Ditemukan 5035 data
1.WAHER T.J. TARIHORAN, SH.MH
2.HENDRI SIPAYUNG, SH
3.RICKO ZA MUSTI, SH
Terdakwa:
PHAM VAN CUOM
66 — 55
SINAR 267) mengibarkan bendera Indonesiadengan nahkoda Terdakwa Pham Van Cuom, suratsurat/dokumen kapal tidakada, jumlah ABK sebanyak 4 (empat) orang termasuk nahkoda yang semuanyawarga negara Vietnam. Hasil pemeriksaan tersebut Saksi laporkan kepadaKomandan KRI Sultan Thaha Syaifuddin376, kemudian Komandan KRI SultanThaha Syaifuddin376 memerintahkan agar BV 95441 TS (KM.
Pada pagi hari saat kapal Saksi sedang mencariberjalan mencari posisi terdapat banyak ikan, kapal patroli 376 mendatangi kapalsaksi, kemudian menaikkan nahkoda dan seluruh ABK ke kapal patroli tersebut.Dua orang anggota dari kapal patroli tersebut ditinggal di kapal KM.BV 95441 TS(KM. SINAR 267), kemudian Saksi beserta nahkoda dan ABK lainnya dibawa olehkapal patroli 376 dan mengejar kapal yang lain. Kapal patroli 376 berhasilmenangkap 1 (satu) kapal ikan yang lain dan diperiksa.
sebagai nahkoda selama 1(satu) tahun dengan alat tangkap pukat udang. Karya Samudera 10 di Irian Jayasebagai Nahkoda selama 1 (satu) tahun.
SINAR 267) baru sekitar 2 bulan, sebelumnya Terdakwabekerja sebagai nahkoda kapal pukat udang di Vietnam;Bahwa kapal Terdakwa BV 95441 TS (KM.
46 — 29
ELLY 02 GT.40 yang bertanggung jawab terhadap seluruh Anak BuahKapal (ABK) dari mulai menyiapkan perlengkapan yang hendak dibawa,membiayai operasional yang dibutuhkan pada saat berlayar sampai dengankapal kembali lagi ke pelabuhan serta membayar gaji/upah Nahkoda, danseluruh Anak Buah Kapal (ABK), pada hari Rabu tanggal 21 Oktober 2015sekira pukul 20.00 Wib atau setidaktidaknya pada suatu waktu dalam bulanOktober tahun 2015 atau setidaktidaknya pada tahun 2015 bertempat diWilayah Perairan Indonesia
atau mengoperasikankapal penangkap ikan berbendera Indonesia melakukan penangkapan ikan diwilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia, yang tidak memilikiSIPI sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (1), perobuatan tersebutdilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut :Bermula pada waktu yang tidak dapat lagi diingat sekira tahun 2015, SaksiVICKY ALANSIR Bin (Alm) SYAMSUDIN (Penuntutan dilakukan secaraterpisah) datang menemui terdakwa untuk meminta pekerjaan kepadaterdakwa sebagai Nahkoda
ELLY 02 GT.40untuk berlayar dan menangkap ikan di perairan laut Ihok paohKec.Sawang Kab.Aceh Selatan (Wilayah Perairan Tapaktuan Kab.AcehSelatan Provinsi Aceh) adalah sebagai berikut:e SURAT IZIN USAHA PERIKANAN (SIUP);e PAS BESAR;e SERTIFIKAT KELAIKAN Dan PENGAWAKAN KAPAL PENANGKAPIKAN;SURAT UKUR DALAM NEGERI;BERITA ACARA PEMASANGAN TANDA SELAR;SURAT KETERANGAN KECAKAPAN NAHKODA;SURAT KETERANGAN KECAKAPAN KKM;halaman 7 putusan No. 124/Pid/2016/PTBNAAdapun surat/dokumen kapal KM.
(Wilayah Perairan Tapaktuan tepatnya di perairanlaut Ihok paoh Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh)atau setidaktidaknya pada suatu tempat tertentu yang masih termasuk dalamdaerah hukum Pengadilan Negeri Tapaktuan, yang berwenang memeriksa danmengadili perkara ini, Setiap kapal ataupun Nahkoda Kapal perikanan yangakan berlayar melakukan penangkapan ikan dan/atau pengangkutan ikan diwilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia Dengan Sengajahalaman 9 putusan No. 124/Pid
ELLY 02 GT.40untuk berlayar dan menangkap ikan di perairan laut hok paoh Kec.SawangKab.Aceh Selatan (Wilayah Perairan Tapaktuan Kab.Aceh Selatan ProvinsiAceh) adalah sebagai berikut:e SURAT IZIN USAHA PERIKANAN (SIUP);halaman 14 putusan No. 124/Pid/2016/PTBNAe PAS BESAR;e SERTIFIKAT KELAIKAN Dan PENGAWAKAN KAPAL PENANGKAPIKAN;e SURAT UKUR DALAM NEGERI;e BERITA ACARA PEMASANGAN TANDA SELAR;e SURAT KETERANGAN KECAKAPAN NAHKODA;e SURAT KETERANGAN KECAKAPAN KKM;Adapun surat/dokumen kapal KM.
159 — 79 — Berkekuatan Hukum Tetap
No. 1227 K/Pid/2013kepada Syahbandar Merak dan Syahbandar Bakauheni sedangkan Terdakwa mengetahuibahwa hal tersebut harus dilakukan jika terjadi tubrukan kapal dan merupakan tanggungjawab Terdakwa selaku nahkoda hal ini berdasarkan UNCLOS tahun 1982 Pasal 98tentang kewajiban untuk memberikan bantuan Ayat (1) yang berbunyi setiap Negaraharus mewajibkan (meminta) Nahkoda suatu kapal yang berlayar di bawah benderanyauntuk, selama hal itu dapat dilakukannya tanpa bahaya yang besar bagi kapal, awakkapal
Tandatanda tersebut korban mengalamitenggelam dengan waktu 2 jam sampai dengan 6 jam sebelum dilakukanpemeriksaan medis.Perbuatan Terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana dalam Pasal 359 KUHP.ATAUKedua :Bahwa Terdakwa LAT ERNESTO JUNIOR SILVANIA selaku nahkoda padakapal tanker MT.
