Ditemukan 25 data
SUHARIYANTO,ST
Terdakwa:
OZA F.A.F
11 — 0
Penyidik Atas Kuasa PU:
SUHARIYANTO,ST
Terdakwa:
OZA F.A.F
ALVEN OKTARIZAH SH
Terdakwa:
ANDRI KUSUMA BIN SUMAIDI
168 — 57
F.A.F Lamintang, SH adalahsetiap permainan yang pada umumnya menggantungkan kemungkinandiperolehnya keuntungan itu pada faktor kebetulan, juga apabila kesempatan itumenjadi lebih besar dengan keterlatihan yang lebih tinggi atau denganketangkasan yang lebih tinggi dari pemainnya, termasuk kedalam pengertianPermainan Judi adalah juga pertaruhan atau hasil pertandingan atau permainanpermainan yang lain, yang tidak diadakan antara mereka yang turut serta sendirididalam permainan itu, demikian pula setiap
20 — 5
F.a.f. Lamintang, SH. dalam bukunya delikdelikkhusus hal 108 menulis putusan Hoge Raad yang ada hubungannya dengankejahatan pemerasan tersebut, yaitu Arerest Hoge Raad tanggal 17 Januari101921, (N.J.1921, 315, W.10697) yang menyatakan bahwa penyerahan sesuatubenda itu merupakan salah satu unsur dari kejahatan ini.
1.JONI EKO WALUYO, S.H.
2.YUNITA LESTARI, SH.
Terdakwa:
M. ILYAS Bin M. SHOLEH.
34 — 7
F.A.F. LAMINTANG, S.H.
1.DIMAS RANGGA AHIMSA,SH.
2.HENDRO NUGROHO, S.H.
Terdakwa:
SYAIFULLOH bin PAERI
29 — 4
F.A.F. LAMINTANG, S.H.
DEPA SULISTINI,SH.MH
Terdakwa:
SAHERMAN Als MAN Bin Alm ARONI
50 — 32
F.A.F Lamintang, SH adalah setiappermainan yang pada umumnya menggantungkan kemungkinan diperolehnyakeuntungan itu pada faktor kebetulan, juga apabila kesempatan itu menjadilebih besar dengan keterlatihan yang lebih tinggi atau dengan ketangkasanyang lebih tinggi dari pemainnya termasuk kedalam pengertian Permainan Judiadalah juga pertaruhan atau hasil pertandingan atau permainanpermainanHalaman 13dari18 Putusan Nomor143/Pid.B/2018/PN.
1.HADI SUCIPTO, SH., MH.
2.RUDI PURWANTO, SH.
Terdakwa:
SYAIFULLOH bin PAERI
27 — 4
F.A.F. LAMINTANG, S.H.
88 — 31
F.A.F Lamintang, SH adalah setiap permainanyang pada umumnya menggantungkan kemungkinan diperolehnya keuntungan itupada faktor kebetulan, juga apabila kesempatan itu menjadi lebin besar denganketerlatinan yang lebih tinggi atau dengan ketangkasan yang lebih tinggi daripemainnya termasuk kedalam pengertian Permainan Judi adalah juga pertaruhanatau hasil pertandingan atau permainanpermainan yang lain, yang tidak diadakanantara mereka yang turut serta sendiri didalam permainan itu, demikian pula setiappertaruhan
67 — 5
F.A.F.
64 — 33
F.A.F Lamintang, SH yang dimaksud denganMemaksa adalah suatu perbuatan yang dilakukan dengan tindakan nyata ataupun denganucapan, dimana tindakan nyata maupun ucapan tersebut membuat seorang wanita menjaditerpaksa untuk melakukan suatu perbuatan yang dikehendaki oleh si Pemaksa.
164 — 10
F.A.F. Lamintang, S.H. dalam bukunya delikdelik kKhususKejahatan terhadap nyawa, tubuh dan kesehatan serta kejahatan yangmembahayakan bagi nyawa, tubuh dan kesehatan. Bina Cipta, Hal 303pengertiannya secara terangterangan atau dimuka umum sama artinya dimanatempatnya harus dapat dilihat oleh umum atau orang banyak, tidak perlu harusdi tempattempat umum.
1.EKO NUGROHO, S.H, M.H
2.INGGRID L. LOUHENAPESSY, SH.
Terdakwa:
1.AGUSTINUS PATTIPELOHY alias AGUS
2.MICHAEL LATUMAERISSA alias MAIKEL
3.FERDINAN PATTY Als. ENANG
233 — 161
dengan maksud supaya seluruh atausebagian wilayah Negara jatuh ke tangan musuh atau memisahkan sebagiandari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ;Menimbang, bahwa unsur tersebut diatas bersifat alternatif, olehkarenanya Majelis Hakim akan mempertimbangkan salah satu yang termuatdari unsur tersebutMenimbang, bahwa dalam Kitab UndangUndang Hukum Pidana tidakterdapat definisi yang baku terkait pengertian makar , olen karenanya harusdicari padanan pengertiannya dari pendapat ahli ;Menimbang, bahwa F.A.F
1.ACHMAD ATAMIMI, S.H
2.VITALIS TETURAN, SH.MH
3.HENDRIK SIKTEUBUN, SH
Terdakwa:
BASTEN NOYA Alias BASTEN
154 — 70
Untuk melakukan kejahatan makar;Menimbang, bahwa dalam Kitab UndangUndang Hukum Pidana tidakterdapat definisi yang baku terkait pengertian makar , oleh karenanya harusdicari padanan pengertiannya dari pendapat ahli ;Menimbang, bahwa F.A.F LAMINTANG, SH dalam bukunya Delikdelik khusus kejahatankejahatan terhadap kepentingan hukum Negara,cetakan pertama 1987, penerbit CV.
