Ditemukan 5035 data
220 — 120
Pusaka Benjin Resources (PBR) sebanyak 156 (seratus lima puluh enam )lembar yang telah ditanda tangani dan distempel PT.PUSAKA BENJINA RISOURCES (PBR);3. 6 (enam) Seaman Book asli milik Nahkoda diantaranya:a. Seaman Book asli dengan Nomor FF 09706 atas nama MR.SOMSAK LEEPAED;b. Seaman book asli dengan Nomor FF 10602 atas nama MR.AMNUAY JUNGEK;c. Seaman Book Asli dengan Nomor GF 01185 atas nma MR.CHA-ON THANOMCHAT;d.
Kunci gembok yang tebuat dari besi pada sisi sebelah kanan dan kiri bertuliskan HIGHT SECURITY memakai gantuangan yang terbuat dari tali berwarna putih yang berisikan mainan kunci berwara orange bertuliskan SEL POSKO;10. - 1 satu) Seaman book asli dengan Nomor: GF 00970 atas nama MR.SURACHAI MANEEPHONG; - 1 (satu) Seaman book asli dengan Nomor GF 01445 atas nama MR.SOMCHIT KORRANEESUK; - 1 (satu) buah Daftar nama ABK Antasena 142 atas nama Nahkoda MR.SURACHAI MANEEPHONG; - 1 (satu
) buah Daftar nama ABK Antasena 309 atas nama Nahkoda MR.SOMCHIT KORRANEESUK;11.
NAHKODA;Bahwa yang mengetahui pada saat ABK ASING yang membuatmasalah dan dimasukan ke ruang lsolasi adalah kepala security, QC(Quality Control) TAIKONG/NAHKODA, Pimpinan PT PBR Benjina danHalamanilSdari227 Putusan Nomor 109/Pid.Sus/2015/PN.Tul.pihak Imigrasi.
Nahkoda ini bahkanmemiliki tanggung jawab yang sangatsangatlah besar karenaNahkodalah yang menentukan seseorang boleh atau tidak bolehnya diatas kapal, harus bekerja seperti apa, kesejahteraannya bagaimana,semua Nahkoda yang menentukan.
PBR mempekerjakan para awak kapal dalam usahapenangkapan ikan dengan menggunakan Nahkoda Mr.
benar Nahkoda Mr.
Bahwa akibat dari perouatan Nahkoda Mr.
201 — 88 — Berkekuatan Hukum Tetap
Bui Han Hanh Nahkoda KM BV 0071 TS dengan Mr.Nguyen Van Be Nahkoda KM BV 0870 TS (dilakukan penuntutan secara terpisah) padahari Rabu tanggal 25 April 2012 sekitar pukul 14.50 WIB atau setidaktidaknya padawaktu lain dalam bulan April 2012 bertempat di Wilayah Pengelolaan PerikananRepublik Indonesia pada posisi 05 43 56 LU 109 35 13 BT sesuai dengan GlobalPosision System (GPS) atau pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerahZona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) dan berdasarkan ketentuan
Bui Han Hanh Nahkoda kapal KM BV 0071 TS bersamasamadengan Mr. Nguyen Van Be selaku Nahkoda KM BV 0870 TS (dilakukan penuntutansecara terpisah) berangkat dari Vietnam dengan menggunakan bendera Vietnam menujuke perairan Vietnam dengan tujuan untuk menangkap ikan yang didapat sedikit merekakemudian langsung menuju ke perairan Indonesia untuk menangkap ikan denganmenggunakan alat tangkap berupa jaring (trawl) yang cara pengoperasiannya yaitujaring dilempar/dijatuhkan ke laut oleh kapal KM.
Bui Han Hanh Nahkoda kapal KM BV 0071 TS bersamasamadengan Mr.Nguyen Van Be selaku Nahkoda KM BV 0807 TS (dilakukan penuntutansecara terpisah) berangkat dari Vietnam dengan menggunakan bendera Vietnam menujuke perairan Vietnam dengan tujuan untuk menangkap ikan yang didapat sedikit merekakemudian langsung menuju ke perairan Indonesia untuk menangkap ikan denganmenggunakan alat tangkap berupa jaring (trawl) yang cara pengoperasiannya yaitujaring dilempar/dijatuhkan ke laut oleh kapal KM.
Bui Han Hanh Nahkoda kapal KM BV 0071 TS bersamasamadengan Mr.Nguyen Van Be selaku Nahkoda KM BV 0870 TS (dilakukan penuntutansecara terpisah) berangkat dari Vietnam dengan menggunakan bendera Vietnam menujuke perairan Vietnam dengan tujuan untuk menangkap ikan yang didapat sedikit merekakemudian langsung menuju ke perairan Indonesia untuk menangkap ikan denganmenggunakan alat tangkap berupa jaring (trawl) yang cara pengoperasiannya yaitujaring dilempar/dijatuhkan ke laut oleh kapal KM.
130 — 40
AL. 1 llir Palembang;Bahwa terdakwa pada saat diinterogasi mengakui bahwa terdakwamerupakan Nahkoda Kapal Mi. Tabonganen 05 dan mulai bekerjasebagai Nahkoda Kapal Mt.
Tabonganen 05 sejak tanggal 07 April 2016yang memiliki tugas dan tanggungjawab berupa bertanggung jawab atassegala sesuatu yang ada di kapal, mulai dari material kapal,keselamatan pelayaran, ABK serta muatan kapal dan terdakwa jugaberhak untuk mengatur segala kegiatan yang harus dilaksanakan diatasa kapal selama kapal berlayar;Bahwa terdakwa selaku Nahkoda Kapal Mt. Tabonganen 05menyetujui untuk membawa kapal Mt.
