Ditemukan 899 data
391 — 716
dalam posita butir 4 dan 5 di halaman 2, Penggugatmenyatakan telahterjadinya hubungan hukum kontraktual antarapenggugat dan Tergugat danpada posita butir 8 halaman 4 dalamGugatannya, Penggugat telah mengakuibahwa Penggugat berhakmenerima bayaran dari Tergugat ;Bahwa dalam posita butir 19 halaman 7, Penggugat telah melakukanpengakuandimana pihak yang telah melakukan wanprestasi adalahTergugat bukanmelainkan Tergugat Il yang memiliki kewajibanuntuk memenuhi atas Perjanjianapapun (Perjanjian Kerjasama No.HK
PC1066A.Posita butir 4 halaman 2 dalam Gugatan Penggugat menyatakan:Bahvea, Penggugat dengan Tergugat telah mengadakan kerjasamaberupapemberian tugas tentang pelaksanaan pekerjaan PelayananPenyandaran Kapalberdasarkan Perjanjian Kerjasama No.HK.02.01/004.02/DPU//2015, tertanggal14 Januari 2015 yang dibuatdan ditandatangani oleh dan diantara keduanya(selanjutnya disebutPernanjian), dimana didalamnya peranjian telahmenempatkanPenggugat sebagai pelaksana kerja dan Tergugat sebagai pemberikerja.Posita
PC1066A.Posita butir 4 halaman 2 dalam Gugatan Penggugat menyatakan:Bahwa, Penggugat dengan Tergugat telah mengadakan kerjasama berupapemberian tugas tentang pelaksanaan pekerjaan Pelayanan PenyandaranKapal berdasarkan Perjanjian Kerjasama No.HK.02.01/004.02/DPU/V/2015,tertanggal 14 Januari 2015 yang dibuat danditandatangani oleh dan diantara keduanya (selanjutnya disebut Perjanjian),dimana didalamnya perjanjian telah menempatkan Penggugat sebagaipelaksana kerja danTergugat!
Putusan Perdata No. 122/PDT/2017/PT BTNbutir 4 dan butir 8 jelasjelas Penggugat mengakui kedudukan Tergugat sebagai pemberi kerja dan berhak mendapatkan pembayaran dari Tergugat berdasarkan Pasal 6dalam Perjanjian Kerjasama No.HK.02.01/004.02/DPU/V2015 14 Januari 2015dan telah diaddendum ke!
Para Tergugat.4.3 Bahwa telah dibentuk Perjanjian Konsorsium (yang selanjutnyadisebut"Perjanjian) untuk pelaksanaan Arco Ardjuna Dry Docking Project(yangselanjutanya disebut sebagai Pekerjaan) antara TERGUGAT Il,TERGUGAT danJurong SML Pte Ltd (sebagai pihak dalam konsorsium) padatanggal 6 Maret 2014.4.4 Bahwa berdasarkan pengakuan Penggugat yangdisampaikan dalam butir 4 dan 5halaman 2 Gugatannya, telah memilikihubungan hukum dengan Tergugat yangmengikat dan dituangkan dalamPerjanjian Kerjasama No.HK
Terbanding/Terdakwa : JURAI Bin JUNAIDI
79 — 26
Bahwa obat ZenithCarnophen adalah termasuk jenis obat yang telah dicabut ijin edarnya olehBPOM RI berdasarkan Surat Nomor PO.02.01.1.31.3997 tanggal 27 Oktober2009 tentang Pembatalan Ijin Edar Dan Penghentian Kegiatan ProduksiTerhadap Jenis dan Merek Obat Produksi sedangkan obat Dextrometorphanadalah termasuk obat ilegal, tidak diperbolehkan lagi dijual atau diedarkan sejaktanggal 30 Juni 2014 berdasarkan Keputusan Kepala Badan POM No.HK.04.1.35.06.13.3534 tahun 2013 tentang Pembatalan Izin Edar
35 — 7
pula 1 (satu) buah handphone merk Nokia X101 sebagai saranakomunikasi Terdakwa dengan pembeli ;Bahwa, ketika ditanya dan dimintai surat izin dari Terdakwa untuk melakukanpenjualan/mengedarkan obat tersebut, Terdakwa tidak bisa menunjukkannya, danjuga sepengetahuan saksi Terdakwa tidak memiliki keahlian di bidang kefarmasian ;Bahwa untuk obatobatan jenis carnophen termasuk dalam obat keras daftar G,tetapi sudah dibatalkan izin edarnya sesuai dengan Keputusan Kepala BadanPengawas Obat dan makanan RI No.HK