Norgas Cathinka melintasi perairanSelat Sunda dan sesuai dengan master night order Terdakwa selaku Nahkoda telahmelimpahkan kewenangan untuk menjalankan/berlayar pada malam hari kepada Su JiBing selaku Mualim I didampingi juru mudi/ordinary seaman saksi Sioson CristianBryan dan Terdakwa tidur di ruang kabin.Selanjutnya kapal tanker MT.
Bahuga Jaya baik kepada pihak lainmaupun kepada syahbandar Merak dan syahbandar Bakauheni sedangkan Terdakwamengetahui bahwa hal tersebut harus dilakukan jika terjadi tubrukan kapal danmerupakan tanggung jawab Terdakwa selaku nahkoda dan juga berdasarkan Pasal 248UndangUndang No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang berbunyi nahkoda yangmengetahui kecelakaan kapalnya atau kapal lain wajib melaporkan kepada :a Syahbandar pelabuhan terdekat apabila kecelakaan kapal terjadi di dalamwilayah perairan
51 — 4
Sehat Gt.30 No. 1811/Ssdke Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga dandiserahkan kepada Sat Pol Air Sibolga guna dilakukan pemeriksaanlebih lanjut;Bahwa Nahkoda Kapal KM Sehat Gt380 No. 1811/Ssd adalahTerdakwaBahwa ABK Kapal KM Sehat Gt.30 No. 1811/Ssd berjumlah 12 (duabelas) orang;Bahwa Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) Kapal KM Sehat Gt.30No. 1811/Ssd tercatat an. Rosida Marbun;Bahwa Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) Kapal KM Sehat Gt.30No. 1811/Ssd tercatat an.
Sehat Gt.30 No. 1811/Ssdke Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga dandiserahkan kepada Sat Pol Air Sibolga guna dilakukan pemeriksaanlebih lanjut;Bahwa Nahkoda Kapal KM Sehat Gt380 No. 1811/Ssd adalahTerdakwaBahwa ABK Kapal KM Sehat Gt.30 No. 1811/Ssd berjumlah 12 (duabelas) orang;Bahwa Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) Kapal KM Sehat Gt.30No. 1811/Ssd tercatat an. Rosida Marbun;Halaman 7 dari 23 halaman Putusan.
Rosida Marbun berlaku mulaitanggal 18 Maret 2014 sampai dengan 17 Maret 2015 kepadaTerdakwa;Bahwa Terdakwa memiliki sertifikat Nahkoda;Bahwa barang bukti berupa 1 (satu) unit KM Sehat GT. 30 No.1811/Ssd, 1 (satu) set jaring trwal, 1 (satu) unit GPS merk Garmin, 1(satu) unit Komputer merk Furuno, 1 (satu) unit Radio Alcom danDokumen KM Sehat GT. 30 No. 1811/Ssd adalah milik Saksi;Terhadap keterangan Saksi tersebut, Terdakwa menyatakan tidakkeberatan;Halaman 10 dari 23 halaman Putusan.
Nomor 112/PID.SUS/2015/PN.SbgMenimbang, bahwa pada persidangan telah dibacakan keteranganSaksi Berlianto Sitanggang dan Saksi Juli Silaban yang pada okoknyasebagai berikut;Bahwa Saksi bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di Kapal KMSehat GT.30 No. 1811/Ssd;Bahwa Terdakwa adalah nahkoda Kapal KM Sehat GT.30 No.1811/Ssd;Bahwa pada hari Rabu tanggal 01 April 2015 sekira pukul 15.40 wibposisi + 200 Meter arah timur labuhan Kapal Pulau Mursala PerairanKabupaten Tapanuli Tengah kapal KM Sehat GT.30 No
Foto kopi Surat Keterangan Kecakapan sebagai Nahkoda NomorUrut: PK.684/1/13/AdSbg.10 atas nama Hasdan Hutapea;Menimbang, bahwa Penuntut Umum pada persidangan mengajukanbarang bukti berupa;Halaman 13 dari 23 halaman Putusan.
135 — 12
ERWINDA 02 selaku Nahkoda terdakwa Andi Abdullah Bin Andi Muhamad Yamin ditemukan sebagai berikut : a. Saat dilakukan pemeriksaan diatas KM. ERWINDA 02 selaku Nahkoda terdakwa Andi Abdullah Bin Andi Muhamad Yamin sedang melakukan /mengambil dan memindahan batu bara dari atas Tongkang TK. INTAN KELANA 4 yang ditarik oleh Kapal Tug Boat TB. INTAN MEGAH 24 ke kapal KM. ERWINDA 02 tanpa sepengetahuan / seijin terlebih dahulu dari pemiliknya atau pihak kapal yang menguasai;b.
ERWINDA 02 selaku Nahkoda terdakwa Andi Abdullah Bin Andi Muhamad Yamin ditemukan sebagai berikut a. Saat dilakukan pemeriksaan diatas KM. ERWINDA 02 selaku Nahkoda terdakwa Andi Abdullah Bin Andi Muhamad Yamin sedang melakukan /mengambil dan memindahan batu bara dari atas Tongkang TK. INTAN KELANA 4 yang ditarik oleh Kapal Tug Boat TB. INTAN MEGAH 24 ke kapal KM. ERWINDA 02 tanpa sepengetahuan / seijin terlebih dahulu dari pemiliknya atau pihak kapal yang menguasai.b.
Selanjutnya guna proses penyelidikan dan penyidikan pelaku / terdakwa dibawa ke Kantor Ditpolairud Polda Kaltim dan barang bukti diamankan;- Bahwa perbuatan yang telah dilakukan oleh terdakwa Andi Abdullah Bin Andi Muhamad Yamin selaku Nahkoda diatas kapal KM.
ERWINDA 02 yaitu saksi Azrhul, saksi Hasfian, saksi Irwan Evendi dan saksi Ilham untuk mengambil batu bara diatas kapal tongkang TK.INTAN KELANA 4 adalah terdakwa sendiri selaku nahkoda kapal KM.
Kukar sambil menunggu informasi kembali dari sesama nahkoda kapal kelotok lain untuk mencari batu bara kembali kurang lebih 1 (satu) jam di hubungi oleh nahkoda kapal kelotok lainnya bahwa ada tongkang muatan batu bara yang bisa diambil tidak lama kemudian terdakwa mengemudikan kapal KM. ERWINDA 02 menuju kembali ke dalam sungai untuk mendatangi tongkang muatan batu bara yang dimaksud.- Bahwa pada hari jumat tanggal 03 juli 2020 sekitar pukul 00.05 wita kapal KM.
