Ditemukan 5035 data
BUDI RAHARJO, SH
Terdakwa:
KASIM AP alias KAWELA
48 — 24
Nomor6/Pid.Sus/2018/PN.Lrt tanggal 14 Februari 2018 tentang PergantianMajelis Hakim.Berkas perkara dan Suratsurat lain bersangkutan ;Setelah mendengar keterangan saksisaksi, Terdakwa, sertamemperhatikan barang bukti yang diajukan di persidangan;Setelah mendengar surat tuntutan dari Penuntut Umum yang padapokoknya mohon supaya Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkaraini memutuskan sebagai berikut:Menyatakan Terdakwa KASIM AP telah terbukti secara sah danmeyakinkan melakukan tindak pidana Nahkoda
Januari 2018 sekira jam 23.00 WITA atau setidaktidaknya pada waktutertentu dalam bulan Januari 2018 bertempat di perairan Solor LahayonKabupaten Flores Timur pada posisi kordinat 08 25 662 LS 123 05 184 BT(nol delapan derajat dua puluh lima menit enam ratus enam puluh dua detikLintang Selatan seratus dua puluh tiga derajat nol lima menit seratus delapanpuluh empat detik Bujur Timur) atau setidak tidaknya pada suatu tempat lainyang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan NegeriLarantuka, sebagai Nahkoda
Putusan Nomor 6/Pid.Sus/2018/PN LrtBerawal pada hari Sabtu tanggal 06 Januari 2018 sekitar jam 11.00 WITA,terdakwa sebagai nahkoda kapal KMN PANTE GADING GT 12, denganbeberapa anak buah kapal (ABK) diantaranya saksi ADE TAMRIN, saksiAKBAR KADER dan beberapa orang ABK lain, berangkat / melakukanpelayaran dari dermaga Waiwerang dengan tujuan ke perairan SolorLahayon Kabupaten Flores Timur untuk melakukan penangkapan ikan.Kemudian sekitar jam 23.00 WITA, Petugas Kepolisian Perairan di KP.Raijua XXII
PANTE GADING GT 12, setelah dilakukan pemeriksaan terhadapkapal tersebut petugas kepolisian perairan mendapati bahwa terdakwasebagai Nahkoda melakukan pelayaran tanpa membawa dokumen berupaSurat Persetujuan Berlayar (SPB) yang dikeluarkan oleh syahbandar,kemudian petugas Kepolisian Perairan melakukan penyitaan terhadap 1(satu) unit kapal KMN.
Unsur Nahkoda;Halaman 9 dari 15 hal.
108 — 33
Adapun perbuatan terdakwa dilakukan dengan cara sebagaiberikut :e Bahwa pada hari Kamis tanggal 1 Januari 2015 sekira pukul 01.00 Wib terdakwaselaku nahkoda KM. SUKABUMI MAJU GT.2989 dengan membawa 7 (tujuh)orang Anak buah kapal (ABK) diantaranya saksi Rex Dani Bin Supriadi (Masinis IIKM. Sukabumi), saksi La Ode Abdina Bin La Ode Pamone (Kepala Kamar MesinKM.Sukabumi Maju), dan Nasim Bin Saelin (Mualim I KM. Sukabumi Maju)berlayar dengan menggunakan KM.
(seribu lima ratus meter kubik) pukul05.00 Wib terdakwa kembali berlayar dengan tujuan Lubuk Gaung Kota Dumai,namun sekitar pukul 12.00 wib tepatnya diperairan Rupat Utara Kota Dumai denganposisi 01 57 153 U 101 21 907 T, anggota Satpolair Polres Dumai yaitu saksiAles Sandra dan saksi Ery Mahfudzi dengan menggunakan KP.KEDIDI 3015yang sedang beroperasi langsung mendatangi dan melakukan pemeriksaan terhadapterdakwa, akan tetapi terdakwa selaku Nahkoda KM.
Nahkoda wajib menolak untukberlayar apabila suratsurat kapal serta dokumen muatan tidakada; === 3 = oon nnn nn nnn nnn nnn nnn nnn nnn nn nnn nn nnn nen nee nnn Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 323 ayat (1) joPasal 219 ayat (1) UndangUndang RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran;won nnnn= Menimbang, bahwa terhadap dakwaan Penuntut Umum tersebut di atas Para terdakwamenyatakan telah mengerti dan tidak akan mengajukan bantahan (eksepsi); Menimbang, bahwa Penuntut
KEDIDI 3015 yang sedang beroperasi langsung mendatangi danmelakukan pemeriksaan terhadap terdakwa, akan tetapi terdakwa selaku Nahkoda KM.SUKABUMI MAJU GT. 2989 yang membawa pasir laut tersebut tidak dapatmemperlihatkan Dokumen Surat Persetujuan Berlayar dariSyahbandar; Bahwa pada saat dilakukan penangkapan, yang ada diatas KM.
KEDIDI 3015 yang sedang beroperasi langsung mendatangi danmelakukan pemeriksaan terhadap terdakwa, akan tetapi terdakwa selaku Nahkoda KM.SUKABUMI MAJU GT. 2989 yang membawa pasir laut tersebut tidak dapatmemperlihatkan Dokumen Surat Persetujuan Berlayar dariSyahbandar; e Bahwa pada saat dilakukan penangkapan, yang ada diatas KM.
111 — 43
Mesin Cummins-190 PK;4.2 .1 (satu) buah GPS ONWA;4.3 .1 (satu) buah GPS FURONO;4.4 .1 (satu) Teropong;4.5 .1 (satu) bendel dokumen kapal;4.6 1 (satu) buah dokumen identitas Nahkoda; Dikembalikan kepada pemilik kapal melalui Terdakwa;5. Membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp5000,00- (Lima ribu rupiah);
Yos Sudarso Kendari Usw. di atas Kapal KM.Harapan Indah Ill;Agama : Islam;Pekerjaan : Nahkoda KM. Harapan Indah Ill;Terdakwa M.
NASIR S sebagai Nahkoda Kap;al KM.