(satu) buah handphone merk Nokia X101 sebagai saranakomunikasi Terdakwa dengan pembeli ; Bahwa, ketika ditanya dan dimintai surat izin dari Terdakwa untuk melakukanpenjualan/mengedarkan obat tersebut Terdakwa tidak bisa menunjukkannya, danjuga sepengetahuan saksi Terdakwa tidak memiliki kKeahlian di bidang kefarmasian ; Bahwa, untuk obatobatan jenis carnophen termasuk dalam obat keras daftar G,tetapi sudah dibatalkan izin edarnya sesuai dengan Keputusan Kepala BadanPengawas Obat dan makanan RI No.HK
90 — 13
SIk.e Bahwa menurut Keputusan BadanPOM RI No.HK.00.05.4.1745Tahun 2003 tentang Kosmetikapada pasal 1 ayat (1), kosmetikaadalah bahan atau sediaan yangdimaksudkan untuk digunakanpada bagian luar tubuh manusia;e Bahwa yang dimaksud dengankosmetik Import menurutKeputusan Badan POM RINo.HK.00.05.4.1745 Tahun 2003tentang Kosmetika pada Pasal 1ayat (4) adalah kosmetikaproduksi pabrik kosmetik luarnegeri yang dimasukkan dandiedarkan di wilayah Indonesia;e Bahwa untuk melindungimasyarakat terhadap halhalyang
Kemudian dalam Pasal 10 ayat (1)Keputusan Badan POM RI No.HK.00.05.4.1745 Tahun 2003menyebutkan bahwa, Kosmetik sebelum diedarkan harusdidaftarkan untuk mendapatkan izin edar dari Kepala Badan";Menimbang, bahwa berdasarkan faktafakta yang terungkapdi Persidangan terdakwa telah membeli dan kemudianmenjualnya lagi barangbarang kosmetik sebagaimana dalambarangbukti yang diajukan di persidangan, dimana kosmetikyang dibeli kemudian dijual oleh terdakwa tersebut sesuaidengan keterangan saksisaksi dan Ahli
82 — 45
PO.01.01.13.3997Halaman 10 dari 26Putusan Nomor 234/Pid.Sus/2017/PN Bjbperihal pembatalan persetujuan izin edar dan penghentian kegiatanproduksi pada tanggal 29 Oktober 2009;Bahwa ahli menjelaskan begitu pula dengan obat yang mengandungdekstrometorfan telah dicabut ijin edarnya sejak tanggal 24 Juli 2013berdasarkan surat keputusan Kepala Badan POM ARI No.HK.04.1.35.07.13.3855 Tahun 2013;Bahwa Obat keras daftar G adalah obat yang hanya dapat diberikandengan resep dokter kecuali yang masuk golongan
PO.01.01.13.3997 perihalpembatalan persetujuan izin edar dan penghentian kegiatan produksipada tanggal 29 Oktober 2009, sedangkan obat yang mengandungHalaman 17 dari 26Putusan Nomor 234/Pid.Sus/2017/PN Bjbdekstrometorfan telah dicabut ijin edarnya sejak tanggal 24 Juli 2013berdasarkan surat keputusan Kepala Badan POM ARI No.HK.04.1.35.07.13.3855 Tahun 2013 sehingga seharusnya obat ini sudahtidak lagi di pasaran karena sudah tidak di produksi lagi dan sudah tidakdiedarkan lagi oleh pihak distributor
Terdakwa ratarata menjual obat Carnophen = ZenithPharmaceuticals seharga Rp. 30.000, (tiga puluh ribu rupiah) perkepingisi 10 (Sepuluh) butir;e Bahwa maksud dan tujuan Terdakwa menjual obat carnopen tersebutadalah agar Terdakwa mendapatkan uang tambahan atau penghasilantambahan untuk mencukupi keperluan Terdakwa seharihari;Menimbang, bahwa Carnophen produksi Zenith PharmaceuticalsCarnophen masuk dalam golongan obat keras daftar G yang sudah dicabutiin edarnya berdasarkan surat Kepala Badan POM ARI No.HK
33 — 15
Bahwa obatobatan Carnophen merk Zenith yang terdakwa edarkan tidakmemiliki ijin edar karena ijin Edarnya sudah dibatalkan berdasarkanKeputusan Kepala BPOM RI No.HK.00.05.1.31.3996. tanggal 27 Oktober2009.