ERWINDA 02 selaku Nahkoda adalahterdakwa Andi Abdullah Bin Andi Muhamad Yamin dilakukan pada hari Jumattanggal 03 Juli 2020 jam 00.15 Wita di Perairan Muara Pegah Kec. MuaraJawa Kab.kukar titik koordinat 00 49 43 S 117 18 04E, oleh :1. BRIGPOL TASWADI;2. BRIPTU NUR SUNGADI (saksi sendiri);3.
Selanjutnya guna proses penyelidikan dan penyidikan pelaku /terdakwa dibawa ke Kantor Ditpolairud Polda Kaltim dan barang buktidiamankan;Bahwa perbuatan yang telah dilakukan oleh terdakwa Andi Abdullah Bin AndiMuhamad Yamin selaku Nahkoda diatas kapal KM.
ERWINDA 02 yaitusaksi Azrhul, saksi Hasfian, saksi Irwan Evendi dan saksi Ilham untukmengambil batu bara diatas kapal tongkang TK.INTAN KELANA 4 adalahterdakwa sendiri selaku nahkoda kapal KM.
Kukar sambil menungguinformasi kembali dari sesama nahkoda kapal kelotok lain untuk mencari batubara kembali kurang lebih 1 (satu) jam di hubungi oleh nahkoda kapal kelotoklainnya bahwa ada tongkang muatan batu bara yang bisa diambil tidak lamakemudian terdakwa mengemudikan kapal KM.
69 — 4
(Surat Izin Usaha Perikanan) SIKPI (Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan) , Pas Besar,SLO (sertifikat dan Pengawakan Kapal Penangkap Ikan), SKK (Surat KeterangaNKecakapan Nahkoda), SKKKKM (Surat Keterangan Kecakapan Kepala Kamar Mesin)dan dari pemeriksaan surat tersebut diketahui bahwa kapal tersebut adalah kapalpenangkap ikan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap muatan kapal tersebut danditemukan 2 (dua) drum plastic orange yang berisikan bahan bakar minyak solarsebanyak 3000 (tiga ribu) liter
), SKKKKM (Surat KeteranganKecakapan Kepala Kamar Mesin), ternyata kapal tersebut adalah KapalPenangkap Ikan;Bahwa Nahkoda Kapal menerangkan bahwa Kapal KM.
), SKKKKM (Surat KeteranganKecakapan Kepala Kamar Mesin), ternyata kapal tersebut adalah KapalPenangkap Ikan; Bahwa Nahkoda Kapal menerangkan bahwa Kapal KM.
Sumber Putra Gt.23 No.596/Ssd;e Bahwa kemudian Para Saksi memeriksa kelengkapan dokumen kapaltersebut antara lain yang dimiliki kapal berupa SPB (Surat Persetujuan Belayar),SIUP (Surat jin Usaha Perikanan), SIKPI (Surat in Kapal Pengangkutan Ikan),PAS BESAR, SLO (Sertifikat Kelaikan dan Pengawakan Kapal Penangkap Ikan,SKKN (Surat Keterangan Kecakapan Nahkoda), SKKKKM (Surat KeteranganKecakapan Kepala Kamar Mesin), ternyata kapal tersebut adalah KapalPenangkap Ikan;e Bahwa Nahkoda Kapal menerangkan
154 — 17
Terdakwa melihat tongkang yang disampingnya banyak kapal-kapal kelotok yang sandar, kemudian Terdakwa bersama kedua ANK menuju kepal tongkang tersebut, kemudian sekitar jam 20.30 wita Terdakwa bersama kedua ABK bersandar di kapal tongkang tersebut, kemudian Terdakwa mendapat informasi bahwa yang memborong/membeli batubara yang ada di atas kapal tongkang tersebut adalah RAHMAT (berkas tersendiri), kemudian Terdakwa bertemu dengan RAHMAT yaitu orang yang telah membeli batubara dari SUDARSONO yaitu Nahkoda
Gunung Bara Utama;Menimbang , bahwa atas keterangan saksi tersebut Terdakwa tidak keberatan dan membenarkannya;SAKSI KE-4 Nama Lengkap : SUDARSONO Bin SUBANDI di bawah sumpah di depan persidangan pada pokoknya menerangkan sebagai berikut: Bahwa saksi mengerti diperiksa Sehubungan dengan Perkara penggelapan yang terjadi pada hari Bahwa benar saksi selaku nahkoda Kapal ENTEBE STAR 20 yang memuat batu bara milik PT.
Gunung Bara Utama (GBU) ; Bahwa benar di tengah perjalanan saksi menjual batu bara tersebut kepada Saksi RAHMAT dengan kesepakatan jual beli sebesar Rp. 7.500.000,- akan tetapi baru dibayar sebesar Rp. 6.500.000,00; Bahwa Saksi selaku Nahkoda kapal seharunya mengantarkan batu bara tersebut ke pelabuhan Jetty milik Pt GBU akan tetapi Terdakwa menjual. Bahwa biasanya batu bara sisa tersebut sudah tidak dipegunakan lagi dan sisa batu bara tersebut biasanya dibuang oleh PT.
Bahwa saksi mengetahui saksi SUDARSONO selaku nahkoda kapal ENTEBE STAR TK. FINACIA yang mangangkut batu bara milik PT. Gunung Bara Utama (GBU) dengan tujuan bongkar muatan ke Kapal Vessel MV. KM Singapore; Bahwa benar terdapat sisa sebanyak 798 MT batu bara dari total pengiriman ke kapal Vessel MV. KM Singapore; Bahwa seharusnya sisa pengiriman batu bara yang dimuat oleh kapal ENTEBE STAR yang dinahkodai oleh Saksi SUDARSONO seharusnya kembali ke jetty pelabuhan milik PT.
Kutai Kartanegara; Bahwa benar Saksi SUDARSONO selaku nahkoda kapal tidak ada ijin terlebih dahulu kepada Pihak PT. Gunung Bara Utama (GBU) untuk menjual batu bara milik PT. GBU; Bahwa atas kejadian tersebut PT.
Kukar;Bahwa kapal yang diperiksa adalah KM Andika Jaya 01 atas yangmengangkut bat bara hasil pembelian dari kapal tongkang FINACIA dari saksiSUDARSONO selaku nahkoda kapal ENTEBE STAR yang mengangkit kapaltongkang 63;Bahwa benar Terdakwa membeli dengan harga sebesar Rp. 400.000, danakan dijual kembali dengan harga Rp. 1.900.000, di penumpukan batu barasehingga terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.500.000,00;Bahwa benar batu bara yang dibeli dari saksi SUDARSONO adalah batu baramilik PT.