NASIR S yang adalah Nahkoda KM Harapan IndahIll warna cat putih dan mesin merek CUMMINES 190 HP yang berukuranberat kotor 38 GT, yang melakukan usaha dibidang pengangkutan ikandengan menggunakan kapal penampung, pada tanggal 02 Oktober 2017sekitar pukul 21.00 WITA (waktu Kendari), berlayar dari KendariHalaman 2 dari 11 Putusan Nomor 265/Pid.B/2017/PN Tte(Sulawesi Tenggara) dengan tujuan perairan Halmahera Maluku Utara,dengan Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 5 (lima) orang sesuai denganCrew List.Bahwa
M Arifin yang bertempattinggal di kendari.Terhadap keterangan saksi, Terdakwa membenarkan;Menimbang, bahwa Terdakwa di persidangan telah memberikanketerangan yang pada pokoknya sebagai berikut:Bahwa terdakwa mengerti dihadapkan didepan persidangan sehubungandengan masalah mempekerjakan orang asing tanpa ijin di kapal KM.Harapan Indah Il.Bahwa terdakwa adalah Nahkodah kapal KM Harapan Indah Ill danmemiliki sertifikasi kecakapan sebagai nahkoda yaitu surat angkapin.Bahwa terdakwa menjabat sebagai nahkodah
MesinCummins190 PK;4.2.1 (satu) buah GPS ONWA;4.3.1 (satu) buah GPS FURONO;4.4.1 (satu) Teropong;4.5.1 (satu) bendel dokumen kapal;4.61 (satu) buah dokumen identitas Nahkoda;Dikembalikan kepada pemilik kapal melalui Terdakwa;5. Membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perkara sejumlahRp5000,00 (Lima ribu rupiah);Demikianlah diputuskan dalam sidang permusyawaratan Majelis HakimPengadilan Negeri Ternate, pada hari Rabu, tanggal 10 Januari 2018, oleh kami,Aris Fitra Wijaya, S.H.
1.DAVID JOHNIE. SH
2.AFRINALDI, SH
Terdakwa:
Tran Quoc Bao
71 — 56
Bahwa terdakwa Nahkoda KIA BD 93636 TS berangkat dari pelabuhanVung Tau Vietnam sekira 7 (tujuh) hari sebelum ditangkap KP.BALADEWA 8002 untuk mencari ikan dengan membawa alat penangkapikan berupa 1 (Satu) unit alat tangkap ikan berupa bouke ami serta 17(tujuh belas) buah alat tangkap ikan berupa pancing ulur (handline).
Saksi tidakmengetahui dimana posisi saat terakhir mengoperasikan alat tangkap ;Bahwa saksi diberitahu oleh Nahkoda bahwa kami tertangkap diperairan Indonesia ;Bahwa saksi tidak pernah melihat dokumen perizinan apapun dariPemerintah Indonesia di atas kapal sejak awal berangkat ;Bahwa yang bertanggung jawab dalam menentukan waktu dan lokasipengoperasian jaring dan mengatur pekerjaan seluruh Anak Buah Kapaladalah Nahkoda ;Bahwa pemilik kapal BD 93636 TS adalah istri Nahkoda kapal itusendiri ;Bahwa hasil
Saksi tidakmengetahui dimana posisi saat terakhir mengoperasikan alat tangkap ;Bahwa saksi diberitahnu oleh Nahkoda bahwa kami tertangkap di perairanIndonesia ;Bahwa saksi tidak pernah melihat dokumen perizinan apapun dariPemerintah Indonesia di atas kapal sejak awal berangkat ;Bahwa yang bertanggung jawab dalam menentukan waktu dan lokasipengoperasian jaring dan mengatur pekerjaan seluruh Anak Buah Kapaladalah Nahkoda ;Bahwa pemilik kapal BD 93636 TS adalah istri Nahkoda kapal itu sendiri;Bahwa
Ahli Bidang Perikanan : MUHAMMAD SOLIKHIN, S.St.Pi, dibawahSsumpah yang pada pokoknya menerangkan sebagai berikut : Bahwa Ahli bekerja sebagai PNS di Dinas Kelautan dan PerikananKabupaten Natuna mulai tahun 2012, sebelumnya Ahli pernah bekerja dilaut kapal perikanan (KM Fukui Maru I) sebagai nahkoda selama 1 (satu)tahun dengan alat tangkap pukat udang. KM Karya Samudera 10 di IrianJaya sebagai nahkoda selama 1 (satu) tahun.
Dimana posisi tertangkap + 5 (lebih kurang lima) milLaut masuk ke dalam dari garis batas ZEEI ;Bahwa kapal BD 93636 TS diperiksa Pukul 07.52 WIB pada saat diperiksadiketahui nahkoda kapal tersebut bernama TRAN QUOC BAO warganegara Vietnam ;Bahwa pada saat diperiksa posisi nahkoda kapal sedang di anjunganmengemudikan kapal yang mencoba lari dari kejaran KP.
Dani K Daulay, S.H
Terdakwa:
NGUYEN VAN HIEU
148 — 18
TpgBahwa la, Terdakwa Nguyen Van Hieu selaku Nahkoda KM.
TG 94916 TS berbendera Malaysia berangkat daripelabuhan di Malaysia sekira 20 hari sebelum tertangkap di perairan ZEEILaut Cina Selatan ; Bahwa yang merubah Pelayaran untuk menangkap ikan di Indonesia adalahNguyen Van Hieu selaku Nahkoda Kapal KM.
TG 94916 TS ; Bahwa yang memerintahkan menurunkan jaring untuk menangkap ikanadalah Terdakwa selaku Nahkoda ; Bahwa yang mengetahui posisi koordinat menangkap ikan adalah Terdakwaselaku Nahkoda ; Bahwa jenis alat tangkap yang dipergunakan adalah jaring ikan jenis Trawlyang dioperasikan dengan cara ditarik bersama oleh satu kapal ;Halaman 6 dari 20 Putusan Nomor 16/Pid. SusPrk/201 7/PN. Tpg Bahwa alat penangkap ikan berupa jaring trawl berada di kapal KM.
TG 94916 TS berbendera Malaysia berangkat daripelabuhan di Malaysia sekira 20 hari sebelum tertangkap di perairan ZEEILaut Cina Selatan ; Bahwa yang merubah Pelayaran untuk menangkap ikan di Indonesia adalahNguyen Van Hieu selaku Nahkoda Kapal KM. TG 94916 TS ; Bahwa yang memerintahkan menurunkan jaring untuk menangkap ikanadalah Terdakwa selaku Nahkoda ;Halaman 7 dari 20 Putusan Nomor 16/Pid. SusPrk/2017/PN.
TG 94916 TS berjumlah 7 (tujuh) orang termasukTerdakwa selaku Nahkoda ;Bahwa alat tangkap yang dipergunakan adalah jaring ikan jenis Trawl yangditarik satu kapal (single trawl) ;Bahwa selaku pemilik kapal KM. TG 94916 TS adalah ALong ;Bahwa ikan hasil tangkapan yang ada/dibawa Kapal KM.
