Bin H. Mahfudi
145 — 53
Enal (DPO) danmembeli bom ikan sebanyak 1 (satu) kg dan sumbu/detonator sebanyak 15(lima belas) buah dengan harga Rp.200.000, (dua ratus ribu rupiah) untukdigunakan menangkap ikan di laut dan terdakwa sebagai Nahkoda kapal KMAnugerah 1 bersamasama dengan saksi Rohman Bin Hadari, saksi Habibi BinAli Jaya (Alm), saksi Hairul Saleh Bin Sanwani Alias lyung dan saksi Andri BinDahlan sebagai anak buah kapal telah menangkap ikan dengan menggunakanbom ikan yang dibawa oleh terdakwa dan telah mendapatkan
Bahwa pada saat terdakwa sebagai nahkoda kapal KM Anugerah 1 bersamasama dengan saksi Rohman Bin Hadari, saksi Habibi Bin Ali Jaya (Alm), saksiHalaman 3 dari 18 HalamanPutusan Pidana Nomor 14/Pid.Sus/2018/PN GdtHairul Saleh Bin Sanwani Alias lyung dan saksi Andri Bin Dahlan sebagai anakbuah kapal sedang menangkap ikan di perairan Laut Legundi Kab.
14/Pid.Sus/2018/PN GdtBahwa pada saat saksi bersama dengan saksi ALI MUNANWAR BIN MUHSAKRI melakukan pemeriksaan dan penangkapan terhadap Terdakwaselaku nahkoda kapal KM ANUGRAH 1 dan anak buah kapal bernamasaksi ROHMAN BIN HADARI, saksi HABIBI BIN ALI JAYA (Alm), saksiHAIRUL SALEH BIN SANWANI alias IYUNG dan saksi ANDRI BINDAHLAN;Bahwa Terdakwa tidak memiliki izin/surat izin untuk menerima, menguasai,membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalammiliknya, menyimpan, menyembunyikan,
mempergunakan bahan peledakjenis bom ikan;Terhadap keterangan Saksi, Terdakwa memberikan pendapat yang padapokoknya tidak berkeberatan dan membenarkannya;3.Saksi HABIBI BIN ALI JAYA (Alm) di bawah sumpah pada pokoknyamenerangkan sebagai berikut:Bahwa saksi diperiksa dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.Bahwa saksi kenal dengan Terdakwa namun saksi tidak memiliki hubungankeluarga atau pekerjaan dengan Terdakwa;Bahwa Terdakwa merupakan nahkoda dari KM ANUGRAH 1 sedangkan ABKdari KM ANUGRAH 1 adalah
Perkutut3005 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri melakukanpemeriksaan terhadap KM ANUGRAH 1;Bahwa pada saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas Kepolisian dari K.P.Perkutut3005 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri ditemukan barang buktiberupa bahan peledak sebanyak 7 (tujuh) buah botol kecil bahan peledakSiap pakai dan 8 (delapan) buah detonator, serta 1 (Satu) bundle dokumenkapal;Bahwa barang bukti tersebut adalah milik Terdakwa selaku nahkoda KMANUGRAH 1 yang mana barang bukti tersebut digunakan
52 — 32 — Berkekuatan Hukum Tetap
PUTUSANNo. 1211 K/Pid/2006DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESAMAHKAMAH AGUNGmemeriksa perkara pidana dalam tingkat kasasi telah memutuskan sebagaiberikut dalam perkara Terdakwa :l. nama : MENBERG BESLAR ;tempat lahir : Sanger (Sulawesi Utara) ;umur / tanggal lahir : 32 tahun / 13 Mei 1973 ;jenis kelamin : Lakilaki ;kebangsaan : Indonesia ;tempat tinggal : Desa Malawili Jalur D Distrik AimasKabupaten Sorong ;agama : Kristen Protestan ;pekerjaan : Nahkoda TB.