Kukar ;Bahwa kapal yang diperika adalah KM Andika Jaya 01 atas yang mengangkutbat bara hasil pembelian dari kapal tongkang FINACIA dari saksiSUDARSONO selaku nahkoda kapal ENTEBE STAR yang mengangkit kapaltongkang 69 ;Bahwa benar Terdakwa membeli dengan harga sebesar Rp. 400.000, danakan dijual kembali dengan harga Rp. 1.900.000, di penumpukan batu barasehingga terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.500.000,00 ;Bahwa benar batu bara yang dibeli dari saksi SUDARSONO adalah batu baramilik PT
Gunung Bara Utama (GBU) ;Bahwa benar di tengah perjalanan saksi menjual batu bara tersebut kepadaSaksi RAHMAT dengan kesepakatan jual beli sebesar Rp. 7.500.000, akantetapi baru dibayar sebesar Rp. 6.500.000,00;Bahwa Saksi selaku Nahkoda kapal seharunya mengantarkan batu baratersebut ke pelabuhan Jetty milik Pt GBU akan tetapi Terdakwa menjual.Bahwa biasanya batu bara sisa tersebut sudah tidak dipegunakan lagi dansisa batu bara tersebut biasanya dibuang oleh PT.
Kutai Kartanegara;Bahwa saksi kenal dengan saksi SUDARSONO hanya sebatas melaluikomunikasi HP masalah pekerjaan muatan batubara di Kapal Vessel sertamenerima laporan posisi kapal namun tatap muka saksi jarang bertemu.Bahwa saksi mengetahui saksi SUDARSONO selaku nahkoda kapal ENTEBESTAR TK. FINACIA yang mangangkut batu bara milik PT. Gunung Bara Utama(GBU) dengan tujuan bongkar muatan ke Kapal Vessel MV.
Kutai Kartanegara;Bahwa benar Saksi SUDARSONO selaku nahkoda kapal tidak ada ijin terlebihdahulu kepada Pihak PT. Gunung Bara Utama (GBU) untuk menjual batu baramilik PT. GBU;Bahwa atas kejadian tersebut PT.
51 — 10
Babelbersama 3 (tiga) orang rekan saksi yaitu Terdakwa Kailani Als Faniberperan sebagai Nahkoda, Heri dan Zulkarnain sebagai anak buah kapal(ABk).Bahwa penangkapan ikan dilakukan dengan menggunakan alatpenangkap ikan berupa jaring trawl yang terdiri dari beberapa bagiandengan pungsi sebagai berikut :1.
Babel selaku Nahkoda KM.
Babel.Halaman 19 Putusan Nomor 137/Pid.B/2015/PN.SgIe Bahwa terdakwa bekeija sebagai Nahkoda KM. Tanpa baru sekitar 2(dua) minggu dan melakukan penangkapan ikan dengan KM.
Terbanding/Terdakwa : HADI Bin ISNANI
46 — 23
200/P1D/2011/PT.KT.SMDADEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESAPengadilan Tinggi Kalimantan Timur di Samarinda yang memeriksa danmengadili perkaraperkara pidana dalam peradilan tingkat banding telahmenjatuhkan putusan seperti tersebut dibawah ini dalam perkara Terdakwa: Nama Lengkap : HADI Bin ISNANI;Tempat lahir : Philipina ; Umur/Tanggal Lahir : 44 Tahun/ Tahun 1967 ; Jenis Kelamin : Lakilaki ;Kebangsaan : Philipina;Tempat Tinggal : Batu Empat Tawau Malaysia;Agama : Islam ;Pekerjaan : Nahkoda
PMN Tanpa Nama 2; =Terdakwa tidak ditahan; Pengadilan Tinggi tersebut; Telah membaca berkas perkara dan suratsurat yang bersangkutan sertaturunan resmi putusan Pengadilan Negeri Nunukan tanggal 10 Oktober 2011No. 116/Pid.Sus/2011/PN.Nnk dalam perkara Terdakwa tersebut diatas;Menimbang bahwa berdasarkan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umumtanggal 09 Agustus 2011 No.Reg.Perk: PDSO5/KJ.NNK/Ft.2/08/2011 0Terdakwa didakwa sebagai berikut; DAKWAAN:KESATUBahwa ia, terdakwa HADI Bin ISNANI, Nahkoda PMN tanpa
pengelolaan perikanan Republik Indonesia melakukan usahaperikanan di bidang penangkapan, pembudidayaan, pengangkutan,pengolahan dan pemasaran ikan, yang tidak memiliki SIUP sebagaimanadimaksud dalam Pasal 26 ayat (1), yang dilakukan dengan caracara sebagai berikut: Pada hari Jumat tanggal 10 Juni 2011 sekira jam 16.00 waktu setempat, PMNTanpa Nama 2 yang merupakan kapal penangkap ikan jenis kapal kayudengan bobot + 1 GT berbendera Philipina bermesin merk Roto 16 PK yang diawaki oleh terdakwa selaku Nahkoda
daerahhukum Pengadilan Negeri Nunukan, memiliki dan/ atau mengoperasikankapal penangkap ikan berbendera asing melakukan penangkapan ikan diZEEI, yang tidak memiliki SIP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat(2), yang dilakukan dengan caracara sebagai berikut: Pada hari Jumat tanggal 10 Juni 2011 sekira jam 16:00 waktu setempat, PMNTanpa Nama 2 yang merupakan kapal penangkap ikan jenis kapal kayudengan bobot + 1 GT berbendera Philipina bermesin merk Roto 16 PK yang diawaki oleh terdakwa selaku Nahkoda
kapal perikanan yang tidakmemiliki Surat Persetujuan Berlayar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42ayat (3), yang dilakukan dengan caracara sebagai berikut: Pada hari Jumat tanggal 10 Juni 2011 sekira jam 16.00 waktu setempat, PMNTanpa Nama 2 yang merupakan kapal penangkap ikan jenis kapal kayudengan bobot + 1 GT berbendera Philipina bermesin merk Roto 16 PK yang diawaki oleh terdakwa selaku Nahkoda yang bertanggung Jawab diatas Kapalberangkat dari Batu 4 Tawau Malaysia menuju Suar Karang Unarang
91 — 47
Nelayan Aek HabilSibolga Selatan;Agama : Islam;Pekerjaan : Nelayan/Nahkoda KM Bersama;Terdakwa Hirjan Lakoro ditahan dalam tahanan Rutan oleh:1. Penyidik sejak tanggal 25 Mei 2018 sampai dengan tanggal 13 Juni 2018;2. Penangguhan Penahanan oleh Penyidik sejak tangggal 7 Juni 2018;3. Penuntut Umum sejak tanggal 28 Agustus 2018 sampai dengan tanggal 6September 2018;4. Hakim Pengadilan Negeri sejak tanggal 30 Agustus 2018 sampai dengantanggal 18 September 2018;5.