1.M BIMO P NUGROHO
2.WAHER T.J. TARIHORAN, SH.MH
3.DEWI SHINTA DAME SIAHAAN, SH
Terdakwa:
ERAMLI Bin Alm ALIDIN
143 — 79
SELUAN BAHRI.Bahwa seketika itu langsung menyelamatkan diri dengan cara berusahaberenang ketepi pulau terdekat (Pulau Sedua dan Pulau Selimus).Bahwa NAHKODA KM. SELUAN BAHARI tidak ada memberikan pelampungatau life jacket kepada para penumpang.Bahwa tidak ada pelampung atau life jacket atau ban terapung didalam KapalKM.
SELUAN BAHRI berangkat pada pukul 06.00 Wib saat itu saksi dudukdidalam kamar (di kabin) didekat nahkoda (sdra.
SELUAN BAHARI dihantam ombak dibagian lambung kirikapal sehingga menyebabkan Kapal terbalik ke sebelah kanan dantenggelam;Bahwa benar yang menjadi Nahkoda KM.
SELUAN BAHARI dihantam ombak dibagian lambung kirikapal sehingga menyebabkan Kapal terbalik ke sebelah kanan dantenggelam;Halaman 29 dari 37 halaman Putusan No12/Pid.B/2017/Pn.RanBahwa benar yang menjadi Nahkoda KM.
SELUAN BAHARI dihantam ombak dibagian lambung kirikapal sehingga menyebabkan Kapal terbalik ke sebelah kanan dantenggelam; Bahwa benar yang menjadi Nahkoda KM.
111 — 7
Murni 01.e Bahwa BBM tersebut didapatkan dengan cara membelinya dari SPBU Muara Padangdan tanpa dilengkapi dengan suratsurat/legalitas apapun.12e Bahwa Nahkoda kapal KM. Murni 01 tersebut adalah JHON EDISON ELPISSIPAYUNG. Jumlah ABK kapal KM.
Wazah pelaut ANT V (Ahli Nautika tingkat V) milik Nahkoda (Foto Copy yang dilegalisir)10. Ijazah Juru Mesin milik Sdr. AMIR HAMZAH GEA selaku KKM (Kepala Kamar Mesin).11. Surat keterangan kecakapan sebagai Masinis milik sdr. MULIADI PASARIBU selaku Masinis I.12.
karena nahkoda adalah Pemimpin di atas kapal.Sedangkan Cincu adalah wakil pemilik kapal dan bertanggung jawab dalam masalahkeuangan dan kebutuhan kapal.2.
Munri 01, diperiksa dan ditangkap oleh Polisi, dan dibawake Dermaga Dit Pol Air Polda Sumbar yaitu karena masalah Bahan BakarMinyak yang berada di tangki kapal.e Bahwa Nahkoda kapal KM. Murni O01, yaitu JHON EDISON ELPISSIPAYUNG. Jumlah ABK kapal KM. Murni 01, tersebut adalah 9 (sembilan)orang.e Bahwa ABK KM Murni 01 adalah:1. JHON EDISON ELPIS SIPAYUNG, adalah selaku Nahkoda.2. RINDO, selaku Mualim I.3. AMIR HAMZAH GEA, selaku KKM (Kepala Kamar Mesin).4. MULIADI PASARIBU, selaku masinis I5.
Murni01 sudah penuh / banyak sehingga tidak memungkinkan untuk memuat / mengangkutBBM.Bahwa benar Tugas dan tanggung jawab Nahkoda (Terdakwa I) sehubungan denganpengisian BBM hanya sekedar mengetahuinya dan terdakwa II yang melaporkannyakepada Nahkoda (Terdakwa I) apabila BBM untuk bahan bakar telah selesai diisi.Bahwa benar Kapal KM.
64 — 8
perkara-perkara pidana pada tingkat pertama dengan Acara Pemeriksaan Biasa telah menjatuhkan Putusan sebagai berikut dalam perkara terdakwa :Nama lengkap : FATHURRAHMAN BIN JAELANITempat lahir : Banjarmasin, Umur/Tanggal lahir : 45 tahun / 10 Oktober 1969Jenis kelamin : Laki-lakiKebangsaan : Indonesia Tempat tinggal : Batu Dinding Rt.22 Desa Rapak Lambur Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai KartanegaraA g a m a : IslamPekerjaanPendidikan :: Swasta ( Nahkoda
FATHURRAHMAN yang bertindak sebagai Nahkoda kapal, padasaat itu Sdr. FATHURRAHMAN menyampaikan kepada saksi bahwa kapal fery sudahtenggelam, dan setelah itu saksipun langsung meloncat kesungai untuk kemudian berenangkepinggir sungai guna menyelamatkan diri, setelah itupun saksi langsung dibantu olehbeberapa warga masyarakat dan dibawa kekantor polisi;Bahwa selama 2 ( dua ) minggu saksi bekerja sebagai ABK KM.
FATHURRAHMAN selaku Nahkoda ataupun Juru Mudi yangmenjalankan KM. RINA AMELIA tersebut tidak dapat dibenarkan, bahkan perbuatan tersebutcenderung melanggar hukum sesuai dengan ketetuan Pasal 302 UURI No.17 Tahun 2008tentang Pelayaran, dimana Sdr. FATHURRAHMAN mengemudikan kapal tanpa dilengkapiperyinan yang syah baik berupa Sertifikat Kelaikan Kapal Perairan Daratan dan Surat IjinOperasional, ditambah lagi Sdr.
FATHURRAHMAN juga tidak memiliki Surat KeteranganKecakapan Nahkoda dari Dinas Perhubungan Kab.
Unsur Nahkoda yang melayarkan kapalnya sedangkan yang bersangkutan mengetahui pada kapaltersebut tidak laik laut sebagaimana keselamatan dan keamanan angkutan perairan yaitu kondisiterpenuhinya persyaratan kelaik lautan kapal wajib di penuhi setiap kapal sesuai dengan daerahpelayarannya yang meliputi status hukum kapal yang mengakibatkan kematian seseorang dankerugian harta bendaAd.1.