Aselan RT.03/XJakarta Timur ;agama : Islam ;pekerjaan : Nahkoda Kapal Sinmalindo ;Para Terdakwa pernah ditahan :1. Penyidik sejak tanggal 1 Maret 2005 s/d 20 Maret 2005;2. Perpanjangan oleh Kejaksaan Negeri sejak tanggal 21 Maret 2005 s/d29 April 2005;3. Dialihkan penahanannya oleh Penyidik menjadi Tahanan Rumah sejaktanggal : 10 April 2005 s/d 20 April 2005;4. Jaksa Penuntut Umum (jenis Tahanan Rumah) sejak tanggal 24 Juni2005 s/d 13 Juli 2005 ;5.
2748,37 M3 atau 393 batang yang tidak dilengkapi bersamasamadengan surat keterangan sahnya hasil hutan, dan yang dapat dipandangsebagai orang yang melakukan, yang menyuruh melakukan atau yang turutmelakukan perbuatan itu yang dilakukan para Terdakwa dengan caracaraantara lain sebagai berikut :Bahwa pada hari dan tanggal sebagaimana tersebut diatas, bertempat diPerairan Kali Disfra Distrik Beraur Kabupaten Sorong, pada tanggal 27 Februari2005 dan tanggal 28 Februari 2005 Terdakwa Suwarno sebagai Nahkoda
Arawita yangbertanggungjawab mengurus suratsurat kayu yang akan diangkut oleh paraTerdakwa, lalu pada tanggal 27 Pebruari 2005 Terdakwa Menberg BeslarNahkoda Tug Boat Salsabilah IV sampai di Log Pond wilayah Kampung Dispraatau Log Pond yang sama tempat Terdakwa Suwarno Nahkoda Tug BoatSinmalindo melakukan pemuatan, setelah Terdakwa Menberg Beslar sampailalu kemudian Manager Camp Sdr. Kariman dan Operator Crane serta dibantu 3Hal. 2 dari 9 hal. Put.
Sinmalindo Il dengan maksud akan membongkar danmemuat kayu tersebut ke atas Tongkang Sinmalindo II;Bahwa sebelum Terdakwa Menberg Beslar Nahkoda Tug Boat SalsabilahIV yang menarik Tongkang Salsabilah Il sampai ke Tug Boat Sinmalindo yangdi Nahkodai oleh Suwarno, atau kurang lebih 200 meter dari Tug BoatSinmalindo dan Tongkang Sinmalindo Il yang menunggu Tug Boat SalsabilahIV dan Tongkang Salsabilah Il, Terdakwa Menberg Beslar ditangkap olehPetugas Kepolisian Resort Aimas lalu setelah mengetahui
415 — 50 — Berkekuatan Hukum Tetap
PUTUSANNomor 1428 K/Pid.Sus.LH/2016DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESAMAHKAMAH AGUNGmemeriksa dan mengadili perkara pidana khusus pada tingkat kasasi telahmemutuskan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa:Nama : NGUYEN HOANG DUNG;Tempat lahir : Vietnam;Umur/tanggal lahir : 46 tahun/22 Februari 1969;Jenis kelamin : Lakilaki;Kebangsaan : Vietnam;Tempat tinggal : 841 Mong Tho Chau Thanh Kien Giang Vietnam;Agama : Budha;Pekerjaan : Nahkoda Kapal Motor Kurnia 09 (BV 9796 TS);Terdakwa tidak
ditahan;Terdakwa diajukan di muka persidangan Pengadilan Perikanan padaPengadilan Negeri Ranai karena didakwa dengan dakwaan sebagai berikut:KESATU:Bahwa Terdakwa NGUYEN HOANG DUNG Nahkoda KM Kurnia 09(8V9796 TS) bersamasama dengan Bui Phung Anh Nahkoda KM Kurnia 10(8V99868 TS) (dilakukan penuntutan terpisah) yang masingmasing merupakankapal asing penangkap ikan yang mengibarkan bendera Indonesia pada hariJumat tanggal 24 Juli 2015 sekira pukul 21.15 WIB atau setidaktidaknya dalambulan Juli 2015