pulau Kalimatung dan saat itu pihak KAL II204/Mansalarmendapat informasi dari nelayan sekitar pulau Kalimatung bahwa ada nelayanyang sedang merakit bahan Bom ikan di Pulau Kalimatung tersebut. kKemudiansekira pukul 14.00 Wib pihak KAL II204/Mansalar langsung menuju kepantaipulau Kalimatung menyisir pantai lalu bertemu dengan saksi Samirudin dananggotanya, kemudian pihak KAL II204/Mansalar menyisir alur pulau kalimatung,dan sekitar pukul 14.15 Wib pihak KAL II204/Mansalar menemukan terdakwaselaku Nahkoda
KM Bersama Indonesia bersama dengan Hermanto selaku ABKKM bersama Indonesia dan Basri seorang nelayan tripang berada disebuahpondok sedang membenahi luka/ bubu, dan saat itu diketahui bahwa terdakwaadalah Nahkoda KM Bersama Indonesia, selanjutnya pihak KAL II204/Mansalarmelakukan pemeriksaan dan penggeledahan di KM bersama Indonesia danditemukan satu buah ember hitam dibawah tumpukan alat pancing, denganperalatan selam terdiri dari 1 (satu) unit mesin kompresor, 1 (Satu) buah kacamataselam, 10 (
2009 Tentang Perubahan atas Undangundang RI No.31 Tahun 2004 Tentang Perikanan Jo pasal 53 KUHPidana;ATAU:KEDUA:Halaman 2 dari 19 Putusan Nomor 1078/Pid.SusPRK/2018/PT MDNBahwa ia Terdakwa Hijran Lakoro pada hari Kamis tanggal 24 Mei 2018sekira pukul 13.00 wib atau setidaktidaknya pada waktu lain dalam bulan Mei2018, bertempat pada posisi 013432U dan 0983148,8T tepatnya di perairanPulau Kalimatung atau setidaktidaknya pada suatu tempat yang termasuk dalamwilayah Hukum Pengadilan Negeri Sibolga, Nahkoda
KM Bersamatelah berlayar menangkap ikan yang tidak memiliki Surat Persetujuan Berlayar(SPB) dengan cara pada hari Kamis tanggal 24 Mei 2018 sekira pukul 13.00wib, bertempat pada posisi 013432U dan 0983148,8T tepatnya di perairanPulau Kalimatung terdakwa selaku Nahkoda KM Bersama ditangkap olehPetugas KAL II204/Mansalar yang sedang melaksanakan patroli di pulauKalimatung dimana saat itu.
FAKHRILLAH, SH
Terdakwa:
ZAINAL ABIDIN
80 — 21
Pekerjaan : Nahkoda KM. Hikmah Raseuki;Terdakwa Zainal Abidin ditahan dalam tahanan rutan oleh:1. Penyidik sejak tanggal 29 Agustus 2019 sampai dengan tanggal 17September 2019Terdakwa Zainal Abidin ditahan dalam tahanan rutan oleh:2. Penuntut Umum sejak tanggal 11 September 2019 sampai dengan tanggal30 September 2019Terdakwa Zainal Abidin ditahan dalam tahanan rutan oleh:3.
Hikmah Raseuki GT.10 Nomor 185/QQd yang dinahkodai olehTerdakwa selaku Nahkoda Kapal KM. Hikmah Raseuki bersama dengan 8(delapan) Anak Buah Kapal (ABK) warga Negara Indonesia yang berada padabaringan 070 jarak 3,8 NM dan kecepatan 2 Knots. Selanjutnya saksisaksidengan menggunakan Kapal KAL Tarihu I164 mendekati kapal KM.
Terdakwa juga dalam mengoperasikan KapalPenangkap Ikan berbendera Indonesia tidak memiliki Surat Izin PenangkapanIkan (SIPI) atau sudah tidak berlaku lagi karena izin penangkapan ikan hanyaberlaku dari tanggal 13 Mei 2013 sampai dengan 13 Mei 2014 serta Terdakwaselaku nahkoda Kapal KM.
Hikmah Raseuki GT.10 Nomor 185/QQd yang dinahkodaioleh Terdakwa selaku Nahkoda Kapal KM. Hikmah Raseuki bersama dengan 8(delapan) Anak Buah Kapal (ABK) warga Negara Indonesia yang berada padabaringan 070 jarak 3,8 NM dan kecepatan 2 Knots;Menimbang, bahwa selanjutnya saksi Syahroni Indawan dan saksiTeguh Haryanto dengan menggunakan Kapal KAL Tarihu 164 mendekatikapal KM.
149 — 77
Riau;Agama a aPekerjaan : Pelaut (Nahkoda KM.
Jaya Sentosa memiliki awak kapal sebanyak 4 (Empat) orangtermasuk Terdakwa sebagai Nahkoda KM.
Jaya Sentosa)Bahwa dari hasil pemeriksaan dan berdasarkan keterangan Nahkoda danawak kapal diketahui : Kapal bernama KM. Jaya Sentosa berbenderaIndonesia, awak kapal berjumlah 3 (tiga) orang, dengan sdr. Herwan BinAlm.
Jaya Sentosa;Bahwa dari hasil pemeriksaan dan berdasarkan keterangan Nahkoda danawak kapal diketahui : Kapal bernama KM. Jaya Sentosa berbenderaIndonesia, awak kapal berjumlah 3 (tiga) orang, dengan sdr. Herwan BinAlm.
Jaya Sentosa sebanyak 3 (tiga) orang termasuk Terdakwasebagai Nahkoda KM. Jaya Sentosa;Bahwa selanjutnya KM.