No.HK.00.05.1.31.8996 tentang pembatalan persetujuan nomor izin edarCarnophen tablet, Zenzon Captab Salut Selapiut 200 mg, RheumastopTablet, Rheumastop Tablet Salut Selaput, Pt. Zenith Pharmaceuticaltanggal 27 Oktober 2009;Bahwa alasan izin edar tersebut dibatalkan adalag PI.
208 — 56
terdakwa bukanlah tenaga kesehatan atau ahli dibidangkesehatan dan terdakwa tidak ada memiliki ijin edar dari pihak yangberwenang;wn Bahwa Hasil Pemeriksaan Badan Pengawasan Obat dan MakananPalangka Raya dengan Nomor : PM. 01.06.981.01.17.226 tanggal 26Januari 2017 menerangkan bahwa hasil pengujian barang BuktiDextromethorphan laporan hasil pengujian Nomor 029/LHP/IPNPB/2017tanggal 24 Januari 2017 Dextromethorphan: Positif obat telah dibatalkanijin edarnya berdasarkan Keputusan Kepala Badan POM RI No.HK
103 — 38
Zenith Pharmaceuticalsyang terdakwa edarkan tidak memiliki izin edar sebagaimana telah dibatalkandan dihentikan dengan Surat Keputusan Kepala Badan POM RI Nomor :HK.00.05.1.31.3996 tanggal 27 Oktober 2009 Perihal Pembatalan PersetujuanNomor Izin Edar dan Penghentian Kegiatan Produksi dan sediaan farmasi jenisDextromethorpan yang terdakwa edarkan tidak memiliki izin edar sebagaimanatelah dibatalkan dan dihentikan dengan Surat Kepala Badan POM RI No.HK.04.1.35.07.13.3855 tanggal 24 Juli 2013 perihal
Zenith Pharmaceuticals yang terdakwa edarkan tidak memiliki izin edarsebagaimana telah dibatalkan dan dihentikan dengan Surat Keputusan Kepala BadanPOM RI Nomor : HK.00.05.1.31.3996 tanggal 27 Oktober 2009 Perihal PembatalanPersetujuan Nomor Izin Edar dan Penghentian Kegiatan Produksi dan sediaan farmasijenis Dextromethorpan yang terdakwa edarkan tidak memiliki izin edar sebagaimanatelah dibatalkan dan dihentikan dengan Surat Kepala Badan POM RI No.HK.04.1.35.07.13.3855 tanggal 24 Juli 2013 perihal
37 — 5
Akibat perobuatan terdakwa tersebut saksi Dicky Irpandi Topan Bin Suhartomengalami luka pada bagian atas lengan kanan ukuran 2 cm x 1 cm tepi tidak ratadasar otot dan ukuran 1 cm x 1 cm tepi tidak rata dasar otot dan luka pada bagianpada bagian lutut kaki kiri ukuran 1 cm x 1 tepi tidak rata dasar subkutis, sesuaidengan hasil Visum Et Repertum No.HK.04.01/11.3.20/205/2016 tanggal 10Oktober 2016 yang dibuat dan ditandatangani oleh dr.
Akibat perobuatan terdakwa tersebut saksi Dicky Irpandi Topan Bin SuhartoHalaman 4 dari 14 Putusan Nomor 1811/Pid.B/2016/PN Pigmengalami luka pada bagian atas lengan kanan ukuran 2 cm x 1 cm tepi tidak ratadasar otot dan ukuran 1 cm x 1 cm tepi tidak rata dasar otot dan luka pada bagianpada bagian lutut kaki kiri ukuran 1 cm x 1 tepi tidak rata dasar subkutis, sesuaidengan hasil Visum Et Repertum No.HK.04.01/11.3.20/205/2016 tanggal 10Oktober 2016 yang dibuat dan ditandatangani oleh dr.