108 33 00T yang merupakanwilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia atau setidaktidaknya padasuatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Perikananpada Pengadilan Negeri Ranai yang berwenang memeriksa dan mengadilinyaTelah melakukan perbuatan atau turut serta melakukan perbuatan, yangmemalsukan dan/atau menggunakan SIUP, SIPI, dan SIKPI Palsu perbuatanTerdakwa dilakukan dengan cara sebagai berikut : Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut di atas Terdakwaselaku Nahkoda
Nomor 1428 /Pid.Sus.LH/2016jJuncto Pasal 102 UndangUndang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang PerikananJuncto Pasal 55 Ayat (1) Ke1 KUHPidana;ATAUKEDUA:Bahwa Terdakwa NGUYEN HOANG DUNG Nahkoda KM Kurnia 09 (BV9796 TS) bersamasama dengan saksi Bui Phung Anh Nahkoda KM Kurnia 10(BV 99868 TS) (dilakukan penuntutan terpisah) yang masingmasingmerupakan kapal kapal asing penangkap ikan yang mengibarkan benderaIndonesia pada hari Jumat tanggal 24 Juli 2015 sekira pukul 20.15 WIB atausetidaktidaknya dalam bulan
Nomor 1428 /Pid.Sus.LH/2016menggulung tali jaring menggunakan alat pengulung tali selanjutnya ujung talijaring diberikan kepada kapal KM Kurnia 09 (BV 9796 TS) yang dinakhodaiTerdakwa kemudian ditarik ke atas geladak kapal KM Kurnia 09 (BV 9796TS) dan hasil tangkapan ikan dimasukkan ke dalam palka kapal Terdakwa; Bahwa Terdakwa NGUYEN HOANG DUNG Nahkoda KM Kurnia 09 (BV9796 TS) bersamasama dengan saksi Bui Phung Anh Nahkoda KM Kurnia10 (BV 99868 TS) sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan padaposisi
156 — 49
HASANUDDINdihubungi leh saksi SUBERO (Nahkoda KLM Bahtera Bersama)yang menyampaikan bahwa KLM Bahtera Bersama akan masuk kePelabuhan Gresik dengan menggunakan PT. Usaha Barusebagai tempat pembongkaran.
Karso Jayadi Desa Tanjung Putri Kotawaringin Barat KalimantanTengah, pada waktu saksi tahunya pada saat mengobroldengan Nahkoda KLM. Bahtera Bersama juga dengan PenyidikBahwa saksi melihat FAKO setelah 2 hari penangkapanNahkoda KLM.
nanti ada anak buah ALEX yang akanmenghubungi Subero (nahkoda) ;Bahwa ketika kapal KLM Bahtera Bersama tiba di PangkaLlanBun, nahkoda kapal KLM Bahtera Bersama memberitahukanpada terdakwa bila kapal sudah berada di Pangkalan Bun.Bahwa kemudian terdakwa menelepon Alek memberitahukan71bila kapal sudah berada di Pangkalan Bun, kemudiandijawab oleh Alek ya sebentar muatan dikirim ke kapalKLM Bahtera Bersama.Bahwa selanjutnya terdakwa telepon nahkoda kapal Suberomemberitahukan sebentar barang muatan
telahdi stop petugas kepolisian Reskrim Polda Kalteng ,namunterdakwa tetap memerintahkan nahkoda Kapal dengan caramenelpon untuk tetap berangkat dengan tujuan Gresik PT.
Terbanding/Terdakwa : GOU WENYUANG
Terbanding/Terdakwa : NOPRI POMANTO
146 — 65
Pohuwanto28 Tahun/*16 Pebruari 1987;LakiLaki;IndonesiaUsw.KM.Sino 36IslamPelaut (Nahkoda KM. Sino 36);D Ill PerikananStatus Penangkapan dan Penahanan Para Terdakwa :1. Penyidik tidak dilakukan penahanan ;2. Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Ambon dengan jenispenahanan Rutan lantamal IX ambon sejak tanggal 04 Maret 2015sampai dengan tanggal 13 Maret 2015;3. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon;3.1.