AL. 1 llir Palembang;Bahwa terdakwa pada saat diinterogasi mengakui bahwa terdakwamerupakan Nahkoda Kapal Mt. Tabonganen 05 dan mulai bekerjasebagai Nahkoda Kapal Mt.
HENGKY FRANSISCUS MUNTE, SH. MH.
Terdakwa:
ISAM RACHMAN Bin YUSUF
123 — 8
Sendi, sedangkan Terdakwasebagai Nahkodanya;Bahwa benar, awalnya sebelum ditangkap Terdakwa sebagai Nahkoda KapalMT. Pratama 128 memuat minyak hitam di daerah Mundam Kota Dumaisebanyak kurang lebih 100 (Seratus) ton, dan minyak hitam tersebut akanTerdakwa angkut ke Kota Batam;Bahwa benar, kapal MT.
Pratama 128 yang dinahkodai Terdakwa beserta seluruh Anak Buah Kapal (ABK) ditangkap dandiamankan oleh Anggota TNI Angkatan laut yang menggunakan KRI CutNyak Dien 375 karena tidak dapat menunjukkan Surat Persetujuan Berlayar(SPB) yang dikeluarkan oleh Syahbandar; Bahwa benar, Terdakwa sebagai nahkoda Kapal MT.
Nahkoda;2. Berlayar tanpa memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yangdikeluarkan oleh Syahbandar;Menimbang, bahwa terhadap unsurunsur tersebut Majelis Hakimmempertimbangkan sebagai berikut:Ad. 1.
Sendi, sedangkan Terdakwasebagai Nahkodanya; Bahwa benar, awalnya sebelum ditangkap Terdakwa sebagai Nahkoda KapalMT. Pratama 128 memuat minyak hitam di daerah Mundam Kota Dumaisebanyak kurang lebih 100 (Seratus) ton, dan minyak hitam tersebut akanTerdakwa angkut ke Kota Batam;17 Bahwa benar, kapal MT.
JULIAN CHARLES ROTINSULU, SH
Terdakwa:
RAFAEL MARATAS
92 — 51
M E N G A D I L I :
- Menyatakan Terdakwa RAFAEL MARATAS terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Perikanan yaitu Nahkoda yang berlayar tidak memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB) kapal Perikanan.
VIO HERVITA pada saat melakukankegiatan penangkapan ikan, sehingga Surat Persetujuan Berlayar (SPB)tersebut tidak berlaku atau dianggap tidak menggunakan Surat PersetujuanBerlayar (SPB).Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 98 JoPasal 42 Ayat (3) Jo Pasal 35A ayat (1) Undang Undang RI No. 45 Tahun 2009Tentang Perubahan Atas Undang Undang RI No.31 Tahun 2004 TentangPerikanan.ATAUKEDUA :Bahwa terdakwa RAFAEL MARATAS selaku Nahkoda Kapal KM.
VIO HARVETA berangkat apakah ABK kapaltermasuk Nahkoda sudah lengkap sesuai dengan SPB (Surat PersetujuanBerlayar); Bahwa saksi, ABK yang ada di kapal KM. VIO HARVETA tidak sesuai denganSPB karena Pada waktu berangkat ke laut ABK kapal dan Nahkoda Kapalsudah sesuai dengan SPB kemudian kakak dari isteri saya meninggal dunialalu saya telpon Nahkoda KM.
VIO HARVETA tinggal Nahkoda Kapal sendiri. Kemudian sayaperintahkan agar ABK diganti karena ABK yang semula dalam keadaanberduka. Setelah diganti dengan ABK lain datanglah Kapal Penangkap Hiu 02dan menemukan ABK Kapal tidak sesuai dengan SPB; Bahwa saksi, bobot kapal 3 (tiga) GT dan sewaktu pengurusan SPB berangkatdengan 4 (empat) orang ABK dan 1 (satu) orang Nahkoda Kapal;Halaman 6 dari 25Perkara Nomor : 6/Pid.Sus.PRK/2018/PN.BitBahwa saksi, yang mengurus dokumen atau persuratan dari kapal KM.
VIO HARVETAadalah Nahkoda Kapal dalam hal ini RAFAEL MARATAS;Halaman 9 dari 25Perkara Nomor : 6/Pid.Sus.PRK/2018/PN.BitTanggapan Terdakwa atas keterangan saksi ABK, Terdakwa tidak keberatandan membenarkannya.Saksi ALFIAN RIO SUSANTO, (Saksi Penangkap KP. HIU 2 , dibacakan).Bahwa saksi, diperiksa sehubungan dengan ditangkapnya kapal ikan bernamaKM. VIO HARVETA yang dinakhodai oleh RAFAEL MARATAS;Bahwa saksi, yang menangkap kapal ikan KM. VIO HARVETA adalah KapalPenangkap KP.
VIO HARVETA yang di Nakodai oleh RAFAELMARATAS tidak dilengkapi dokumen perijinan dari Pemerintah Indonesia berupaSurat Persetujuan Berlayar (SPB) dari syabandar pelabuhan Perikanan Bitung sesuaiaturan yang berlaku;Menimbang bahwa Terdakwa sebagai Nahkoda adalah orang yangmengoperasikan kapal KM.