GEDION ARDANA RESWARI, SH
Terdakwa:
Ni Ketut Suarniti
38 — 23
. ; bahwa Golongan obatobat Keras dapat diketahui dari penandaan yaituada (K) dalam lingkaran warna merah, Nomor Registrasi, Komposisi dantulisan Harus dengan resep dokter sesuai dengan Keputusan BadanPOM RI No.HK.00.05.3. 1950 tanggal 14 Mei 2003 tentang Kriteria danTata Laksana Registrasi Obat dan Surat Edaran DirJen POMNo.4266/AA/II/86 tanggal 26 Agustus 1986 perihal Tanda Khusus ObatKeras (Daftar G); Bahwa jenis obat yang termasuk Obat Keras Daftar G adalah semuaobat yang pada kemasan mencantumkan
Tetracycline 500 mg berjumlah 290 (ua ratus Sembilan puluh)kapsul, Amoxycillin Trinydrate berjumlah 90 (Sembilan puluh) kaplet, danTetracycline HCI 250 mg berjumlah 10 (sepuluh) kapsul, yang diletakanTerdakwa di dalam Kardus di Samping lemari tempat plastik di dalam tokomerkar milik terdakwa. ; bahwa Golongan obatobat Keras dapat diketahui dari penandaan yaituada (K) dalam lingkaran warna merah, Nomor Registrasi, Komposisi dantulisan Harus dengan resep dokter sesuai dengan Keputusan BadanPOM RI No.HK
27 — 3
Keputusan Kepala BPOM RI No.HK 04.135.07.13.13855 Tahun 2013tentang Perubahan atas Keputusan Kepala BPOM RI No.HK041.3506.13.35.34 Tahun 2013 tentang Pembatalan Surat jin EdarObat yang mengandung Dekstrometorphan sediaan tunggal bataswaktu penarikan dan pemusnahan Dekstrometorphan tunggal pada30 Juni 2014.b.
Keputusan Kepala BPOM RI No.HK 04.135.07.13.13855 Tahun 2013tentang Perubahan atas Keputusan Kepala BPOM RI No.HK041.3506.13.35.34 Tahun 2013 tentang Pembatalan Surat jin EdarObat yang mengandung Dekstrometorphan sediaan tunggal bataswaktu penarikan dan pemusnahan Dekstrometorphan tunggal pada30 Juni 2014.d.
Terbanding/Pembanding/Penuntut Umum I : Widha Sinulingga
Terbanding/Penuntut Umum II : ARI HANI SAPUTRI, SH
51 — 19
padaKesimpulannya menyatakan sebagai berikut :o Barang bukti dengan Surat Pengantar NomorB/176/III/KES.1.1/2021/Resnarkoba tanggal 22 Maret 2021 : berupa 5(lima) butir Pil berwarna putin berlogo Y milik terdakwa IMAMSUSANTO Als BAWEH Bin RADIYO tersebut adalah benarPositifTrinexyphenidyl termasuk dalam Daftar Obat Keras tertentuyang sering disalahgunakan (Perka Badan POM RI No. 10 Tahun2019); Bahwa tablet Trihexyphenidyl HCI telah dibatalkan ijin edarnyaberdasarkan Keputusan Kepala Badan POM RI No.HK
padaKesimpulannya menyatakan sebagai berikut :oO Barang bukti dengan Surat Pengantar NomorB/176/III/KES.1.1/2021/Resnarkoba tanggal 22 Maret 2021 : berupa 5(lima) butir Pil berwarna putih berlogo Y milik terdakwa IMAMSUSANTO Als BAWEH Bin RADIYO tersebut adalah benarPositifTrinexyphenidyl termasuk dalam Daftar Obat Keras tertentu yangsering disalahgunakan (Perka Badan POM RI No. 10 Tahun 2019);Bahwa tablet Trihexyphenidyl HCI telah dibatalkan ijjin edarnyaberdasarkan Keputusan Kepala Badan POM RI No.HK
23 — 8
Zenith Pharmaceuticalsyang terdakwa edarkan tidak memiliki izin edar sebagaimana telah dibatalkan dandihentikan dengan surat BPOM RI No.HK. 00.05.1.31.3996 tanggal 27 Oktober 2009perihal Pembatalan Persetujuan Nomor Izin Edar dan Penghentian KegiatanProduksi.Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 197 UndangUndang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.SUBSIDIAIRBahwa ia terdakwa JAINI Als IJAI Bin JAHRI pada hari Sabtu tanggal 07Maret 2015 sekitar pukul 12.00 wita atau setidaktidaknya