Bahwa Kapal Lina Amelia yang terdakwa Nahkoda juga tidak memiliki PAS Kapal Sungaidab Danau dari Kabupaten Mau pun Propinsi.Bahwa kapal Lina Amelia yang terdakwaNahkodai tersebut tidak pernah dilakukan pemeriksaan atau dicek dari dinas perhubungansetempat guna menentukan laik atau tidak nya kapal untuk berlayar.Dengan demikian Unsur Nahkoda yang melayarkan kapalnya sedangkan yang bersangkutanmengetahui pada kapal tersebut tidak laik laut sebagaimana keselamatan dan keamanan angkutanperairan yaitu
ARLY SUMANTO, SH
Terdakwa:
PAIKUN Bin TASRIB
243 — 32
AINI menjadi nahkoda KM.
Saksi menyanggupi dan Sdri.AINI meminta Saksi untuk mencarikan nahkoda; Bahwa pada awal April 2020 Saksi menawarkan Terdakwa untukmenjadi nahkoda KM. RAJAWALI GT.15 No. 1985/PPf. Pada saat itu,Terdakwa mengatakan bahwa akan pikirpikir lebin dahulu dan memintaagar Saksi memberikan nomor HP Terdakwa kepada Sdri.
AINI menjanjikan upah sebesar Rp3.500.000,00 (tiga juta lima ratus ribu rupiah) sebagai nahkoda; Bahwa karena Terdakwa membutuhkan uang untuk pengobatan istriTerdakwa, maka tawaran Sdri. AINI Terdakwa terima. Sejak saat ituTerdakwa bekerja kepada Sdri. AINI untuk mengambil bawang merah dariHalaman 17 dari 32 Putusan Nomor 167/Pid.B/2020/PN KspSatun, Thailand dengan menggunakan KM. RAJAWALI GT.15 No. 1985/PPfsebagai nahkoda; Bahwa sebagai nahkoda KM.
AINI menjanjikan upah sebesar Rp 3.500.000,00 (tigajuta lima ratus ribu rupiah) sebagai nahkoda; Bahwa karena Terdakwa membutuhkan uang untuk pengobatan istriTerdakwa, maka tawaran Sdri. AINI Terdakwa terima. Sejak saat itu Terdakwabekerja kepada Sdri. AINI untuk mengambil bawang merah dari Satun,Thailand dengan menggunakan KM. RAJAWALI GT.15 No. 1985/PPf sebagainahkoda;Halaman 20 dari 32 Putusan Nomor 167/Pid.B/2020/PN Ksp Bahwa sebagai nahkoda KM.
RAJAWALI GT.15 No. 1985/PPf beserta muatannya adapada diri nahkoda, namun Saksi KHAIRUDDIN Bin Alm. ABU KASMIN sertaSaksi SUJAINI Bin Alm. NGADIRIN dan Saksi JUANDA Bin Alm. AHMADRIDWAN dengan sadar mengetahui bahwa operasional KM.
NURHASANIATI,SH
Terdakwa:
TULUS KURNIAWAN
145 — 73
MENGADILI:
- Menyatakan Terdakwa Tulus Kurniawan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Nahkoda yang tidak mematuhi tata cara berlalu lintas sebagaimana dalam dakwaan alternatif kedua Penuntut Umum;
- Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun denda sejumlah Rp30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak
Agama : IslamPekerjaan : Nahkoda UB. Jolly RissoTerdakwa Tulus Kurniawan ditangkap tanggal 10 Desember 2018 dan ditahandalam tahanan rutan oleh:. Penyidik tidak dilakukan penahanan. Penuntut Umum sejak tanggal 22 April 2019 sampai dengan tanggal 11Mei 2019. Penuntut Umum Perpanjangan Pertama Oleh Ketua Pengadilan Negerisejak tanggal 12 Mei 2019 sampai dengan tanggal 10 Juni 2019Hakim Pengadilan Negeri sejak tanggal 24 Mei 2019 sampai dengantanggal 22 Juni 2019.
Menyatakan Terdakwa TulusKurniawan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukantindak pidana Nahkoda yang berlayar tidak mematuhi tata caraberlalu lintas dilautsebagaimana diatur dan diancam dalamDakwaan Kedua Pasal 317 Jo pasal 193 ayat (1) Nomor 17 Tahun2008 Tentang Pelayaran;2.
UB.JOLLY RISSO berlayar di perairan teritorialIndonesia tidak mematuhi tata cara berlalu lintas dilaut denganmelakukan kegiatan tranship (pemindahan barang) dari kapal ke apal(ship to ship); Bahwa dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa terdakwaselaku Nahkoda kapal UB.JOLLY RISSO tidak memiliki izin dariSyahbandar untuk melakukan alin muat yang seharusnya wajibdimiliki setiap nahkoda yang hendak melakukan alih muat;Sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 317 Jo pasal 193ayat (1) Nomor 17 Tahun
Jolly Risso adalah Terdakwa dan pemilikkapal adalah Bernard Tan Als Tan Chee Keong warga negaraSingapura;Bahwa tugas Nahkoda adalah bertanggung jawab penuh atasseluruh kegiatan yang ada diatas kapal, menjamin keselamatan ABK,muatan dan kapal:; Bahwa saksi bekerja di kapal UB.
Ltd,dengan jumlah ABK 3 orang termasuk Nakhoda, dan kegiatan yangdilakukan adalah pemindahan barang dengan cara ship to ship; Bahwa Nahkoda Kapal UB Jolly Risso adalah Terdakwa; Bahwa Kapal UB Jolly Risso melakukan kegiatan ship to ship dengankapal MT.
52 — 32 — Berkekuatan Hukum Tetap
PUTUSANNo. 1211 K/Pid/2006DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESAMAHKAMAH AGUNGmemeriksa perkara pidana dalam tingkat kasasi telah memutuskan sebagaiberikut dalam perkara Terdakwa :l. nama : MENBERG BESLAR ;tempat lahir : Sanger (Sulawesi Utara) ;umur / tanggal lahir : 32 tahun / 13 Mei 1973 ;jenis kelamin : Lakilaki ;kebangsaan : Indonesia ;tempat tinggal : Desa Malawili Jalur D Distrik AimasKabupaten Sorong ;agama : Kristen Protestan ;pekerjaan : Nahkoda TB.
Aselan RT.03/XJakarta Timur ;agama : Islam ;pekerjaan : Nahkoda Kapal Sinmalindo ;Para Terdakwa pernah ditahan :1. Penyidik sejak tanggal 1 Maret 2005 s/d 20 Maret 2005;2. Perpanjangan oleh Kejaksaan Negeri sejak tanggal 21 Maret 2005 s/d29 April 2005;3. Dialihkan penahanannya oleh Penyidik menjadi Tahanan Rumah sejaktanggal : 10 April 2005 s/d 20 April 2005;4. Jaksa Penuntut Umum (jenis Tahanan Rumah) sejak tanggal 24 Juni2005 s/d 13 Juli 2005 ;5.