145 — 91 — Berkekuatan Hukum Tetap
Gulf Ahmadi milik TergugatRekonvensi/Penggugat Konvensi saat meninggalkan dermaga, melainkanPelindo Ill;Bahwa bukti menunjukkan pada saat petugas pandu memberikan perintahkepada Nahkoda (kapten Kapal) untuk maju ke depan dengan kecepatanrendah (to move slow aheaqd), ternyata Nahkoda (kapten Kapal) tidakHalaman 9 dari 28 hal. Put.
Dengan demikian Bukti T1a dan T1b pada dasarnyatelah jelas membuktikan tidak ada kesalahan dari Nahkoda KapalMV.
Diaturan responsibility telah jelas diatur bahwa tidak melepastanggungjawab Nahkoda atau pemilik kapal dalam melaksanakanKebiasaan Pelaut yang baik.
Pandu wajib memberikan petunjuk dan keterangan yangdiperlukan Nahkoda atau pemimpin kapal serta membantuolah gerak kapal; danPasal 27Pandu dalam melaksanakan tugas pemanduan mempunyaikewajiban sebagai berikut:a. Membantu Nahkoda atau pemimpin kapal untuk mengambiltindakan yang tepat dalam menjamin keselamatan dankeamanan berlayar;Halaman 23 dari 28 hal. Put. Nomor 2637 K/Pat./2016b.
Memberi semua petunjuk yang diperlukan kepada Nahkoda untukberlayar dengan selamat dan untuk ketertiban lalu lintas kapal;c. Memenuhi permintaan Nahkoda untuk mengambil alih komandoolah gerak kapal;d.
1.M BIMO P NUGROHO
2.WAHER T.J. TARIHORAN, SH.MH
3.DEWI SHINTA DAME SIAHAAN, SH
Terdakwa:
ERAMLI Bin Alm ALIDIN
143 — 79
SELUAN BAHRI.Bahwa seketika itu langsung menyelamatkan diri dengan cara berusahaberenang ketepi pulau terdekat (Pulau Sedua dan Pulau Selimus).Bahwa NAHKODA KM. SELUAN BAHARI tidak ada memberikan pelampungatau life jacket kepada para penumpang.Bahwa tidak ada pelampung atau life jacket atau ban terapung didalam KapalKM.
SELUAN BAHRI berangkat pada pukul 06.00 Wib saat itu saksi dudukdidalam kamar (di kabin) didekat nahkoda (sdra.
SELUAN BAHARI dihantam ombak dibagian lambung kirikapal sehingga menyebabkan Kapal terbalik ke sebelah kanan dantenggelam;Bahwa benar yang menjadi Nahkoda KM.
SELUAN BAHARI dihantam ombak dibagian lambung kirikapal sehingga menyebabkan Kapal terbalik ke sebelah kanan dantenggelam;Halaman 29 dari 37 halaman Putusan No12/Pid.B/2017/Pn.RanBahwa benar yang menjadi Nahkoda KM.
SELUAN BAHARI dihantam ombak dibagian lambung kirikapal sehingga menyebabkan Kapal terbalik ke sebelah kanan dantenggelam; Bahwa benar yang menjadi Nahkoda KM.
111 — 7
Murni 01.e Bahwa BBM tersebut didapatkan dengan cara membelinya dari SPBU Muara Padangdan tanpa dilengkapi dengan suratsurat/legalitas apapun.12e Bahwa Nahkoda kapal KM. Murni 01 tersebut adalah JHON EDISON ELPISSIPAYUNG. Jumlah ABK kapal KM.
Wazah pelaut ANT V (Ahli Nautika tingkat V) milik Nahkoda (Foto Copy yang dilegalisir)10. Ijazah Juru Mesin milik Sdr. AMIR HAMZAH GEA selaku KKM (Kepala Kamar Mesin).11. Surat keterangan kecakapan sebagai Masinis milik sdr. MULIADI PASARIBU selaku Masinis I.12.
karena nahkoda adalah Pemimpin di atas kapal.Sedangkan Cincu adalah wakil pemilik kapal dan bertanggung jawab dalam masalahkeuangan dan kebutuhan kapal.2.
Munri 01, diperiksa dan ditangkap oleh Polisi, dan dibawake Dermaga Dit Pol Air Polda Sumbar yaitu karena masalah Bahan BakarMinyak yang berada di tangki kapal.e Bahwa Nahkoda kapal KM. Murni O01, yaitu JHON EDISON ELPISSIPAYUNG. Jumlah ABK kapal KM. Murni 01, tersebut adalah 9 (sembilan)orang.e Bahwa ABK KM Murni 01 adalah:1. JHON EDISON ELPIS SIPAYUNG, adalah selaku Nahkoda.2. RINDO, selaku Mualim I.3. AMIR HAMZAH GEA, selaku KKM (Kepala Kamar Mesin).4. MULIADI PASARIBU, selaku masinis I5.
Murni01 sudah penuh / banyak sehingga tidak memungkinkan untuk memuat / mengangkutBBM.Bahwa benar Tugas dan tanggung jawab Nahkoda (Terdakwa I) sehubungan denganpengisian BBM hanya sekedar mengetahuinya dan terdakwa II yang melaporkannyakepada Nahkoda (Terdakwa I) apabila BBM untuk bahan bakar telah selesai diisi.Bahwa benar Kapal KM.