No : PDM38/Ep.2/Dobo/12/2014, tanggal 31 Desember2014 Terdakwa didakwa sebagai berikut :KESATU :Bahwa mereka terdakwa GOU WENYUANG selaku Fising Master danterdakwa II NOPRI POMANTO selaku Nahkoda KM.
Pasal 55 ayat (1) ke1 KUHP ;ATAUKEDUABahwa mereka terdakwa GOU WENYUANG selaku Fising Master atauNahkoda dan terdakwa II NOPRI POMANTO selaku Nahkoda KM.
No. 18/PID/2015/PTAMBpenangkap ikan, perbuatan tersebut dilakukan oleh terdakwa dengan caracarasebagai berikut :Bahwa mereka terdakwa GOU WENYUANG selaku Fising Master atauNahkoda dan terdakwa II NOPRI POMANTO selaku Nahkoda KM. Sino 36pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatas dengan menggunakanKM.
No. 18/PID/2015/PTAMBPerbuatan terdakwa GOU WENYUANG selaku Fising Master atauNahkoda dan terdakwa Il NOPRI POMANTO selaku Nahkoda KM. Sino 36tersebut sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 100 Jo. Pasal 7 ayat (2)huruf a UndangUndang Republik Indonesia Nomor : 45 Tahun 2009 tentangPerubahan atas UndangUndang Nomor : 31 Tahun 2004 Jo.
Terbanding/Terdakwa : NGUYEN HOANG TUAN
110 — 56
., tanggal 02 Nopember 2016 ;Hal 1 dari 12 halaman putusan Nomor 119/PID.SUSPRK/2016/PT PTKTelah membaca, surat dakwaan Penuntut Umum Nomor RegisterPerkara : PDM228/Ponti/08/2016, tanggal 08 Agustus 2016 dimana Terdakwadidakwa sebagai berikut :Pertama :Bahwa terdakwa Nguyen Hoang Tuan selaku Nahkoda KM.
BV 5352 TS yang dinahkodai Terdakwa NguyenHoang Tuan, berangkat dari pelabuhan Ba Ria Vung Tau Vietnam yangmempunyai 26 (dua puluh enam) Anak Buah Kapal termasuk Nahkoda dengantujuan melakukan penangkapan ikan di laut hingga masuk ke perairanIndonesia, dimana pada saat memasuki perairan Indonesia kapal KM.
Bahwa Terdakwa dengan 26 (dua puluh enam) orang Anak Buah Kapal(ABK) termasuk Nahkoda yang keseluruhannya berkewarganegaraanVietnam, melakukan penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan PerikananRepublik Indonesia atas perintah pemilik kapal bernama Mr. Tho yangberdomisili di Vietnam ;3.
Bahwa Terdakwa Nguyen Hoang Tuan sebagai Nahkoda KM. BV 5352 TS,bertanggung jawab atas kegiatan operasional penangkapan ikan tersebut ;9.
Arie Prasetya, S.H.
Terdakwa:
VO ANH QUOC
120 — 17
BD 31164 TS adalah kapal Cumi;Bahwa nahkoda kapal KM.BD 31164 TS adalah Vo Anh Quoc;Bahwa ABK (Anak Buah Kapal) Kapal KM.
BD 31164 TS waktu ditangkap sedang labuh jangkaratau istirahat ;Bahwa nahkoda Kapal KM. BD 31164 TS adalah Vo Anh Quoc;Bahwa ABK (Anak Buah Kapal) Kapal KM.BD 31164 TS sebanyak 6(enam) orang termasuk nahkoda semuanya warga negara Vietnam;Bahwa Kapal KM. BD 31164 TS tidak memasang bendera;Bahwa yang bertanggung jawab dikapal KM. BD 31164 TS adalahnahkoda kapal:;Bahwa pemilik Kapal KM. BD 31164TS adalah Vo Anh Quoc;Bahwa kapal KM.