2748,37 M3 atau 393 batang yang tidak dilengkapi bersamasamadengan surat keterangan sahnya hasil hutan, dan yang dapat dipandangsebagai orang yang melakukan, yang menyuruh melakukan atau yang turutmelakukan perbuatan itu yang dilakukan para Terdakwa dengan caracaraantara lain sebagai berikut :Bahwa pada hari dan tanggal sebagaimana tersebut diatas, bertempat diPerairan Kali Disfra Distrik Beraur Kabupaten Sorong, pada tanggal 27 Februari2005 dan tanggal 28 Februari 2005 Terdakwa Suwarno sebagai Nahkoda
Arawita yangbertanggungjawab mengurus suratsurat kayu yang akan diangkut oleh paraTerdakwa, lalu pada tanggal 27 Pebruari 2005 Terdakwa Menberg BeslarNahkoda Tug Boat Salsabilah IV sampai di Log Pond wilayah Kampung Dispraatau Log Pond yang sama tempat Terdakwa Suwarno Nahkoda Tug BoatSinmalindo melakukan pemuatan, setelah Terdakwa Menberg Beslar sampailalu kemudian Manager Camp Sdr. Kariman dan Operator Crane serta dibantu 3Hal. 2 dari 9 hal. Put.
Sinmalindo Il dengan maksud akan membongkar danmemuat kayu tersebut ke atas Tongkang Sinmalindo II;Bahwa sebelum Terdakwa Menberg Beslar Nahkoda Tug Boat SalsabilahIV yang menarik Tongkang Salsabilah Il sampai ke Tug Boat Sinmalindo yangdi Nahkodai oleh Suwarno, atau kurang lebih 200 meter dari Tug BoatSinmalindo dan Tongkang Sinmalindo Il yang menunggu Tug Boat SalsabilahIV dan Tongkang Salsabilah Il, Terdakwa Menberg Beslar ditangkap olehPetugas Kepolisian Resort Aimas lalu setelah mengetahui
Dede Herdiana, S.H.
Terdakwa:
Fatlana Bin H. Mahfudi
146 — 53
Enal (DPO) danmembeli bom ikan sebanyak 1 (satu) kg dan sumbu/detonator sebanyak 15(lima belas) buah dengan harga Rp.200.000, (dua ratus ribu rupiah) untukdigunakan menangkap ikan di laut dan terdakwa sebagai Nahkoda kapal KMAnugerah 1 bersamasama dengan saksi Rohman Bin Hadari, saksi Habibi BinAli Jaya (Alm), saksi Hairul Saleh Bin Sanwani Alias lyung dan saksi Andri BinDahlan sebagai anak buah kapal telah menangkap ikan dengan menggunakanbom ikan yang dibawa oleh terdakwa dan telah mendapatkan
Bahwa pada saat terdakwa sebagai nahkoda kapal KM Anugerah 1 bersamasama dengan saksi Rohman Bin Hadari, saksi Habibi Bin Ali Jaya (Alm), saksiHalaman 3 dari 18 HalamanPutusan Pidana Nomor 14/Pid.Sus/2018/PN GdtHairul Saleh Bin Sanwani Alias lyung dan saksi Andri Bin Dahlan sebagai anakbuah kapal sedang menangkap ikan di perairan Laut Legundi Kab.
14/Pid.Sus/2018/PN GdtBahwa pada saat saksi bersama dengan saksi ALI MUNANWAR BIN MUHSAKRI melakukan pemeriksaan dan penangkapan terhadap Terdakwaselaku nahkoda kapal KM ANUGRAH 1 dan anak buah kapal bernamasaksi ROHMAN BIN HADARI, saksi HABIBI BIN ALI JAYA (Alm), saksiHAIRUL SALEH BIN SANWANI alias IYUNG dan saksi ANDRI BINDAHLAN;Bahwa Terdakwa tidak memiliki izin/surat izin untuk menerima, menguasai,membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalammiliknya, menyimpan, menyembunyikan,
mempergunakan bahan peledakjenis bom ikan;Terhadap keterangan Saksi, Terdakwa memberikan pendapat yang padapokoknya tidak berkeberatan dan membenarkannya;3.Saksi HABIBI BIN ALI JAYA (Alm) di bawah sumpah pada pokoknyamenerangkan sebagai berikut:Bahwa saksi diperiksa dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.Bahwa saksi kenal dengan Terdakwa namun saksi tidak memiliki hubungankeluarga atau pekerjaan dengan Terdakwa;Bahwa Terdakwa merupakan nahkoda dari KM ANUGRAH 1 sedangkan ABKdari KM ANUGRAH 1 adalah
Perkutut3005 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri melakukanpemeriksaan terhadap KM ANUGRAH 1;Bahwa pada saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas Kepolisian dari K.P.Perkutut3005 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri ditemukan barang buktiberupa bahan peledak sebanyak 7 (tujuh) buah botol kecil bahan peledakSiap pakai dan 8 (delapan) buah detonator, serta 1 (Satu) bundle dokumenkapal;Bahwa barang bukti tersebut adalah milik Terdakwa selaku nahkoda KMANUGRAH 1 yang mana barang bukti tersebut digunakan
Terbanding/Terdakwa : VO THANH TUAN
76 — 36
Perkara : PDM 59/RNI/05/2018, Terdakwatelah didakwa dengan :DAKWAANKESATU:Bahwa terdakwa, VO THANH TUAN selaku Nahkoda Kapal BV 92160 TSyang merupakan kapal penangkap ikan asing yang mengibarkan benderakebangsaan Vietnam bersama Bui Giu selaku Nahkoda Kapal BV 5092 TS(dilakukan penuntutan terpisah) pada hari Rabu tanggal 19 April 2017 sekiraPukul 08.10 WIB atau setidaktidaknya dalam bulan April 2017 bertempat diperairan Natuna / ZEEI pada posisi 0712300 U 108 40 440 T yangmerupakan wilayah pengelolaan
Bahwa ketika terdakwa Vo Thanh Tuan selaku Nahkoda Kapal BV 92160 TSbersama Biu Giu Selaku Nahkoda Kapal BV 5092 TS sedang melakukanHalaman 2 dari 9 hal.