167 — 167 — Berkekuatan Hukum Tetap
Leoton (Tergugat I/Turut Terbanding/Termohon KasasiI/Termohon Peninjauan Kembali) lebin besar dibandingkan dengankesalahan Nahkoda kapal KM.
Menghukum tersangkut Nahkoda KT. Leoton , bernama Tajarudintanggal lahir 11 Juni 1969, memiliki Sertifikat Keahlian Pelaut ANTV, Nomor : 6200516346N50202, tahun 2002 dengan mencabutsementera Sertifikat Keahlian Pelaut tersebut untuk bertugassebagai Nahkoda di kapalkapal Niaga berbendera Indonesiaselam jangka waktu 2 (dua) bulan;4. Menghukum tersangkut Nahkoda KM.
Menghukum tersangkut Nahkoda KT. Leoton , bernama Tajarudintanggal lahir 11 Juni 1969, memiliki Sertifikat Keahlian Pelaut ANTV, Nomor 6200516346N50202, tahun 2002 dengan mencabutsementera Sertifikat Keahlian Pelaut tersebut untuk bertugassebagai Nahkoda di kapalkapal Niaga berbendera Indonesiaselam jangka waktu 2 (dua) bulan;4. Menghukum tersangkut Nahkoda KM.
Putusan ini mulai berlaku sejak Berita Acara Pelaksanaan PutusanMahkamah Pelayaran dari Direktur Jenderal Perhubungan Lautditerima oleh Terhukum;Bahwa mencermati pertimbangan hukum Judex Juris halaman 45alenia 1 yang menyatakan:Menimbang, bahwa terhadap bukti surat yang diajukan baik olehPenggugat maupun oleh Tergugat dan Tergugat II tersebut, ternyatabahwa dalam pertimbangan hukumnya Mahkamahpelayaranmenyatakan bahwa masingmasing nahkoda baik nahkoda kapal KT.Leoton (Tergugat I) maupun nahkoda kapal
Nomor 245 PK/Pdt/2017Majelis Hakim oleh karena tingkat kesalahan nahkoda KT. Leoton (Tergugat ) lebih besar dibandingkan nahkoda KM.
187 — 88
AMIN pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :e Bahwa saksi pernah diperiksa oleh Polisi sehubungan dengan perkaranyaTerdakwa karena masalah pelayaran ;Halaman 5 dari 23 Putusan Pidana Nomor 96/Pid.B/2015/PN.RBIe Bahwa terdakwa adalah Nahkoda Kapal KLM.
KLM DUTASAMUDRA tersebut dan setelah melakukan penangkapan dan melakukan pengecekandokumen kapal ternyata yang menjadi nahkoda adalah sdra JAMALUDDIN H.ABDURRAHMAN, alamatnya Desa Sangiang Kab.
KLMDUTA SAMUDRA tersebut dan setelah melakukan penangkapan dan melakukanpengecekan dokumen kapal ternyata yang menjadi nahkoda adalah sdraJAMALUDDIN H.
Bahwa pada saat diperiksa dan diamankan olehpetugas tersebut terdakwa ada di atas kapal KLM Duta Samudra sebagai Nahkoda. Bahwasaksi M. AMIN bekerja di KLM. Duta Samudra sebagai juru kemudi dan sudah lebih dari10 tahun. Bahwa saat itu saksi M. AMIN bekerja sebagai juru mudi dalam pelayaran KLMDUTA SAMUDRA dari pelabuhan Kalimas Surabaya menuju ke pelabuhan laut tanjungbima.
Bahwa yang bertanggung jawab atas adanya awak kapal yang tidak masuk dalamSIJIL dan kurang lengkapnya pelampung kapal adalah terdakwa sebagai Nahkoda yangbertanggung jawab;Menimbang, bahwa dari faktafakta tersebut diatas jelas terdakwa sebagai NahkodaKLM DUTA SAMUDRA sehingga terdakwa yang bertanggungjawab atas yang terjadidiatas kapal dan juga terhadap para anak buah kapal terutama saksi M.
225 — 141
MADINA di Wilayah perairan Teluk Jakarta sekitar Pelabuhan Muara Angke pada Posisi06 02' 99"LS /106 52' 705"BT, kemudian terhadap kapal tersebut dilakukan pemeriksaankelengkapan suratsurat / dokumen kapal dan alat keselamatan dan hasilnya ditemukanbahwa Nahkoda Kapal KM.
MADINA di Wilayahperairan Teluk Jakarta sekitar Pelabuhan Muara Angke pada Posisi 06 02'99"LS /106 52' 705"BT, kemudian terhadap kapal tersebut dilakukan pemeriksaankelengkapan suratsurat / dokumen kapal dan alat keselamatan dan hasilnyaditemukan bahwa Nahkoda Kapal KM. MADINA tidak memiliki Surat PersetujuanBelayar (SPB) dari pelabuhan asal keberangkatan Muara Angke dan diketahui ataudidapati alatalat keselamatan yang berupa 1 buah PMK sudah rusak serta kapalKM.
MADINA) dan mengetahuibahwa kapalnya tersebut tidak laik laut.Bahwa benar pada saat diperiksa oleh kapal patroli KN ALUGARA/ P. 114 denganmenggunakan Sea Reder, pada saat itu saksi berada diburitan kapal KM.MADINAdan ikut melakukan pelayaran tersebut dari dermaga Pelabuhan Perikanan MuaraAngke.Bahwa yang melakukan pengurusan Dokumen kapal dan Suratsurat kapalbiasanya dilakukan oleh Nahkoda kapal KM.
MADINA adalah terdakwa selaku Nahkoda kapal,dan apabila di dapati ada alatalat keselamatan yang sudah rusak maka Nahkodameberitahukan kepada pemilik kapal agar alat keselamatan tersebut diganti.Saksi VI H. WARNITA, keterangannya yang pada pokoknya sesuai dengan BAP dari penyidik,menerangkan sebagai berikut :Bahwa saksi adalah penjual tiket asuransi penumpang kapal yang bertugasmenjual tiket untuk membantu PT.
MADINA) dan mengetahuibahwa kapalnya tersebut tidak laik laut.Bahwa benar terdakwa mengetahui dengan jelas tiket asuransi penumpang kapaltelah terjual sebanyak + 124 Lembar tiket pada hari sabtu, tanggal 01 Oktober2011, dan terlebin dahulu telah mengkonfirmasikan ke ABK dan Nahkoda kapalKM. MADINA sesuai dengan daftar namanama penumpang kapal KM.MADINAyang sudah dicocokan oleh ABK kapal KM. MADINA.Keterangan AHLI Capt.