1.ACHMAD ATAMIMI, S.H
2.VITALIS TETURAN, SH.MH
3.HENDRIK SIKTEUBUN, SH
Terdakwa:
MARKUS NOYA Alias MAKU
150 — 47
Untuk melakukan kejahatan makar;Menimbang, bahwa dalam Kitab UndangUndang Hukum Pidana tidakterdapat definisi yang baku terkait pengertian makar , oleh karenanya harusdicari padanan pengertiannya dari pendapat ahli ;Menimbang, bahwa F.A.F LAMINTANG, SH dalam bukunya Delikdelik khusus kejahatankejahatan terhadap kepentingan hukum Negara,cetakan pertama 1987, penerbit CV.
1.ACHMAD ATAMIMI, S.H
2.VITALIS TETURAN, SH.MH
3.HENDRIK SIKTEUBUN, SH
Terdakwa:
PELPINA SIAHAYA ALIAS IBU PELI
160 — 1469
Untuk melakukan kejahatan makar;Menimbang, bahwa dalam Kitab UndangUndang Hukum Pidana tidakterdapat definisi yang baku terkait pengertian makar , oleh karenanya harusdicari padanan pengertiannya dari pendapat ahli ;Menimbang, bahwa F.A.F LAMINTANG, SH dalam bukunya Delikdelik khusus kejahatankejahatan terhadap kepentingan hukum Negara,cetakan pertama 1987, penerbit CV.
1.ACHMAD ATAMIMI, S.H
2.VITALIS TETURAN, SH.MH
3.HENDRIK SIKTEUBUN, SH
Terdakwa:
IZAAK JOSIAS SIAHAYA ALIAS BAPA CAK
208 — 97
Untuk melakukan kejahatan makar;Menimbang, bahwa dalam Kitab UndangUndang Hukum Pidana tidakterdapat definisi yang baku terkait pengertian makar , oleh karenanya harusdicari padanan pengertiannya dari pendapat ahli ;Menimbang, bahwa F.A.F LAMINTANG, SH dalam bukunya Delikdelikkhusus kejahatankejahatan terhadap kepentingan hukum Negara, cetakanpertama 1987, penerbit CV.
1.ACHMAD ATAMIMI, S.H
2.VITALIS TETURAN, SH.MH
3.HENDRIK SIKTEUBUN, SH
Terdakwa:
JOHAN NOYA ALIAS JON
179 — 69
Untuk melakukan kejahatan makar;Menimbang, bahwa dalam Kitab UndangUndang Hukum Pidana tidakterdapat definisi yang baku terkait pengertian makar , oleh karenanya harusdicari padanan pengertiannya dari pendapat ahli ;Halaman 43 dari 50 Putusan Nomor 457/Pid.B/2019/PN AmbMenimbang, bahwa F.A.F LAMINTANG, SH dalam bukunya Delikdelik khusus kejahatankejahatan terhadap kepentingan hukum Negara,cetakan pertama 1987, penerbit CV.
126 — 33
F.A.F Lamintang, SH. , DelikdelikKhusus Kejahatan Jabatan dan Kejahatankejahatan Jabatan TertentuSebagai Tindak Pidana Korupsi, Penerbit Pionir Jaya, Bandung, Cet.Pertama, Oktober 1991, hal. 321) .Menimbang bahwa Tindak Pidana Korupsi pegawai negerimenerima suap pasal 11, unsur perbuatannya adalah menerima, yang dariunsur perbuatan ini dapat disimpulkan bahwa rumusan pasal 11 beruparumusan formil, artinya tindak pidana ini berupa tindak pidana formil.Selesainya tindak pidana formil bergantung pada
1.HERU HAMDANI
2.MOURITS PALIJAMA, SH
Terdakwa:
DOMINGGUS SAIYA ALS MINGGUS
251 — 121
Untuk melakukan kejahatan makar;Menimbang, bahwa dalam Kitab UndangUndang Hukum Pidana tidakterdapat definisi yang baku terkait pengertian makar , oleh karenanya harusdicari padanan pengertiannya dari pendapat ahli ;Menimbang, bahwa F.A.F LAMINTANG, SH dalam bukunya Delikdelikkhusus kejahatankejahatan terhadap kepentingan hukum Negara, cetakanpertama 1987, penerbit CV.
1.HERU HAMDANI
2.MOURITS PALIJAMA, SH
Terdakwa:
AGUSTINUS AMOS MATATULA ALS AGUS
307 — 145
Untuk melakukan kejahatan makar;Menimbang, bahwa dalam Kitab UndangUndang Hukum Pidana tidakterdapat definisi yang baku terkait pengertian makar , oleh karenanya harusdicari padanan pengertiannya dari pendapat ahli ;Menimbang, bahwa F.A.F LAMINTANG, SH dalam bukunya Delikdelikkhusus kejahatankejahatan terhadap kepentingan hukum Negara, cetakanpertama 1987, penerbit CV.