BD 31164 TS waktu ditangkap sedang labuh jangkaratau istirahat ;Bahwa nahkoda Kapal KM. BD 31164 TS adalah Vo Anh Quoc;Bahwa ABK (Anak Buah Kapal) Kapal KM.BD 31164 TS sebanyak 6(enam) orang termasuk nahkoda semuanya warga negara Vietnam;Bahwa Kapal KM. BD 31164 TS tidak memasang bendera;Bahwa yang bertanggung jawab dikapal KM. BD 31164 TS adalahnahkoda kapal;Bahwa pemilik Kapal KM. BD 31164 TS adalah Vo Anh Quoc;Bahwa kapal KM.
BD 31164 TS adalah kapal Cumi; Bahwa nahkoda kapal KM.BD 31164 TS adalah VO ANH QUOC; BahwaABK (Anak Buah Kapal) Kapal KM.
BD 31164 TS adalah kapal penangkapcumi;Bahwa benar Nahkoda KM. BD 31164 TS adalah Vo Anh Quocwarganegara Vietnam;Bahwa benar KM. BD 31164 TS adalah kapal penangkap cumi tidakberbendera ;Bahwa benar pemilik KM. BD 31164 TS adalah Terdakwa Vo AnhQuoc;Bahwa benar KM. BD 31164 TS membawa 6 (enam) orang AnakBuah Kapal termasuk nahkoda semuanya berkewarganegaraanVietnam;Bahwa benar yang bertanggung jawab di kapal KM. BD 31164 TSadalah Vo Anh Quoc;Bahwa benar KM.
51 — 27 — Berkekuatan Hukum Tetap
KALALO ;tempat lahir : Marore ;umur / tanggal lahir : 34 Tahun / 25 Juli 1974rfjenis kelamin : Laki laki ;kebangsaan : Indonesia ;tempat tinggal : Kelurahan Bastiong Talangame,KecamatanKota Ternate Selatan ;agama : Kristen;pekerjaan : Nahkoda;Terdakwa berada di luar tahanan ;yang diajukan di muka persidangan Pengadilan Negeri Ternatekarena didakwa :Bahwa ia Terdakwa HENDRIK B.
Cakarida 05.Bahwa kemudian Polisi menanyakan kepada Terdakwaapakah selaku Nahkoda KM. Cakarida 05 adamembawa/memiliki Surat Izin Berlayar, tetapi Terdakwahanya menunjukkan 1 (satu) lembar copy SuratPerjanjian Jual Beli Kapal, 1 (satu) lembar copydaftar nama anak buah kapal (ABK) KM.
KALALO bersalah melakukantindak pidana Sebagai Nahkoda Yang Berlayar TanpaMemil ik i Surat Persetujuan Berlayar Yang DikeluarkanOleh Syahbandar sebagaimana diatur dan diancam pidanadalam Pasal 323 UndangUndang RI.No. 17 Tahun 2008Tentang Pelayaran;2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa HENDRIK B.
Menimbang, bahwa pada saat penangkapan saksiSYAHRIL dan saksi MUKLIN TIDORE menanyakankepada Nahkoda (Terdakwa) tentang surat suratKapal dan Terdakwa menunjukkan kepada saksiSYAHRIL dan saksi MUKLIN TIDORE yaitu SuratIzin Berlayar (SIB), 1 (satu) buah Surat JualBeli Kapal dan 1 (satu) buah Surat Jalan yangdikeluarkan oleh Kantor Imigrasi NegaraPhilipina;1.4.
Kesimpulan tersebut berdasarkanpertimbangan Majelis Hakim : dalam butir 1.1. dalam kalimat : "....seandainyaNahkoda = Kapal tersebut mengamankan kapalkarena cuaca buruk yang sifatnya emergency,maka Nahkoda kapal tersebut tidak perlumelapor ke syahbandar..