Terbanding/Terdakwa : NOVDY LERRY SUWUH
91 — 36
Pen.Pid.Sus.Prk/2018/PN.Btg tanggal 27 September 2018 yang dimohonkan banding tersebut ;
MENGADILI SENDIRI :
- Menyatakan terdakwa NOVDY LERRY SUWUH terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan pidana Mereka yang melakukan,yang menyuruh melakukan atau turut serta melakukan Nahkoda
penangkap ikan Indonesia pada hariRabu tanggal 7 Maret 2018 sekitar pukul 08.30 Wita atau setidak tidaknya padawaktu lain dalam bulan Maret 2018 bertempat di Wilayah Perairan Laut Maluku,yang merupakan Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia atau setidaktidaknya pada suatu tempat lain di Perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia, yangmasih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Perikanan Bitung padaPengadilan Negeri Bitung, yang berwewenang memeriksa dan mengadilinya,Dengan sengaja menyuruh Nahkoda
Menyatakan Terdakwa NOVDY LERRY SUWIUH terbukti secara sah danmeyakinkan bersalah melakukan tindak pidana mereka yang melakukan,yang menyuruh melakukan atau turut serta melakukan Nahkoda kapalperikanan berlayar tanpa memiliki Surat Persetujuan Berlayar danmenggunakan anak buah kapal berkewargaan nagara asingsebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 98 UU RI No. 31tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah di ubah dan ditambahHal 5 dari 18 Hal.
Bahwa Majelis Hakim dalam menjatuhkan putusan mengenai pasal 100 jopasal 7 ayat (2) jo pasal 35 A ayat (1) UndangUndang RI Nomor 45 tahun2009 tentang perubahan atas undangundang nomor RI Nomor : 31 tahun2004 tentang perikanan dengan sengaja melakukan penangkapan ikan diWPPNKRI dengan menggunakan Nahkoda dan ABK berkewarganegaraanAsing yang tidak mematuhi ketentuan persyaratan atau standar prosedurOperasional penangkapan ikan adalah tidak sesusi dengan faktafaktapersidangan, dimana perbuatan yang
dilakukan oleh terdakwa sendirimengetahui dan memberikan sarana kepada Nahkoda Asing untukmembawa dan atau mengoperasikan 1 (satu) unit kapal KM.
terdapat coretancoretan dan tipex pada lampiran crew list serta terdapatABK asing diatas kapal dan setelah dilakukan meperiksaan diketahui bahwa yangmemerintahkan Nahkoda kapal KM.FLIPPER untuk berlayar kelaut melakukanpenangkapan ikan adalah terdakwa selaku pemilik kapal tersebut ;Menimbang, bahwa berdasarkan pemeriksaan terhadap ahli dipersidanganbernama YULIAN TONI, S.St.Pi bahwa kapal KM.FLIPPER adalah kapal perikananyang dokumennya dinyatakan tidak berlaku karena ditemukan adanya coretanHal
VERA ERVINA MUSMLIM, SH
Terdakwa:
DOMINADOR HENITA
95 — 45
MENGADILI:
- Menyatakan Terdakwa DOMINADOR HENITA terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Nahkoda yang berlayar tidak memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB) kapal Perikanan;
- Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa DOMINADOR HENITA dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan , dan denda sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar
HIDAYAH berjumlah 2 (dua) orang ditambahterdakwa selaku Nahkoda semuanya warga negara Philipina;Bahwa Terdakwa selaku Nahkoda KM. HIDAYAH dan 2 (dua) orang ABK datangmelamar bekerja dengan menunjukkan Surat Keterangan Domisili dari LurahWangurer Kecamatan Girian Kota Bitung bernama Dorothy LA Rumambi,SE.MAP tertanggal 13 Juni 2017 dengan keterangan untuk melengkapi berkas diImigrasi; 1). No. 45/SKD/MW1010/V1I/2017 a.n. Dominador Henita; 2). No.48/SKD/W1010/VI/2017 a.n. Mario Estanero; 3).
Bayeta;Bahwa dengan dasar Surat Perintah Wajib Lapor dari Kantor Imigrasi Kelas IIBitung dan keterangan domisili dari Lurah Wangurer Nahkoda dan ABK tersebutsaya menerima mereka untuk bekerja;Halaman 6 dari 20Perkara Nomor : 1/Pid.Sus.PRK/2018/PN.Bit Bakwa saksi kurang memahami kelengkapan dokumen kapal dan sesuai denganinformasi yang diperoleh saksi, untuk kapal 1 GT cukup surat keterangan tukangdan surat keterangan kepemilikan; Bahwa saat KM.
HIDAYAH berangkat membawa 4 (empat) alat tangkap pancing HandLine, bahan bakar, 1 (satu) unit Alat Komunikasi Radio Star Icom IC2100H, dan1 (Satu) buah kompas; Bahwa upah yang diperoleh Terdakwa selaku Nahkoda dan ABK KM. HIDAYAHadalah dengan sistim bagi hasil yaitu dengan mengeluarkan ongkos persiapanmelaut, kKemudian sisanya dibagi 2 (dua) bagian yaitu bagian pertama untukpemilik dan bagian ke dua untuk Nahkoda dan ABK; Bahwa sesuai informasi Terdakwa selaku Nahkoda kapal ikan KM.
HIDAYAH pada posisi 01 13 321LU 125 32 383 BT, di Perairan Teritorial Indonesia Laut Maluku, saat ditangkapTerdakwa selaku Nahkoda dan ABK sedang memancing ikan; Bahwa saat KM. HIDAYAH ditangkap dan diperiksa oleh kapal patroli KP. HIU 02,Terdakwa selaku Nahkoda dan 2 (dua) orang ABK kapal berasal dari Philipinadan dokumen yang ada adalah Surat Keterangan Tukang dan Surat KeteranganKepemilikan dan Kwitansi Pembelian, selanjutnya kapal ikan KM.
HIDAYAH adalah untuk menangkap ikantuna dengan alat tangkap pancing Hand line;Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka perbuatanTerdakwa sebagai nahkoda kapal KM.