Kapal BV 92160 TSyang merupakan kapal penangkap ikan asing yang mengibarkan benderakebangsaan Vietnam bersama Bui Giu selaku Nahkoda Kapal BV 5092 TS(dilakukan penuntutan terpisah) pada hari Rabu tanggal 19 April 2017 sekiraPukul 08.10 WIB atau setidaktidaknya dalam bulan April 2017 bertempat diperairan Natuna / ZEEI pada posisi 0712300 U 108 40 440 T yangmerupakan wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia atau setidaktidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah HukumPengadilan
Bahwa ketika terdakwa Vo Thanh Tuan selaku Nahkoda Kapal BV 92160 TSbersama dengan Bui Giu selaku nahkoda Kapal BV 5092 TS sedangmelakukan penangkapaan ikan di WPPRI (Wilayah Perairan PerikananRepublik Indonesia) tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dansuratsurat/ dokumen perizinan perikanan lain dari pemerintah Indonesia. Bahwa pada saat di tangkap alat tangkap sebagian berada di dalam laut dansebagian diatas kapal BV 92160 TS.
REG.Perk : PDM 59/RNI/05/2018,Terdakwa telah dituntut sebagai berikut ;1.Menyatakan terdakwa VO THANH TUAN selaku Nahkoda BV 92160 TSterbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, bersalah melakukanperbuatan pidana yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yangturut serta melakukan yang memiliki dan/atau mengoperasikan kapalpenangkap ikan berbendera asing melakukan penangkapan ikan di ZEEIyang tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) melanggar Pasal93 ayat (2) Jo pasal 27 ayat (2)
40 — 39
tersebutberawal ketika terdakwa INDRA ABDULAH Alias INDRA bersama samadengan KAMSUDIN Alias BOUNG (DPO), PABLO (DPO) dan RAJA (DPO)yang masing masing berprofesi sebagai nelayan sepakat untuk menangkapikan jenis tuna dengan menggunakan bom ikan dan telah mempumyai tugasmasing masing yaitu KAMSUDIN Alias BOUNG (DPO) sebagai NahkodaKapal (DPO) sedangkan terdakwa INDRA ABDULAH Alias INDRA, RAJA(DPO) serta PABLO (DPO) sebagai Anak Buah Kapal, setelah sepakatkemudian KAMSUDIN Alias BOUNG (DPO) sebagai Nahkoda
Desa Babolak, Kecamatan Nagawutung,Kabupaten.Lembata .e Bahwa saksi melakukan operasi MCS padsa tanggal 27 Oktober2010 kira kira pukul 10.00Wita dapat laporan saat operasi di DesaWuakerong sampai dengan Desa Babolak melakukan pengintaiandipastikan terjadi penangkapan ikan secara terus menerus lalaumelakukan pengejaran dan melihat semburan air kurang lebih 3sampai empat meter sebagai peteunjuk terjadinya pengeboman.Bahwa ketika sampai di baobolak mesin kapal mati dan sebagiananak buah kapal dan nahkoda
Nagawutung, Kab.Lembata.Bahwaberawal ketika terdakwa INDRA ABDULAH Alias INDRAbersama sama dengan KAMSUDIN Alias BOUNG (DPO), PABLO(DPO) dan RAJA (DPO) yang masing masing berprofesi sebagainelayan sepakat untuk menangkap ikan jenis tuna denganmenggunakan bom ikan dan telah mempunyai tugas masing masingyaitu KAMSUDIN Alias BOUNG (DPO) sebagai Nahkoda Kapal (DPO)sedangkan terdakwa INDRA ABDULAH Alias INDRA, RAJA (DPO)serta PABLO (DPO) sebagai Anak Buah Kapal.Bahwa setelah sepakat kemudian KAMSUDIN
Alias BOUNG (DPO)sebagai Nahkoda Kapal sekaligus pemilik kapal mempersiapkan bomikan dan selanjutnya bom ikan tersebut ditaruh diatas kapal yang akandipergunakan, setelah semuanya lengkap mereka denganmenggunakan 1 (satu) unit kapal motor yang bernama SILET warnabiru campur putin berangkat melaut menuju perairan Babaokerong,Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata .Bahwa setelah sampai di tempat mereka melihat gerombolan ikan tunatersebut lalu mengejar serta mendekatinya dan dengan Jjarak kira kira5
157 — 79
Sejahtera Illdiperiksa oleh Patkamla Pegassus dan dari hasil pemeriksaan, KM.Sejahtera Ill berlayar dari Sungai Harapan Sekupang Batam tujuanTanjung Batu tanpa dilengkapi Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yangdikeluarkan oleh Syahbandar; Bahwa benar Terdakwa sebagai nahkoda KM. Sejahtera Ill mengakutidak memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari Syahbandar; Bahwa benar selanjutnya KM.
Unsur Nahkoda;2. Unsur yang berlayar tanpa memiliki Surat Persetujuan Berlayar yangdikeluarkan oleh Syahbandar;Menimbang, bahwa terhadap unsurunsur tersebut Majelis Hakim akanmempertimbangkan satu persatu, apakah terbukti atau tidak terhadapperbuatan yang dilakukan oleh Terdakwa sebagai berikut:Ad.1.
Unsur Nahkoda;Menimbang, bahwa yang di maksud dengan nahkoda ialah salahseorang dari awak kapal yang menjadi pemimpin tertinggi di kapal danmempunyai wewenang dan tanggung jawab tertentu sesuai dengan ketentuanperaturan perundang undangan (Pasal 1 angka 41 UU RI No.17 Tahun 2008tentang Pelayaran);Halaman 7 dari 11 Putusan Nomor 138/Pid.Sus/2016/PN TbkMenimbang, bahwa awak kapal adalah orang yang bekerja ataudipekerjakan diatas kapal oleh pemilik atau operator kapal untukmelaksanakan tugastugas diatas
Sejahtera Ill pada hari Jumattanggal 05 Februari 2016 sekitar pukul 17.00 Wib berlayar dari PelabuhanSungai Harapan Sekupang Batam menuju Tanjung Batu dengan membawamuatan beras dan gula;Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, Majelisberpendapat unsur Nahkoda telah terpenuhi;Ad.2.