62 — 36
Lahir : 47 tahun / 04 Juli 1967;Jenis Kelamin : Lakilaki;Kewarganegaraan : Indonesia;Tempat Tinggal : Desa Binder Kecamatan Juwana Kabupaten PatiProvinsi Jawa Tengah;Agama : Islam;Pekerjaan : Nahkoda (Kapal Motor Fila Delfia 02);Terdakwa berada di luar tahanan ;PENGADILAN NEGERI tersebut ;Telah membaca berkas perkara tersebut;Telah mendengarkan keterangan saksisaksi dan keteranganterdakwa;Telah mendengar tuntutan pidana dari Jaksa Penuntut Umum, yangpada pokoknya mohon supaya Majelis Hakim Pengadilan
Menetapkan agar terdakwa dibebani biaya perkara sebesar Rp. 2.000,(dua ribu rupiah);Telah mendengar pula pembelaan dari terdakwa secara lesan yang padapokoknya terdakwa mohon agar dijatuhi hukuman yang seringanringannya;Telah mendengar replik dari Penuntut Umum dan duplik dari terdakwa,yang pada pokoknya keduanya tetap pada tuntutan dan pada pembelaannya;Menimbang, bahwa terdakwa diajukan ke persidangan ini atas suratdakwaan dari Penuntut Umum atas dakwaan :PRIMAIR :Bahwa HAuJI PON Bin JAIMIN selaku Nahkoda
suatu tempat tertentu yang masihtermasuk dalam daerah Hukum Pengadilan Negeri Kota agung, dengan sengajadan melawan Hukum mengaku sebagai milik sendiri barang sesuatu yangseluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalamkekuasaannya bukan karena kejahatan, karena hubungan kerja pribadi, karenapencariannya atau karena mendapat upah untuk itu, yang dilakukan dengancara sebagai berikut:Berawal pada hari senin tanggal 23 Desember 2013 sekitar pukul 05.00Wib Terdakwa Sebagai Nahkoda
SIMANGUNSONGmenanyakan kepada SUHENDI Als BUYUNG Bin KUMAWI (DPO) mengenaiikannya (ikan cakalang dan baby tuna) tersebut dan SUHENDI Als BUYUNG BinKUMAWI (DPO) mengatakan bahwa ikan tersebut diperoleh dari terdakwaselaku Nahkoda Kapal Motor Fila Delvia 02 dengan cara yaitu terdakwa menjualikan (ikan cakalang dan baby tuna) tersebut pada saat Kapal Motor Fila Delvia02 sedang berhenti sambil mengeluarkan jangkar di Perairan Laut LimusKabupaten Tanggamus tersebut.
selaku Nahkoda bukanlah merupakan perbuatan yang melawan hakkarena barang/ikan hasil pancingan ini adalah barang yang seluruhnya atausebagian adalah milik para anak buah kapal (ABK) yang diperoleh dengan carayang sah yaitu memancing dikala ada waktu dari para anak buah kapal (ABk)untuk memancing;Menimbang, bahwa oleh karena ikan hasil pancingan sesuai dengankesepakatan secara lesan antara saksi Sukijat selaku pemilik kapal denganTerdakwa Haji Pon selaku Nahkoda dan para ABK merupakan hak sepenuhnyadari
63 — 8
perkara-perkara pidana pada tingkat pertama dengan Acara Pemeriksaan Biasa telah menjatuhkan Putusan sebagai berikut dalam perkara terdakwa :Nama lengkap : FATHURRAHMAN BIN JAELANITempat lahir : Banjarmasin, Umur/Tanggal lahir : 45 tahun / 10 Oktober 1969Jenis kelamin : Laki-lakiKebangsaan : Indonesia Tempat tinggal : Batu Dinding Rt.22 Desa Rapak Lambur Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai KartanegaraA g a m a : IslamPekerjaanPendidikan :: Swasta ( Nahkoda
FATHURRAHMAN yang bertindak sebagai Nahkoda kapal, padasaat itu Sdr. FATHURRAHMAN menyampaikan kepada saksi bahwa kapal fery sudahtenggelam, dan setelah itu saksipun langsung meloncat kesungai untuk kemudian berenangkepinggir sungai guna menyelamatkan diri, setelah itupun saksi langsung dibantu olehbeberapa warga masyarakat dan dibawa kekantor polisi;Bahwa selama 2 ( dua ) minggu saksi bekerja sebagai ABK KM.