sediaan farmasi menurut UU RI Nomor 36 Tahun2009 tentang Kesehatan adalah meliputi obat, obat tradisional, kosmetik,rontgen dan perbekalan kesehatan;Bahwa Ahli menerangkan Carnophen yang termasuk dalam obat keras daftarG ditandai dengan lingkaran merah bergaris tepi hitam dan terdapat huruf Kdi dalamnya;Bahwa Ahli menerangkan sediaan farmasi jenis Carnophen Produksi PT.Zenith Pharmaceuticals yang terdakwa edarkan tidak memiliki izin edarsebagaimana telah dibatalkan dan dihentikan dengan surat BPOM RI No.HK
47 — 28
DPO) yang mana terdakwa membeli berdasarkan pesananorang yang terdakwa beli dengan harga Rp.25.000,(dua puluh lima ribumpiah) per kepingnya lalu terdakwa jual kembali dengan harga Rp.30.000,tiga pufuh ribu rupiah) sampai Rp.35.000,(tiga puluh lima ribu rupiah) danterdakwa mendapatkan keuntungan sebesar Rp.5.000 (lima ribu rupiah) perkepingrryaBahwa obat obatan Camophen merk Zenith yang terdakwa edarkan tidakmemiliki ijin edar karena ijin Edamya sudah dibatalkan berdasarkanKeputusan Kepala BPOM RI No.HK
Contohnya: Berbagai macam obat Misalnya Paracetamol,carisoprodol, ephedrine dll, aneka macam jamu, misalkan : jamusarigading, jamu produk sidomuncul, jamu produk airmancur, dllBahwa.Obat Jenis Camophen/Zenith tidak memiliki izin edar, karena izinedamya sudah dibatalkan berdasarkan Keputusan Kepala BPOM RI No.HK.00.05.1.31.3996 Tentang Pembatalan Persetujuan Nomor Izin EdarCamophen Tablet; Zenzon Captab Salut Selaput 200 mg, RheumastopTablet dan Rheumastop Tablet Salut Selaput PT.
102 — 6
) lembar pecahan uang Rp. 5.000, (lima ribu rupiah) dengan nomorseri VKO884353, HJJ813169 dan IAQ980594 dan 1 (satu) lembarpecahan uang Rp. 10.000, (sepuluh ribu rupiah) dengan nomor seri0O0Q728567 yang digunakan oleh pemberi informasi untuk membeli obatjenis Carnophen Zenith Pharmaceuticals.Halaman 5 dari 16 Putusan Nomor 71/Pid.Sus/2017/PN Amt.e Bahwa benar Carnophen produksi Zenith Pharmaceutical merupakansediaan farmasi yang dilarang beredar karna sudah dicabut ijin edarnyasesuai surat BPOM No.HK
ribu rupiah) yang mana dari uang tersebut terdapat 3(tiga) lembar pecahan uang Rp. 5.000, (lima ribu rupiah) dengan nomorseri VKO884353, HJJ813169 dan IAQ980594 dan 1 (satu) lembarpecahan uang Rp. 10.000, (sepuluh ribu rupiah) dengan nomor seri00Q728567 yang digunakan oleh pemberi informasi untuk membeli obatjenis Carnophen Zenith Pharmaceuticals.Bahwa benar Carnophen produksi Zenith Pharmaceutical merupakansediaan farmasi yang dilarang beredar karna sudah dicabut ijin edarnyasesuai surat BPOM No.HK
35 — 14
ZenithPharmaceuticals yang terdakwa edarkan tidak memiliki izin edar sebagaimana telahdibatalkan dan dihentikan dengan surat BPOM RI No.HK. 00.05.1.31.3996 tanggal 27Oktober 2009 perihal Pembatalan Persetujuan Nomor Izin Edar dan PenghentianKegiatan Produksi;wn Bahwa sediaan farmasi jenis Dextromethorphen yang terdakwa edarkan tidakmemiliki izin edar sebagaimana telah dibatalkan dan dihentikan dengan surat BPOMRI No.HK. 04.1.35.07.13.3855 tanggal 24 Juli 2013 perihal Pembatalan PersetujuanIzin Edar
1.RASYID YULIANSYAH, SH
2.AHMAD NURKHAMID,S.H
Terdakwa:
Anshari Permana Putra Als Bombom Bin Syarifudin
25 — 12