Sejahtera Illberlayar dari Pelabuhan Sungai Harapan Sekupang Batam tujuan TanjungBatu tanpa dilengkapi Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang dikeluarkan olehSyahbandar;Menimbang, bahwa menurut keterangan Ahli yaitu Firman, bahwa setiapkapal yang berlayar wajiob memilki Surat Persetujuan Berlayar yang dikeluarkanoleh Syahbandar, bahwa Terdakwa selaku nahkoda adalah salah dalamberlayar yang tidak memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yangdikeluarkan oleh Syahbandar;Menimbang, bahwa berdasarkan
JOHANNES NAIBAHO.SH
Terdakwa:
SUKANDAR
129 — 28
- 1 (satu) lembar SKK Nahkoda An Sukandar.
- 1 (satu) lembar SKK tanggal 30 November 2018 An. Mustaryadi.
- 1 (stu) lembar surat persetujuan berlayar tgl 24 Januari 2019.
Pekerjaan : Nahkoda KM Lumba LumbaTerdakwa ditahan dalam tahanan Rumah Tahanan Negara L. Deli oleh:1.Penyidik sejak tanggal 28 Januari 2019 sampai dengan tanggal 18 Februari2019;. Perpanjangan Penuntut Umum sejak tanggal 19 Februari 2019 sampaidengan tanggal 28 Februari 2019;. Penuntut Umum sejak tanggal 27 Februari 2019 sampai dengan tanggal 8Maret 2019;. Majelis Hakim sejak tanggal 5 Maret 2019 sampai dengan tanggal 24 Maret2019;.
/PN.Man.1 (satu) lembar surat perangkat radio telekomunikasi tanggal 22 November2018.1( satu) lembar sertifikat kesempurnaan dan garis muat sementara.1 (satu) lembar SKK Nahkoda An Sukandar.1 (satu) lembar SKK tanggal 30 November 2018 An. Mustaryadi.1 (stu) lembar surat persetujuan berlayar tg!
(SIKPI)Bahwa benar Terdakwa SUKANDAR selama kurang lebih tiga bulan menjadiNahkoda KM LUMBA LUMBA mengangkut ikan dengan tujuan Thailand.Benar bahwa Terdakwa tidak mengetahui bahwa untuk mengangkut ikanharus memiliki dokumen SIKPI.Bahwa menurut keterangan baik ahli maupun saksi penangkapmenerangkan bahwa KM LUMBALUMBA dengan Nahkoda SUKANDARtelah melakukan pengangkutan ikan tanpa dilengkapi SIKPI hal tersebutHalaman 14 dari 21 Putusan Nomor 2 /Pid. SusPRK/2019.
Bahwa laporan muatan kapal (manifest) diterima oleh Nahkoda dari IRFANpemilik kapal; Bahwa, KM LUMBALUMBA dengan Nahkoda SUKANDAR sudah kuranglebih tiga kali mengangkut ikan yang dikirim ke Thailand tanpa jin, dansemuanya atas perintah Pemilik KM LUMBALUMBA yang bernama IRFAN.Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis Hakim akanmempertimbangkan apakah berdasarkan faktafakta hukum tersebut diatas,Terdakwa dapat dinyatakan telah melakukan tindak pidana yang didakwakankepadanya;Menimbang, bahwa Terdakwa telah
LUMBALUMBA ditangkap petugas patroliKRI PATIMURA371, Nahkoda yang mengoperasikannya adalah Terdakwa.Dan berdasarkan dokumen yang ada menunjukan bahwa Terdakwa adalahNahkoda kapal KM. LUMBALUMBA.Menimbang, bahwa menurut pendapat ahli kapal KM.
223 — 123
Nusa Penida KabKlungkung;Agama : Hindu;Pekerjaan : Nahkoda;Terdakwa tidak ditahan dalam perkara ini;Terdakwa hadirdalam persidangan tanpa didampingi Penasehat HukumPENGADILAN NEGER tersebut;Telah membaca semua berkasberkas dalam perkara ini;Telah membaca dan mendengar dakwaan Penuntut Umum;Telah mendengar Pembelaan tertulis dari Terdakwa;Telah mendengar keterangan saksisaksi dan Terdakwa;Telah memeriksa barang bukti yang diajukan di persidangan;Telah mendengar tuntutan pidana dari Penuntut Umum yang
menjadi pemimpin tertinggi dikapalyang mempunyai wewenang untuk mengurus ijin berlayar dari syahbandar;Bahwa dalam pemeriksan tersebut terdakwa sebagai Nahkoda KM.MUTIARA yang melayarkan kapalnya dari pelabuhan rakyat pemonggalanKusamba menuju pelabuhan rakyat jembatan kuning Nusa Penida tanpadilengkapi Surat Ijin Berlayar (SPB) yang dikeluarkan oleh syahbandarsehingga terdakwa beserta barang buktinya disita oleh penyidik untukproses lebih lanjut;Perbuatan ia terdakwa diatur dan diancam pidana dalam
karena Nahkoda daamsurat pernyataannya menyampaikan kesiapan Kapalnya untukberangkat, Surat Pernyataan Nachoda adalah surat pernyataan yangdibuat oleh Nachkoda yang menerangkan bahwa kapal, muatan danawak kapalnya telah memenuhi persyaratan keselamatan dankeamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim untukberlayar ke pelabuhan tujuan.
Nakhoda2. yang berlayar tanpa memiliki Surat Persetujuan Berlayar yang dikeluarkanoleh Syahbandar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 219 ayat (1)Menimbang, bahwa terhadap unsurunsur tersebut Majelis Hakim akanmempertimbangkannya sebagai berikut:Halaman 20 dari 31 hal Putusan No. 45/Pid.Sus/2019/PN.SrpAd. 1.Unsur Nahkoda ;Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan Nahkoda menurut pasal 1angka 41 Undangundang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008tentang Pelayaran aalah seorang dari Awak Kapal yang menjadi
Dengan demikian unsur Nahkoda telah terpenuhi;Ad. 2.
TAUFIK,SH.
Terdakwa:
AHMAD Bin ECCA
396 — 31
Anwar Sadat dengancara telepon dan rencananya pembagian hasil pemuatan kayu dibagi 3 (tiga)yaitu 2 bagian ke pemilik kapal dan 1 bagian untuk Nahkoda beserta ABK.Sesuai dengan Pendapat Ahli atas nama JONO ADI PUTRO, S.Hut Bin NORSALEH YUSUF dan ZAFRYUDDIN Bin H. M.