221 — 158
SambutanSamarindaAgama : IslamPekerjaan : Nahkoda Kapal TB Aldrick / BG Robby 315Terdakwa Ahyar tidak ditahan;Terdakwa menghadap sendiri;Pengadilan Negeri tersebut;Setelah membaca:Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jayapura Nomor 109/Pid.B/2021/PNJap tanggal 18 Maret 2021 tentang penunjukan Majelis Hakim;Penetapan Majelis Hakim Nomor 109/Pid.B/2021/PN Jap tanggal 18 Maret2021 tentang penetapan hari sidang;Berkas perkara dan suratsurat lain yang bersangkutan;Setelah mendengar keterangan Saksisaksi,
kapal TB ALDRICK / BG ROBBY 315,tiba dipelabuhan Jayapura yang sebelumnya berlayar dari Pelabuhan Biakkemudian Agen memerintahkan untuk menuju ke Pelabuhan Haltekamp untukmemuat alat berat berupa Eksavator sebanyak 2 (dua) unit untuk dipergunakanbongkar muat batubara, selanjutnya pada hari senin tanggal 13 Mei 2019 sekitarjam 08.45 TERDAKWA AHYAR sebagai Nahkoda kapal TB ALDRICK / BGHalaman 3 dari 20 Putusan Nomor 109/Pid.B/2021/PN JapROBBY 315 membawa kapal tersebut menuju kapal MV Intan Baruna
untukmelakukan bongkar muat batubara yang akan diangkut ke pelabuhan PLTUHaltekamp selanjutnya hari selasa tanggal 14 Mei 2019 sekitar Jam 21.00 WitTERDAKWA AHYAR sebagai Nahkoda kapal TB ALDRICK / BG ROBBY 315bergerak lagi menuju MV Intan Baruna, sandar dan melakukann kegiatanbongkar muat Batubara dan pada saat sedang melakukan bongkar muat datangkapal Anggota Satuan Patroli Angkatan Laut Jayapura melakukan pemeriksaanterhadap Dokument Bongkar Muat Barang Berbahaya.
Unsur Nakhoda:Nakhoda adalah salah seorang dari Awak Kapal yang menjadi pemimpintertinggi di kapal dan mempunyai wewenang dan tanggung jawab tertentusesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan, Sehingga yangdimaksud dengan Nahkoda adalah subyek hukum atau siapa saja baik priamaupun wanita yang dapat dimintai pertanggungan jawaban pidanapadanya yang diajukan ke persidangan karena suatu tindak pidana yangdidakwakan kepadanya.
Bahwa dalam perkara ini Terdakwa Ahyarsebagai Nahkoda Kapal Tabot ALDRICK / BG ROBBY 315 adalahsubyek hukum yang identitasnya sebagaimana Pemeriksaan Terdakwadalam persidangan, dimana identitas Terdakwa telah dibenarkan olehTerdakwa sehingga terhindar dari error in persona. Selin dari pada ituTerdakwa sebagai subyek hukum pendukung hak dan kewajiban beradadalam keadaan sehat jasmani dan cakap menurut hukum sehingga mampumenginsyafi perbuatan pidana yang dilakukannya.
ARLY SUMANTO, SH
Terdakwa:
KHAIRUDDIN Bin Alm. ABU KASMIN
170 — 52
AINImenjanjikan upah sebesar Rp 3.500.000,00 (tiga juta lima ratus ribu rupiah)sebagai nahkoda; Bahwa karena Saksi membutuhkan uang untuk pengobatan istri Saksi,maka tawaran Sdri. AINI Saksi terima. Sejak saat itu Saksi bekerja kepadaHalaman 8 dari 32 Putusan Nomor 168/Pid.B/2020/PN KspSdri. AINI untuk mengambil bawang merah dari Satun, Thailand denganmenggunakan KM. RAJAWALI GT.15 No. 1985/PPf sebagai nahkoda; Bahwa sebagai nahkoda KM.
Saksi PAIKUN Bin TASRIBselaku nahkoda mencoba melarikan diri dari kejaran kapal tersebut. SaksiPAIKUN Bin TASRIB juga memerintahkan Terdakwa untuk membuangselurun dokumen kapal dan dokumen awak kapal serta telepon satelit kelaut. Kemudian kapal tersebut yang kemudian diketahui merupakan kapalpatroli bea cukai berhasil menghentikan KM.
AINI meminta Terdakwa untuk mencarikan nahkoda; Bahwa pada awal April 2020 Terdakwa menawarkan Saksi PAIKUN BinTASRIB untuk menjadi nahkoda KM. RAJAWALI GT.15 No. 1985/PPf. Padasaat itu, Saksi PAIKUN Bin TASRIB mengatakan bahwa akan pikirpikir lebihdahulu dan meminta agar Terdakwa memberikan nomor HP Saksi PAIKUNBin TASRIB kepada Sadri. AINI; Bahwa pada hari Kamis tanggal 23 April 2020 Terdakwa dihubungi olehSdri.
AINI meminta Terdakwa untuk mencarikan nahkoda; Bahwa pada awal April 2020 Terdakwa menawarkan Saksi PAIKUN BinTASRIB untuk menjadi nahkoda KM. RAJAWALI GT.15 No. 1985/PPf. PadaHalaman 20 dari 32 Putusan Nomor 168/Pid.B/2020/PN Kspsaat itu, Saksi PAIKUN Bin TASRIB mengatakan bahwa akan pikirpikir lebihdahulu dan meminta agar Terdakwa memberikan nomor HP Saksi PAIKUNBin TASRIB kepada Sadri. AINI; Bahwa pada hari Kamis tanggal 23 April 2020 Terdakwa dihubungi olehSdri.
105 — 59
Menyatakan NGUYEN TUAN VU selaku Nahkoda KM.