SUHERI WIRA FERNANDA, SH.MH
Terdakwa:
SYAHRIAL
202 — 51
Setelah diperiksa tidakmemiliki dokumen perijinan untuk menangkap ikan di Perairan ZEE IndonesiaSelat Malaka , Selanjutnya kapal beserta nahkoda dan ABK nya dibawa/dikawal / di ad hoc ke Belawan untuk diserahkan kepada Penyidik dariKementerian Kelautan dan Perikanan Direktorat jenderal Pengawasan SumberDaya Perikanan Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan PerikananBelawan.Kami menangkap/menghentikan dan membawa/menyerahkan KM PKFA 7435GT 49,61 kepada penyidik karena nahkoda tidak dapat memperlihatkan
dokumenPerijinan Perikanan yang sah dari Pemerintah Republik Indonesia untukmenangkap ikan di Perairan ZEE Indonesia Selat Malaka, dan pada waktu kapaldi tangkap/dihentikan nahkoda mengaku bahwa kapal tersebut berasal dariMalaysia dan menggunakan alat penangkap ikan yang dilarang di Indonesia.Perbuatan nahkoda KM PKFA 7435 GT 49,61 merupakan tindak pidanaperikanan, oleh sebab itu kami membawa kapal KM PKFA 7435 GT 49,61Halaman 13 dari 40 Putusan Nomor 10/Pid.SusPrk/2020/PN Mdnbersama nahkoda dan
Setelah diperiksa tidak memiliki dokumenperijinan untuk menangkap ikan di Perairan ZEE Indonesia Selat Malaka ,Selanjutnya kapal beserta nahkoda dan ABK nya dibawa/ dikawal / di ad hoc keBelawan untuk diserahkan kepada Penyidik dari Kementerian Kelautan danPerikanan Direktorat jenderal Pengawasan Sumber Daya Perikanan StasiunPengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Belawan.Kami menangkap/menghentikan dan membawa/menyerahkan KM PKFA 7435GT 49,61 kepada penyidik karena nahkoda tidak dapat memperlihatkan
dokumenPerijinan Perikanan yang sah dari Pemerintah Republik Indonesia untukmenangkap ikan di Perairan ZEE Indonesia Selat Malaka, dan pada waktu kapaldi tangkap/dihentikan nahkoda mengaku bahwa kapal tersebut berasal dariMalaysia dan menggunakan alat penangkap ikan yang dilarang di Indonesia.Perbuatan nahkoda KM PKFA 7435 GT 49,61 merupakan tindak pidanaperikanan, oleh sebab itu kami membawa kapal KM PKFA 7435 GT 49,61bersama nahkoda dan ABK nya ke Belawan untuk diproses lebih lanjut olehPenyidik.Menurut
Pengalaman kerja :1) Tahun 20032006 Nahkoda KM SUNDAICUS (US Namru Il)2) Tahun 20062013 Nahkoda Kapal Latih KM CAKALANG.3) Tahun 2013 sekarang Kepala Seksi Sarana Latihan.Setelah saya melihat langsung kapal ikan KM PKFA 7435 GT 49,61 alatpenangkapan yang digunakan adalah alat penangkapan ikan jenis pukat trawldan ukuran kapal menurut lessen vesselnya adalah GT 49,61 (empat puluhsembilan koma enam puluhsatu gross tonnage), setiap kapal ikan yangmenangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia
78 — 40
Handi selaku Nahkoda, sdr. Johan Hardi selakuChief Officer, terdakwa Il. Andi Agusman selaku Cargo Officer,terdakwa Ill.
Handi Bin Nabi sebagai Nahkoda, sdrJohan sebagai Chief Oficer, terdakwa Ill. Andi Harun sebagai ChiefEngineer (KKM), sdr Supaldi sebagai second Engineer, saksisebagai Oiler, terdakwa II.
Handi Bin Nabi sebagai Nahkoda, sdr17Johan sebagai Chief Oficer, terdakwa Ill. Andi Harun sebagai ChiefEngineer (KKM), saksi sebagai Oiler, terdakwa II.
Selat Panjang,Kabupaten Meranti, Propinsi Riau dan langsung melakukan pemeriksaanterhadap dokumen Kapal dan setelah dilakukan pemeriksaan, terdakwa selaku Nahkoda Kapal MT.
Elson S. Butarbutar, SH
Terdakwa:
M.FADLY ARFAH
177 — 77
Madidir Kota Bitung ProvinsiSulawesi Utara;Agama : Islam;Pekerjaan : Nelayan (Nahkoda KM. LIONEL MAKMUR 68) Terdakwa tidak ditahan; Terdakwa tidak didampingi oleh PenasehatHukum;Pengadilan Perikanan pada Pengadilan Negeri tersebut;Telah membaca:1.Surat Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Sorong Nomor: 3/Pid.SusPRK/2021/PN Son tertanggal 22 April 2021 tetang Penunjukan HakimMajelis dan Panitera untuk menyidangkan dan mengadili perkara;2.
LIONEL MAKMUR 68 menangani mesin kapal, apabila butuhperawatan maupun perbaikan dan bertanggung jawab saksi adalahmenjaga mesin agar selalu dalam kondisi baik pada saat akan berlayar; Bahwa Saksi tidak mengetahui secara pasti sejak kapan SdrFADLY menjadi nahkoda di kapal KM. LIONEL MAKMUR 68 dan yangdiketahui oleh Saksi adalah semenjak bekerja di kapal KM. LIONELMAKMUR Sdr FADLY sudah ada dan bekerja sebagai nahkoda di kapalKM. LIONEL MAKMUR 68.
Bahwa Ahli berpendapat Nahkoda kapal perikanan KM.
LIONELMAKMUR 68 sebagaimana yang tercantum dalam Surat IzinPenangkapan Ikan (SIPI) yang dikeluarkan oleh Badan KoordinasiPenanaman Modal Daerah Unit Pelaksana TeknisPelayanan PerisinanTerpadu (UPTP2T); Bahwa Terdakwa sebagai Nahkoda yangmengoperasikan kapal Penangkap Ikan KM. LIONEL MAKMUR 68 sejakbulan Desember 2020; Bahwa Terdakwa jelaskan tugas dan tanggungjawab sebagai Nahkoda yang mengoperasikan kapal Penangkap IkanKM.
FADLY ARFAH, pada tanggal 16 Maret 2021 sekira pukul 07.44 WITbertempat di titik koordinat 00 13. 091 S 131 45. 455 E di perairan TimurLaut Pulau SU dalam wilayah perairan Tambraw Provinsi Papua Barat,Terdakwa yang merupakan Nahkoda Kapal KM.