100 (seratus) butir; e Bahwa terdakwa tidak memiliki izin / resep dari tenaga medis atau pihak yangberwenang perihal menjual / mengedarkan obatobatan tersebut karena pelaku hanya sekolah SMA (tamat);e Bahwa Terdakwa tidak punya keahlian dibidang ke farmasiaan / obat obatan serta juga tidak memilik toko obat/apotik;e Bahwa obat CARNOPHEN produksi Zenith Pharmaceutical dibatalkan izinedarnya dan sudah dihentikan kegiatan produksinya sejak tanggal 27 Oktober2009 berdasarkan Surat Kepala Badan POM RI No.HK
obatan dan tidak memiliki apoteker atau toko obat; Menimbang, bahwa obat CARNOPHEN produksi Zenith Pharmaceuticaldibatalkan izin edarnya dan sudah dihentikan kegiatan produksinya sejak tanggal27 Oktober 2009 berdasarkan Surat Kepala Badan POM RINo.HK.00.05.1.31.3996 perihan Pembatalan Persetujuan Izin Edar sertaPenghentian Kegiatan Produksi, obat Dextromethorphan dibatalkan izin edarnyadan sudah dihentikan kegiatan produksinya sejak tanggal per Juni 2014berdasarkan Keputusan Kepala Badan POM RI No.HK
83 — 6
Bayu BintiMudi, mengalami meninggal dunia dengan hasil Visum EtRepertum No.HK.737/RSUBTG/03/VI/2016 tanggal 27 juni2016, dengan hasil1. Keluar darah dari hidung, mulut dan telinga;2. Luka robek pada kepala bagian belakang, ukuran P.7cm, L 2 cm, D 2 cm;3. Luka robek pada siku kiri ukuran (I) P.3 cm, L 1cm, D1 cm, (II) P.2 cm, L 0,5 cm;4.
Jarred; Bahwa terdakwa tidak memilik surat izin mengemudi(SIM) karena surat izin mengemudi (SIM) terdakwahilang; Bahwa terdakwa sudah berdamai dengan pihak korbandengan di tuangkan dalam surat pernyataan damai;Menimbang, bahwa terdakwa tidak mengajukan saksiade carge atau bukti lainnya;Menimbang, bahwa dipersidangan telah puladibacakan hasil Visum Et Repertum No.HK.737/RSUBTG/03/VI/2016 tanggal 27 juni 2016 telah memeriksaseorang penderita bernama Bayu Binti Mudo, denganhasil pemeriksaan1.
26 — 4
PM.01.06.1001.08.15.0186.LP tanggal 03 Agustus 2015yang dibuat dan ditandatangani Deputi Manajer Teknis Pengujin Teranokok Ary Yustantiningsih,SSi,Apt menerangkan sebagai berikut : dengan diberi nomor Lab. 285/L/D/N/2015 berupa 2 (dua)butir tablet warna kuning dengan NOVA pada satu sisi dan DMP pada sisi lainnya dengan hasilpemeriksaan adalah positif mengandung dekstrometorphan.Bahwa sediaan farmasi jenis dektromerthophan sudah dibatalkan ijin edarnya sesuaidengan keputusan Kepala Badan POM RI No.HK
74 — 29
Salwati,Ssi,Apt Binti H.M.Thaher Amin dibawah sumpah pada pokoknyamenerangkan sebagai berikut : Bahwa benar Ahli menerangkan sediaan farmasi menurut UU RI Nomor 36Tahun 2009 tentang Kesehatan adalah meliputi obat, obat tradisional, kosmetik,rontgen dan perbekalan kesehatan ; Bahwa benar, Ahli menerangkan sediaan farmasi jenis Carnophen Produksi PT.Zenith Pharmaceuticals yang terdakwa edarkan tidak memiliki izin edarsebagaimana telah dibatalkan dan dihentikan dengan surat BPOM RI No.HK.00.05.1.31.3996
tanggal 27 Oktober 2009 perihal Pembatalan PersetujuanNomor Izin Edar ; Bahwa benar, Ahli menerangkan Penghentian Kegiatan Produksi serta sediaanfarmasi jenis Dektrometrophan yang terdakwa edarkan tidak memiliki izin edarsebagaimana telah dibatalkan dan dihentikan dengan surat BPOM RI No.HK.04.1.35.07.13.3855 tanggal 24 Juli 2013 perihal Pembatalan Persetujuan IzinEdar dan Penghentian Kegiatan Produksi per Juni 2014Menimbang, bahwa Terdakwa di persidangan telah memberikan keterangan yangpada pokoknya