BTH. 99514 TS yaitu nahkoda bernamaNGUYEN TUAN VU ABK dan nahkoda berjumlah 8 (delapan) orang,semua warganegara Vietnam tanpa dilengkapi dengan pasport dan seamanbook, tidak ditemukan dokumen perizinan dari pemerintah Indonesia dandokumen pelayaran lainnya sehingga menyalhi prosedur operasionalpenangkapan ikan di Indonesia tidak sesuai dengan ketentuan peraturanperudang undangan di bidang perikanan ; Bahwa pelanggaran yang dilakukan KM.
BTH. 99514 TS ; Bahwa tugas dan tanggung jawab Terdakwa sebagai nahkoda/tekong yaitu mengaturkapal mulai berangkat dari Pelabuhan sampai dengan kembalinya kapal ke tempatPelabuhan semula.
BTH. 99514 TS dengan nahkoda NGUYEN TUAN VUdiperiksa dan ditangkap KP.
BTH. 99514 TS ; Menimbang, bahwa dari keterangan para saksi dan terdakwa NGUYEN TUANVU adalah selaku nahkoda KM.
198 — 33
Rezeki Kita yang beralamat di JalanKampung Salam Sejahtera No. 14 Belawan.Halaman20Putusan No.04/Pid.SusPRK/2016/PN.Mdn.Bahwa Terdakwa sudah 7 (tujuh) bulan bekerja sebagai Nahkoda KapalMV. Orient Star GT.140.Bahwa dokumen kapal yang dimiliki Kapal MV.
Orient Star GT.140 adalah 830 (Delapan ratustiga puluh) box ikan segar berbagai jenis.Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan saksi, pendapat ahli danketerangan Terdakwa serta barang bukti yang diajukan dalam persidangan, makadiperoleh faktafakta hukum sebagai berikut : Bahwa benar ZAINAL ABIDIN adalah Nahkoda yang mengoperasikan KapalMV. Orient Star GT. 140. Bahwa benar ZAINAL ABIDIN adalah Nahkoda yang mengoperasikan KapalMV. Orient Star GT. 140. bekerja dan di gaji bulanan.
Bahwa benar Terdakwa ZAINAL ABIDIN selama kurang lebih tujuh bulanmenjadi Nahkoda Kapal MV. Orient Star GT. 140 selalu mengangkut ikan 7Halaman24Putusan No.04/Pid.SusPRK/2016/PN.Mdn.
REJEKI KITA di jalan Kampung Salam SejahteraNo. 14 Belawan.Bahwa laporan muatan kapal (manifest) diterima oleh Nahkoda dari Ageneksportir CV. Rejeki Kita.Bahwa, Kapal MV.
Orient Star GT. 140 ditangkap petugaspatroli TNIAL, Nahkoda yang mengoperasikannya adalah Terdakwa. Danberdasarkan dokumen yang ada menunjukan bahwa Terdakwa adalah NahkodaKapal MV.
1.MUHAMMAD BAYANULLAH
2.DAVID JOHNIE. SH
3.AFRINALDI, SH
4.NATANIA OKTARIANI ZULIROYANA, SH
Terdakwa:
NGUYEN HOP KIM
95 — 65
Pada pukul 13.50 WIBKIA Vietnam TG 92816 TS dikawal oleh KRI Sutanto377 menuju LanalTarempa;Bahwa KM TG 92816 TS diperiksa dan ditangkap oleh KRI Sutanto377karena tidak dilengkapi dokumen/surat izin dari Pemerintah RI untukpenangkapan ikan di perairan Laut Natuna Utara (ZEEI) dan didugamelakukan penangkapan ikan secara tidak sah di perairan tersebut;Bahwa pada saat oleh KRI Sutanto377, nahkoda berada dikamar nahkoda(anjungan) sedang tidak bekerja serta ABK juga tidak melakukan aktivitasdan ketika
Nguyen Hop Kim;Bahwa pemilik KM KM TG 92816 TS, Saksi tidak tahu;Bahwa pada saat ditangkap oleh KRI Sutanto377, nahkoda berada dikamar nahkoda (anjungan) sedang tidak bekerja dan ketika melihat KRISutanto377, tidak melakukan perlawanan atau melarikan diri hingga KRIHalaman 15 dari 45 halaman Putusan Nomor 29/Pid.SusPrk/2018/PN Ran.Sutanto377 mendekati KM TG 92816 TS dan selanjutnya KM TG 92816TS sandar dan merapat dilambung kanan KRI Fatahillah361 sesuai arahanpetugas dari KRI Sutanto377, setelah
dari kapal TG 92816 TS sudah selama4 (satu) tahun;Bahwa Tugas dan tanggung jawab Terdakwa sebagai nahkoda kapal TG92816 TS yaitu mengatur kapal mulai berangkat dari pelabuhan sampaidengan kembalinya kapal ke tempat pelabuhan semula.
Padasaat itu Terdakwa selaku nahkoda KM. TG 92816 TS sedang istirahat di ruangnahkoda;Menimbang, bahwa pada saat dideteksi dan didekati oleh KRI.
37 — 11
KepulauanRiau.Agama : Islam.Pekerjaan : Nahkoda KM.
Menyatakan Terdakwa SUHAIMI Bin SUKAR terbukti secara sah danmeyakinkan melakukan perbuatan Nahkoda yang berlayar tanpa memilikiSurat Persetujuan Berlayar (SPB) yang dikeluarkan oleh petugasSyahbandar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 323 ayat(1) Undang Undang RI Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran.2.
Selanjutnya sekiraPukul 09.00 Wib terdakwa sebagai NAHKODA KM.DNAYA 3 bersama denganSaksi NURZAM BIN SALIM, Saksi SYAHRIL BIN ATAN , MUNIR dan DAUDyang bertindak sebagai Anak Buah Kapal (ABK) berangkat berlayar denganmenggunakan Kapal Motor DUAYA 3 menuju Pelabuhan Jurong Singapuradimana pada saat tersebut terdakwa selaku Nakhoda KM.