KLM Karya Indah, kayu yang sudah dimuatberjumlah 2.139 batang atau setara dengan + 156 m (meter kubik),berdasarkan pemeriksaan, kayu tersebut berasal dari kawasan CagarAlam Teluk Apar pada koordinat 02 10 33.5 LS 116 23 01.6 BT.Selanjutnya KLM Karya Indah beserta nahkoda dan pembeli kayu yangberada di atas kapal an.
Bahwaberdasarkan keterangan nahkoda kapal KLM Karya Indah jeniskayu yang diangkut adalah kayu Galam dengan jumlah / volume + 156 m?setara 2.139 batang.
Bahwaberdasarkan keterangan nahkoda kapal KLM Karya Indah bahwakayu Galam tersebut akan dibawa ke Madura. Bahwasaksi melakukan pengamanan terhadap kapal KLM Karya Indahdan muatannya kemudian membawa ke Samarinda untuk diproses lebihlanjut oleh PPNS Balai PPHLHK wilayah Kalimantan.
TgtBahwa berdasarkan keterangan nahkoda kapal KLM Karya Indah bahwakayu Galam tersebut akan dibawa ke Madura Jawa Timur.Bahwa saksi melakukan pengamanan terhadap kapal KLM Karya Indahdan muatannya kemudian membawa ke Samarinda untuk diproses lebihlanjut oleh PPNS Balai PPHLHK wilayah Kalimantan.Bahwa perbuatan nahkoda kapal KLM Karya Indah dan pembeli kayumerupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam rumusanPasal 12huruf d, f dan k jo Pasal 83 ayat (1) huruf a, Pasal 84 ayat (1), Pasal 87huruf
SUMRIADI, SH
Terdakwa:
DODI Bin SUKRI
156 — 33
MENGADILI
- Menyatakan Terdakwa DODI BIN SUKRI telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Nahkoda yang berlayar tanpa memiliki surat persetujuan berlayar yang dikeluarkan oleh Syahbandar sebagaimana dalam dakwaan tunggal ;
- Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 7 (tujuh) bulan dan pidana denda sebesar Rp 5.000.000,00,- (lima juta rupiah
TAUFIK GT 5 yang terdakwa nakhodai berlayartanpa dilengkapi dengan Surat Persetujuan Berlayar yang dikeluarkan oleh Syahbandar atau pihak yang berwenang.Bahwa pada saat itu, terdakwa selaku nahkoda KM. TAUFIK GT 5dan, saksi dan saksi Beni Robianto beserta KM.
Bahwa pada saat itu, terdakwa selaku nahkoda KM. TAUFIK GT 5dan, saksi Baharudin dan saksi Beni Robianto beserta KM. TAUFIKGT 5 dan muatannya dibawa ke Dermaga Sat Polairud Polres Inhilguna proses penyidikan lebih lanjut.
Sehingga ynag disebut sebagai pelakuusaha adalah Importir bukan Nahkoda.
Nahkoda.2. Berlayar yang tanpa memiliki Surat Persetujuan Berlayar yangdikeluarkan oleh Syahbandar;Menimbang bahwa terhadap Unsurunsur tersebut Majelis Hakim akanmempertimbangkan sebagai berikut:Ad. 1.
ASTRI RAHMA YANTI, SH., M.P.d
Terdakwa:
RUSTAN
176 — 75
Bahwa sebelumnya kapal SOPB Kallyse pada hari Kamis tanggal 17Mei 2018 sekitar pukul 21.30 Wib berlayar dari Sunda Kelapa Jakarta Utaramenuju perairan Lampung; Bahwa Terdakwa merupakan nahkoda kapal SOPB Kallyse yangbertanggungjawab proses mengarahkan gerak kapal dari satu titik ke titikyang lain dengan aman dan lancar serta menghindari bahaya rintanganselama kapal berlayar; Bahwa Terdakwa mengetahui bahwa radio kapal SOPB Kallyse tidakberfungsi akan tetapi Terdakwa tetap berlayar;Terhadap keterangan
saksi, Terdakwa memberikan pendapat bahwaketerangan saksi tersebut adalah benar;Menimbang, bahwa dipersidangan juga telah didengarkan keterangan saksiyang bernama Misgiyo yang pada pokoknya menerangkan sebagai berikut : Bahwa saksi melakukan pengamanan terhadap Terdakwa pada hariKamis tanggal 24 Mei 2018, sekira jam 23.00 WIB beralamat di perairanMutun Teluk Lampung pada posisi koordinat 05 30 05 U 105 16 15 T; Bahwa saksi melakukan pengamanan terhadap Terdakwa karenaTerdakwa merupakan nahkoda dari
kapal SOPB Kallyse yang sebelumnyasaksi dan tim lain melakukan pemmanggilan via radio terhadap kapal SOPBKallyse namun tidak tersambung, kemudian saksi melakukan pemeriksaanterhadap dokumen kapal ABK dan muatan, alatalat keselamatan kapal,navigasi dan radio; Bahwa dari pemeriksaan tesebut ditemukan bahwa radio kapal tersebuttidak dapat digunakan karena rusak; Bahwa Terdakwa merupakan nahkoda kapal SOPB Kallyse yangbertanggungjawab proses mengarahkan gerak kapal dari satu titik ke titikyang lain
Bahwa Terdakwa dihadapkan dipersidangan ini karena adanya dugaantindak pidana pelayaran yang dilakukan oleh Terdakwa; Bahwa Terdakwa diamankan pada hari Kamis tanggal 24 Mei 2018,sekira jam 23.00 WIB beralamat di perairan Mutun Teluk Lampung padaposisi koordinat 05 30 05 U 105 16 15 T; Bahwa Terdakwa merupakan nahkoda dari kapal SOPB Kallyse; Bahwa saat Terdakwa diamankan dilakukan pemeriksaan terhadapdokumen kapal ABK dan muatan, alatalat keselamatan kapal, navigasi danradio; Bahwa dari pemeriksaan
tesebut ditemukan bahwa radio kapal tersebuttidak dapat digunakan karena rusak; Bahwa sebelumnya kapal SOPB Kallyse pada hari Kamis tanggal 17Mei 2018 sekitar pukul 21.30 Wib berlayar dari Sunda Kelapa Jakarta Utaramenuju perairan Lampung; Bahwa Terdakwa merupakan nahkoda kapal SOPB Kallyse yangbertanggungjawab proses mengarahkan gerak kapal dari satu titik ke titikyang lain dengan aman dan lancar serta menghindari bahaya rintanganselama kapal berlayar; Bahwa Terdakwa mengetahui bahwa radio kapal