FATHURRAHMAN selaku Nahkoda ataupun Juru Mudi yangmenjalankan KM. RINA AMELIA tersebut tidak dapat dibenarkan, bahkan perbuatan tersebutcenderung melanggar hukum sesuai dengan ketetuan Pasal 302 UURI No.17 Tahun 2008tentang Pelayaran, dimana Sdr. FATHURRAHMAN mengemudikan kapal tanpa dilengkapiperyinan yang syah baik berupa Sertifikat Kelaikan Kapal Perairan Daratan dan Surat IjinOperasional, ditambah lagi Sdr.
FATHURRAHMAN juga tidak memiliki Surat KeteranganKecakapan Nahkoda dari Dinas Perhubungan Kab.
Unsur Nahkoda yang melayarkan kapalnya sedangkan yang bersangkutan mengetahui pada kapaltersebut tidak laik laut sebagaimana keselamatan dan keamanan angkutan perairan yaitu kondisiterpenuhinya persyaratan kelaik lautan kapal wajib di penuhi setiap kapal sesuai dengan daerahpelayarannya yang meliputi status hukum kapal yang mengakibatkan kematian seseorang dankerugian harta bendaAd.1.
Bahwa Kapal Lina Amelia yang terdakwa Nahkoda juga tidak memiliki PAS Kapal Sungaidab Danau dari Kabupaten Mau pun Propinsi.Bahwa kapal Lina Amelia yang terdakwaNahkodai tersebut tidak pernah dilakukan pemeriksaan atau dicek dari dinas perhubungansetempat guna menentukan laik atau tidak nya kapal untuk berlayar.Dengan demikian Unsur Nahkoda yang melayarkan kapalnya sedangkan yang bersangkutanmengetahui pada kapal tersebut tidak laik laut sebagaimana keselamatan dan keamanan angkutanperairan yaitu
121 — 7
Muslim bin H.Muklis selaku nahkoda KMN Said Jaya dan ABK nyaadalah Sampara.
Pangkep adalah :e Terdakwa Muslim bertugas sebagai nahkoda sertamembagi tugas untuk semua ABK kapal KMN Arti Buana03.e Terdakwa Il Sampara.
MUKLIS ;Bahwa terdakwa sebagai Nahkoda KMN.
1.WAHER T.J. TARIHORAN, SH.MH
2.HENDRI SIPAYUNG, SH
3.RICKO ZA MUSTI, SH
Terdakwa:
HO MINH HOI
123 — 78
Reg.Perkara :PDM31/RNI/06/2016 + tertanggal 22 Mei 2016 dengan dakwaansebagai berikut :DAKWAAN :PERTAMA: Bahwa terdakwa, Ho Minh Hoi selaku Nahkoda KM. BV4806 TS yang merupakan kapal ikan asing bersamasama denganMuoi Khiem selaku Nahkoda KM.
Bahwa, ketika terdakwa Ho Minh Hoi Nahkoda KM.
BV 4806TS yang merupakan kapal ikan asing bersamasama dengan MuoiKhiem selaku Nahkoda KM.