Selanjutnyasekira Pukul 09.00 Wib terdakwa sebagai NAHKODA KM.DNUAYA 3 bersamadengan Saksi NURZAM BIN SALIM, Saksi SYAHRIL BIN ATAN, MUNIR danDAUD yang bertindak sebagai ABK berangkat berlayar denganmenggunakan Kapal Motor DUAYA 3 menuju Pelabuhan Jurong Singapuradimana pada saat tersebut terdakwa selaku Nakhoda KM DUAYA 3.
Nahkoda yang berlayar :b. Tanpa memiliki Surat Persutujan Berlayar (SPB) :c. Yang dikeluarkan oleh Syahbandar :Menimbang, bahwa terhadap unsurunsur tersebut Majelis Hakimmempertimbangkan sebagai berikut :a. Nahkoda yang berlayar :Dalam perkara tersebut yang dikatakan NAHKODA yang berlayar adalahterdakwa SUHAIMI Bin SUKAR sebagai Nahkoda KM. DUAYA 3.b.
JOHANNES NAIBAHO.SH
Terdakwa:
SUKANDAR
129 — 28
- 1 (satu) lembar SKK Nahkoda An Sukandar.
- 1 (satu) lembar SKK tanggal 30 November 2018 An. Mustaryadi.
- 1 (stu) lembar surat persetujuan berlayar tgl 24 Januari 2019.
Pekerjaan : Nahkoda KM Lumba LumbaTerdakwa ditahan dalam tahanan Rumah Tahanan Negara L. Deli oleh:1.Penyidik sejak tanggal 28 Januari 2019 sampai dengan tanggal 18 Februari2019;. Perpanjangan Penuntut Umum sejak tanggal 19 Februari 2019 sampaidengan tanggal 28 Februari 2019;. Penuntut Umum sejak tanggal 27 Februari 2019 sampai dengan tanggal 8Maret 2019;. Majelis Hakim sejak tanggal 5 Maret 2019 sampai dengan tanggal 24 Maret2019;.
/PN.Man.1 (satu) lembar surat perangkat radio telekomunikasi tanggal 22 November2018.1( satu) lembar sertifikat kesempurnaan dan garis muat sementara.1 (satu) lembar SKK Nahkoda An Sukandar.1 (satu) lembar SKK tanggal 30 November 2018 An. Mustaryadi.1 (stu) lembar surat persetujuan berlayar tg!
(SIKPI)Bahwa benar Terdakwa SUKANDAR selama kurang lebih tiga bulan menjadiNahkoda KM LUMBA LUMBA mengangkut ikan dengan tujuan Thailand.Benar bahwa Terdakwa tidak mengetahui bahwa untuk mengangkut ikanharus memiliki dokumen SIKPI.Bahwa menurut keterangan baik ahli maupun saksi penangkapmenerangkan bahwa KM LUMBALUMBA dengan Nahkoda SUKANDARtelah melakukan pengangkutan ikan tanpa dilengkapi SIKPI hal tersebutHalaman 14 dari 21 Putusan Nomor 2 /Pid. SusPRK/2019.
Bahwa laporan muatan kapal (manifest) diterima oleh Nahkoda dari IRFANpemilik kapal; Bahwa, KM LUMBALUMBA dengan Nahkoda SUKANDAR sudah kuranglebih tiga kali mengangkut ikan yang dikirim ke Thailand tanpa jin, dansemuanya atas perintah Pemilik KM LUMBALUMBA yang bernama IRFAN.Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis Hakim akanmempertimbangkan apakah berdasarkan faktafakta hukum tersebut diatas,Terdakwa dapat dinyatakan telah melakukan tindak pidana yang didakwakankepadanya;Menimbang, bahwa Terdakwa telah
LUMBALUMBA ditangkap petugas patroliKRI PATIMURA371, Nahkoda yang mengoperasikannya adalah Terdakwa.Dan berdasarkan dokumen yang ada menunjukan bahwa Terdakwa adalahNahkoda kapal KM. LUMBALUMBA.Menimbang, bahwa menurut pendapat ahli kapal KM.
76 — 11
Kemudianterdakwa beserta anak buah kapal (ABK) dan kapal tanpa nama dibawa keLantamal IV Tanjungpinang untuk penyidikan lebih lanjut.Bahva perbuatan terdakwa RUSLI melanggar Pasal 323 ayat (1) Jopasal 219 ayat (1) Undangundang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2008tentang pelayaran.ATAUKEDUABahwa ia Terdakwa RUSLIselaku Nahkoda kapal KM.
Bahwa nama Nahkoda kapal KM Sim Harapan Berbendera Indonesia padasaat ini tidak tahu. Bahwa saksi tidak mengetahui siapa nama nahkoda kapal KM Sim Harapan Berbendera Indonesia karena pada saat sewa menyewa dengan Sdr MarkusNainggolan, nahkoda serta ABK yang mencarikan adalah MarkusNainggolan sehingga saya tidak mengetahui siapa nama nahkoda kapaltersebut.
Galang Kota Batam sebagai penyelam.Bahwa terdakwaalasan bekerja sebagai nahkoda di Kapal KM. SimHarapanlkarena ada seseorang yang ingin mencari nakhoda untuk kapal KM.SimHarapan lI.Bahwa terdakwa KM.
Nahkoda yang berlayar;2. Tanpa memiliki surat persetujuan berlayar yang dikeluarkan Syahbandar;Menimbang, bahwa terhadap unsurunsur tersebut Majelis Hakimmempertimbangkan sebagai berikut:Ad.1.
Unsur Nahkoda yang berlayar;Bahwa berdasarkan pasal 1 angka 41 Undangundang Nomor 17 tahun2008 tentang pelayaran menyatakan bahwa Nakhoda adalah salah seorangdari Awak Kapal yang menjadi pemimpin tertinggi di kapal dan mempunyaiwewenang dan tanggung jawab tertentu sesuai dengan ketentuan peraturanperundangundangan.Bahwa dalam perkara ini Nakhoda kapal KM.
Terbanding/Terdakwa : VO THANH TUAN
76 — 36
Perkara : PDM 59/RNI/05/2018, Terdakwatelah didakwa dengan :DAKWAANKESATU:Bahwa terdakwa, VO THANH TUAN selaku Nahkoda Kapal BV 92160 TSyang merupakan kapal penangkap ikan asing yang mengibarkan benderakebangsaan Vietnam bersama Bui Giu selaku Nahkoda Kapal BV 5092 TS(dilakukan penuntutan terpisah) pada hari Rabu tanggal 19 April 2017 sekiraPukul 08.10 WIB atau setidaktidaknya dalam bulan April 2017 bertempat diperairan Natuna / ZEEI pada posisi 0712300 U 108 40 440 T yangmerupakan wilayah pengelolaan
Bahwa ketika terdakwa Vo Thanh Tuan selaku Nahkoda Kapal BV 92160 TSbersama Biu Giu Selaku Nahkoda Kapal BV 5092 TS sedang melakukanHalaman 2 dari 9 hal.
Kapal BV 92160 TSyang merupakan kapal penangkap ikan asing yang mengibarkan benderakebangsaan Vietnam bersama Bui Giu selaku Nahkoda Kapal BV 5092 TS(dilakukan penuntutan terpisah) pada hari Rabu tanggal 19 April 2017 sekiraPukul 08.10 WIB atau setidaktidaknya dalam bulan April 2017 bertempat diperairan Natuna / ZEEI pada posisi 0712300 U 108 40 440 T yangmerupakan wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia atau setidaktidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah HukumPengadilan
Bahwa ketika terdakwa Vo Thanh Tuan selaku Nahkoda Kapal BV 92160 TSbersama dengan Bui Giu selaku nahkoda Kapal BV 5092 TS sedangmelakukan penangkapaan ikan di WPPRI (Wilayah Perairan PerikananRepublik Indonesia) tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dansuratsurat/ dokumen perizinan perikanan lain dari pemerintah Indonesia. Bahwa pada saat di tangkap alat tangkap sebagian berada di dalam laut dansebagian diatas kapal BV 92160 TS.
REG.Perk : PDM 59/RNI/05/2018,Terdakwa telah dituntut sebagai berikut ;1.Menyatakan terdakwa VO THANH TUAN selaku Nahkoda BV 92160 TSterbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, bersalah melakukanperbuatan pidana yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yangturut serta melakukan yang memiliki dan/atau mengoperasikan kapalpenangkap ikan berbendera asing melakukan penangkapan ikan di ZEEIyang tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) melanggar Pasal93 ayat (2) Jo pasal 27 ayat (2)
EKI MOHAMAD HASIM, SH
Terdakwa:
ALWI Bin SAMBIRA
37 — 26
Pekerjaan : Nelayan (Nahkoda Kapal KMN Suri Teladan)Terdakwa Alwi Bin Sambira ditangkap sejak tanggal 16 September 2020 sampaidengan tanggal 17 September 2020, berdasarkan Surat Perintah Penangkapannomor : SP.Kap/21/IX/2020 dan ditahan dalam tahanan Rutan oleh:1. Penyidik tidak dilakukan penanahan;2. Penuntut Umum sejak tanggal 12 Januari 2021 sampai dengan tanggal 21Januari 2021;3.