Bukaan mulut jaring mencapai 15 (lima belas) meter.Dan Jika kondisi arus kuat maka pada bibir bawah ditambahtali pemberat yang diberi bola pemberat ;e Bahwa, Terdakwa menjelaskan bahwa Ketika akan memulaimelakukan penangkapan ikan, mulamula terdakwamenghubungi nahkoda KM. BV 4805 TS agar bersiapsiapuntuk mengoperasikan alat tangkap Pair Trawl bersamasamadengan terdakwa selaku nahkoda KM. BV 4806 TS melaluiradio, kapal yang dinahkodainya (KM.
Berdasarkanketerangan Saksi Susanto Manggopa, Saksi Nanang Agus, NguyenThanh Tai saksi Ho Van Cua dan Keterangan terdakwa sendiridipersidangan bahwa terdakwa Ho Minh Hoi selaku Nahkoda KM.
91 — 54 — Berkekuatan Hukum Tetap
ini diunduh dari situs http://putusan.mahkamahagung.go.id dan bukanmerupakan salinan otentik putusan pengadilan.PUTUSANNo. 467 K/Pid.Sus/2010DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESAMAHKAMAH AGUNGmemeriksa perkara pidana dalam tingkat kasasi telah memutuskan sebagaiberikut dalam perkara Terdakwa:Nama : NGUYEN TAN DIEP;Tempat lahir > Quang Ngai, Vietnam;Umur/tanggal lahir : 34 Tahun;Jenis kelamin : Lakilaki;Kebangsaan : Vietnam;Tempat tinggal : Quang Ngai, Vietnam;Agama : Budha;Pekerjaan : Nahkoda
Dikeluarkan dari tahanan demi hukum sejak tanggal 14 Maret 2009;yang diajukan di muka persidangan Pengadilan Negeri Tanjung Pinang karenadidakwa:DAKWAAN:KESATU:Bahwa terdakwa NGUYEN TAN DIEP selaku Nahkoda KM BV 0809TS, bersamasama secara bersekutu dengan TRAN HOAI NHI, Nahkoda KMHal. 1 dari 8 hal.Put.No. 467 K/Pid.Sus/2010BV 0260 TS (dalam berkas terpisah), pada hari Rabu tanggal 5 November 2008sekira pukul 08.15 WIB atau setidaktidaknya di waktu lain pada bulanNovember 2008, bertempat di Perairan
Tanjung Pinang yang berwenang untukmemeriksa dan mengadilinya memiliki, menguasai, membawa dan ataumenggunakan alat penangkapan ikan dan atau alat bantu penangkapan ikanyang berada di kapal penangkap ikan yang tidak sesuai dengan ukuran yangditetapkan, alat penangkapan ikan yang tidak sesuai dengan persyaratan, ataustandar yang ditetapkan untuk type alat tertentu dan atau alat penangkapan ikanyang dilarang, yang dilakukan Terdakwa dengan cara sebagai berikut:Bahwa terdakwa NGUYEN TAN DIEP, selaku Nahkoda
Untuk proseshukum selanjutnya Terdakwa berikut kapal diserahkan ke Penyidik TNIALRanai di Ranai;Perbuatan Terdakwa diatur dan diancam pidana Pasal 85 UndangUndang No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana;ATAU:KEDUA:Bahwa terdakwa NGUYEN TAN DIEP selaku Nahkoda KM BV 0809TS, bersamasama secara bersekutu dengan TRAN HOAI NHI, Nahkoda KMBV 0260 TS (dalam berkas terpisah), pada hari Rabu tanggal 5 November 2008sekira jam 08.15 WIB atau setidaktidaknya dalam bulan November 2008
merupakan wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia atausetidaktidaknya di tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukumPengadilan Negeri Tanjung Pinang, yang berwenang memeriksa danmengadilinya memiliki dan/atau mengoperasikan kapal penangkapan ikanberbendera asing, melakukan penangkapan ikan di wilayah pengelolaanperikanan Republik Indonesia yang tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan(SIPI), yang dilakukan Terdakwa dengan cara sebagai berikut:Bahwa terdakwa NGUYEN TAN DIEP, selaku Nahkoda