Negeri Kendari dan terdakwaditahan di Rutan Kendari, sehingga Pengadilan Negeri Kendari berwenangmemeriksa dan mengadili, yang memiliki dan/atau mengoperasikan kapalPenangkap ikan berbendera Indonesia yaitu KMN SURI TELADAN GT 22diwilayah pengelolaan Perikanan Republik Indonesia , yang tidak memiliki SIPI,Halaman 2 dari 18 Putusan Nomor 40/Pid.Sus/2021/PN Kdisebagaimana dimaksud Pasal 27 ayat (1), perbuatan mana para terdakwalakukan dengan cara sebagai berikut Bahwa ia terdakwa ALWI Bin SAMBIRA nahkoda
Nomor 31 tahun 2004 Tentang Perikanan, perbuatanmana paraterdakwa lakukan dengan cara sebagai berikut: Bahwa ia terdakwa ALWI Bin SAMBIRA nahkoda Kapal KMN SURITELADAN GT 22 pada hari Selasa tanggal 15 september 2020 bertolakdari pelabuhan desa Lora Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombanamenuju perairan Pulau Tambako Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombanauntuk menangkap ikan ; Bahwa alat tangkap ikan yang terdakwa gunakan berupa jaring Waring yangterbuat dari nilon berbentuk persegi empat dengan panjang
IFAL, IHSAN, JABIR, TAMRIN, NUKRI, MARSELA ;Bahwa benar pada saat itu sudah beberapa kali menurunkan jaring waringatau Dari dari atas kapal KMN SURI TELADAN GT 22 untuk melakukanpenangkapan ikan dengan hasil tangkapan berupa cumicumi sebanyak 30Kg;Bahwa Pemilik kapal KMN SURI TELADAN GT 22 adalah terdakwa sendiriselaku nahkoda kapal dan yang bertanggung jawab mengurus dokumenkapal adalah terdakwa sendiri selaku pemilik sekaligus nahkoda kapal;Halaman 10 dari 18 Putusan Nomor 40/Pid.Sus/2021/PN KdiBahwa
Ifal, Ihsan, Jabir, Tamrin, Nukri dan Marsela;Bahwa benar pada saat itu beberapa kali menurunkan jaring waring atauDari dari atas kapal KMN SURI TELADAN GT 22 untuk melakukanpenangkapan ikan dengan hasil tangkapan ikan sebanyak 30 Kg;Bahwa Pemilik kapal KMN SURI TELADAN GT 22 adalah terdakwa sendiriselaku nahkoda kapal dan yang bertanggung jawab mengurus dokumenkapal adalah terdakwa sendiri selaku pemilik sekaligus nahkoda kapal;Bahwa benar terdakwa menahkodai kapal KMN SURI TELADAN GT 22melakukan
83 — 10
Unit Radio Merk Icom; 1 (satu) Unit Radio Kecil Merk Kenwood; 10 (sepuluh) set jaring penangkapan ikan jenis purse seine (pukat cincin); 1 (satu) lembar PAS Besar Nomor: PM 13 tahun 2012, tanggal 23 Juli 2015 yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas V Sabang;- 1 (satu) lembar Surat Ukur Dalam Negeri No. 104/QQK, tanggal 07 Mei 2015 yang dikeluarkan oleh Kepala UPP Kelas II Tapaktuan;- 1 (satu) lembar Surat Keterangan Kecakapan Nahkoda
Tin.Menimbang, bahwa Terdakwa diajukan ke persidangan oleh PenuntutUmum didakwa berdasarkan surat dakwaan sebagai berikut:PERTAMA :Bahwa mereka terdakwa VICKY ALANSIR Bin (Alm) SYAMSUDINselaku Nahkoda (Tekong) kapal KM.
Tin.e SURAT KETERANGAN KECAKAPAN NAHKODA;e SURAT KETERANGAN KECAKAPAN KKM;Adapun surat/dokumen kapal KM.
Tin.e SERTIFIKAT KELAIKAN Dan PENGAWAKANKAPAL PENANGKAPIKAN;e SURAT UKUR DALAM NEGERI;e BERITA ACARA PEMASANGAN TANDA SELAR;e SURAT KETERANGAN KECAKAPAN NAHKODA;e SURAT KETERANGAN KECAKAPAN KKM;Bahwa kapal KM.
pokoknya sebagai berikut:Bahwa terdakwa sebagai nahkoda Kapal KM Elly 02 GT. 40.Bahwa pada hari Rabu tanggal 21 Oktober sekira pukul 20.00 WIB diperiaran laut Lhok paoh Kec.
Bahwa terdakwa yang meminta saksi untuk menjadi nahkoda pada KapalKM Elly 02 GT.40. Bahwa pemilik kapal KM Elly 02 GT. 40 adalah terdakwa H. M NAZIRBIN H. SYAHIMI. Bahwa terdakwa digaji / diberi upah oleh terdakwa H.
56 — 8
Fish Power ;Bahwa Nahkoda dari kapal KM.
Fish Powerberjumlah 10 orang termasuk Nahkoda dan Kepala Kamar Mesin ;Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis Hakim akan mempertimbangkanapakah berdasarkan faktafakta tersebut diatas, Terdakwa dapat dinyatakantelah melakukan tindak pidana yang didakwakan kepadanya;Menimbang, bahwa untuk mempersingkat putusan ini, maka segalasesuatu yang termuat dalam berita acara persidangan ini dianggap termasukdalam putusan dan dipergunakan pula sebagai pertimbangan dalam mengambilputusan sepanjang hal tersebut perlu
;Unsur Kapal Perikanan yang tidak memiliki surat persetujuan berlayar ;Menimbang, bahwa terhadap UnsurUnsur tersebut Majelis Hakim akanmempertimbangkan sebagai berikut ;Ad.1 : Unsur Nahkoda ;Menimbang, bahwa unsur ini adalah menunjuk pada subyek hukum padapelaku tindak pidana yang berkaitan dengan jabatan nya sebagai NahkodaMenimbang, bahwa sesuai dengan Pasal 1 angka 41 UndangundangNomor : 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran yang dimaksud dengan Nakhodaadalah salah seorang dari Awak Kapal yang menjadi
pemimpin tertinggi di kapaldan mempunyai wewenang dan tanggung jawab tertentu sesuai denganketentuan peraturan perundangundangan.Menimbang, bahwa Terdakwa adalah seorang Nahkoda sesuai denganbukti Surat berupa Surat Keterangan Kecakapan Sebagai Termaktub Pasal 111( 4 ) Peraturan Kapal 1935 ( Lembaran Negara No. 344 ) yang dikeluarkan olehADPEL MALAHAYATI pada tanggal 19 Juni 2008 ;Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut maka unsur initelah terpenuhi ;Ad 2 : Unsur Kapal Perikanan yang
tidak memiliki surat persetujuan berlayar;Menimbang, bahwa dari keterangan Saksisaksi, pendapat Ahli danketerangan Terdakwa sendiri yang terungkap dipersidangan dapat diperolehfakta fakta hukum :Bahwa benar Terdakwa adalah Nahkoda kapal Ikan KM.